• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, February 28, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ambil Pelajaran dari Sengketa Merek Skyworth, Pemerintah Diminta Lindungi Merek Lokal

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
January 22, 2019
in Ekonomi
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Makronesia.id–Lemahnya perlindungan pemerintah terhadap pemilik merek lokal di Indonesia akhir-akhir ini menjadi sorotan publik. Konsultan Kekayaan Intelektual Adnan Hardie menyoroti sengketa merek Skyworth antara pengusaha Indonesia dan Tiongkok. Menurut Adnan, seharusnya pemerintah bisa melindungi pemilik merek Skyworth asal Indonesia dari serbuan merek asing.

RelatedPosts

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

“Kasus Skyworth menunjukkan alpanya pemerintah dalam memberikan perlindungan bagi pemilik merek lokal di Indonesia,” ujar Adnan saat dihubungi, Senin (21/01/2019).

Kasus Skyworth sendiri menurut Adnan yang juga merupakan pengelola Rumah Paten dan Haki.id ini menunjukkan sisi inferior dari para pemilik merek lokal di Indonesia yang tidak memiliki kekuatan modal sebesar merek asing.

“Skyworth itu menunjukkan dengan kekuatan modal dari perusahaan Tiongkok tersebut dengan memasarkannya ke luar negeri sehingga menunjukkan superioritas merek mereka dibanding merek lokal,” lanjutnya.

Pernyataan senada disampaikan Ketua Kompartemen BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Erwin Soerjadi yang menyampaikan bahwa jika pