• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Friday, January 16, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Budaya

Aice Es krim Inisasi Gerakan Netizen #DonasikuBuatNegeri

Editor by Editor
September 10, 2021
in Budaya, Digital Life, Ekonomi, Makro, Mikro, Nasional, Pendidikan, Ragam, Tekno
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Aice Es krim Inisasi Gerakan Netizen #DonasikuBuatNegeri

 

RelatedPosts

‎Selain Gizi, Sentuhan Psikologis Mampu Meningkatkan Efektivitas Program MBG di Batang

Perkuat Kemitraan Premium Merchant, BRI KC Jakarta Jelambar Hadiri Anniversary Beauty+

Kebersamaan Insan BRILiaN BRI Kebon Jeruk dalam Momentum Upacara Bela Negara

Jakarta, Makronesia.id — Aice Group, produsen Es krim ternama Indonesia tahun lalu sukses mendistribusikan jutaan masker ke 20 kota di seluruh Indonesia. Kini, mereka berinovasi kembali menginisasi gerakan inovatif #DonasikuBuatNegeri yang mengajak masyarakat lewat media sosial untuk ikut berpartisipasi menyumbangkan masker. Para netizen diajak untuk menjadi perencana, pengarah, dan penilai atas distribusi masker medis yang diberikan kepada masyarakat yang sangat membutuhkannya. Hingga hari ini, tercatat, ribuan masker telah dan akan didistribusikan ke pihak-pihak yang membutuhkan seperti rumah sakit, panti asuhan, dan sekolah.

Pendekatan out of the box ini dilakukan dengan modal partisipasi dan assessment atas kebutuhan masyarakat yang dilakukan oleh netizen sendiri. Netizen cukup mendaftarkan alamat dari pihak yang sangat membutuhkan masker medis, lalu menyampaikan alasan tentang pentingnya memakai masker bagi diri dan penerimanya.

“Melalui #15HariEskrimAiceBerbagiSehat, kami telah mengajak semua netizen berbagi masker medis gratis lewat #DonasikuBuatNegeri untuk “Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh”. Aice menyediakan 250.000 masker medis gratis untuk didonasikan atas nama netizen penginformasi. Pengiriman masker akan dilakukan oleh Aice Indonesia dengan melakukan pengantaran langsung ke tujuan alamat penerima donasi. Gerakan inovatif ini memungkinkan semua orang dapat berbagi kepada sesama tanpa ada lagi batasan,” ungkap Juru bicara sekaligus Brand Manager Aice Group, Sylvana.

Dalam gerakan inovatif yang menargetkan 250 ribu donasi masker ini, banyak netizen yang memberikan respon positif. Faktanya, netizen banyak menginformasikan bahwa meskipun masker sudah mulai banyak dijual di berbagai tempat namun masih banyak masyarakat yang sulit memilikinya.

Berbagai netizen di media sosial menginformasikan kebutuhan dari masjid, sekolah, panti asuhan, ojol bahkan hingga rumah sakit yang masih membutuhkan masker medis. Banyak titik inilah yang ditargetkan gerakan #DonasikuBuatNegeri untuk menerima donasi masker.

Salah satunya, @rahmatullah.key pria yang berprofesi ojol di Malang, Jawa Timur, melalui unggahan di sosial media menyampaikan kebutuhan dirinya, penumpang dan komunitas ojol atas masker medis dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Perkenalkan saya Arif Yusuf, anggota dari komunitas ojek online GOPASSUS Malang. Di tengah pandemi Covid-19 memang terjadi penurunan pendapatan kami. Tetapi kami mencoba untuk tetap menerapkan protokol kesehatan demi kenyamanan bersama. Saya dan komunitas merasa terbantu melalui #DonasikuBuatNegeri #15HariEsKrimAiceBerbagiSehat yang diselenggarakan oleh @aiceindonesia dengan pemberian masker gratis. Masker gratis sangat membantu penerapan protokol kesehatan bagi driver dan penumpang. Terimakasih @aiceindonesia,” ungkap netizen tersebut.

Bagi sebagian orang, mungkin sekotak berisikan 50 lembar masker medis 3-ply masih terjangkau. Namun sesungguhnya masih banyak masyarakat bangsa kita yang memiliki keterbatasan uang, akses dan pemahaman untuk membeli dan menggunakan masker medis. Inilah yang menjadi tantangan bagi kebersamaan seluruh anak bangsa dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini.

Dengan komunikasi internet yang sudah ada di genggaman, netizen bisa dengan mudah dan efektif menyampaikan informasi kebutuhan masker medis bagi pihak-pihak yang membutuhkan sekitarnya. Hebatnya, gerakan ini mampu menggabungkan logistik masker yang masif dimiliki Aice Group dengan partisipasi aktif masyarakat dalam mendistribusikan ribuan masker ke titik-titik masyarakat yang paling membutuhkan.

“Sebagai gerakan sosial, kami selalu bergandengan tangan dengan siapapun untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dan lewat #DonasikuUntukNegeri kami berharap edukasi pakai masker makin bergaung serta donasi masker medis berkualitas sampai di tangan yang benar-benar membutuhkan,” tambah Sylvana. 

Tidak berhenti sampai disini, mulai bulan September ini, Aice Group juga akan membagikan masker medis ke sekolah-sekolah, sejalan dengan dimulainya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dalam mendukung upaya penerapan protokol kesehatan dan pencegahan COVID19. Gerakan inovatif #DonasikuBuatNegeri menjadi awal untuk berbagi kepada sekolah-sekolah, dimana Aice Group banyak mendapatkan permintaan dari sekolah yang ternyata kekurangan masker medis.  

Salah satunya, Solihin Mutiara Az Zahra selaku pengajar di SDN Kesabilan Banten melalui unggahan sosial media nya mengungkapkan bahwa sekolah yang berada di area terpencil di Serang Banten ini memiliki keterbatasan dalam penyelenggaraan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh). “Saat pandemi COVID19, sekolah ini memberlakukan pengajaran secara daring, namun setiap 2 hari sekali para siswanya secara bertahap datang ke sekolah untuk menyerahkan tugas karena tidak semua orang tua memiliki handphone. Walaupun sudah dianjurkan untuk ke sekolah memakai masker, namun karena banyak orangtua murid yang kurang mampu membeli masker untuk anaknya, maka banyak dari mereka yang tidak memakai masker ke sekolah.” 

Melihat respon tersebut, melalui gerakan #DonasikuBuatNegeri, Aice Group telah menyalurkan sejumlah 2.000 masker ke SDN Kesabilan Banten yang diterima langsung oleh Solihin Mutiara Az Zahra selaku pengajar sebagai penerimanya. “Melalui #DonasikuBuatNegeri dan #15HariEsKrimAiceBerbagiSehat, Aice Group juga sangat bersyukur program ini dapat menyentuh lapisan masyarakat yang sangat membutuhkan yang selama ini mungkin belum menerima donasi masker dikarenakan lokasinya yang terpencil maupun keterbatasan akses. (AM/BA)

Tags: #DonasikuBuatNegeriAICEAICE GroupMasker
ShareTweetPin

Related Posts

‎Selain Gizi, Sentuhan Psikologis Mampu Meningkatkan Efektivitas Program MBG di Batang

‎Selain Gizi, Sentuhan Psikologis Mampu Meningkatkan Efektivitas Program MBG di Batang

January 8, 2026
Perkuat Kemitraan Premium Merchant, BRI KC Jakarta Jelambar Hadiri Anniversary Beauty+

Perkuat Kemitraan Premium Merchant, BRI KC Jakarta Jelambar Hadiri Anniversary Beauty+

January 6, 2026
Kebersamaan Insan BRILiaN BRI Kebon Jeruk dalam Momentum Upacara Bela Negara

Kebersamaan Insan BRILiaN BRI Kebon Jeruk dalam Momentum Upacara Bela Negara

January 6, 2026
Apresiasi Nasabah, BRI KC Jakarta Jelambar Serahkan Hadiah Motor Pemenang Program PHS

Apresiasi Nasabah, BRI KC Jakarta Jelambar Serahkan Hadiah Motor Pemenang Program PHS

January 6, 2026

January 6, 2026
Perluas Akuisisi Merchant Digital, BRI KC Jakarta Jelambar Jalin Kerja Sama dengan Ebuzz di Pringgodani Golf Driving Range

Perluas Akuisisi Merchant Digital, BRI KC Jakarta Jelambar Jalin Kerja Sama dengan Ebuzz di Pringgodani Golf Driving Range

January 6, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In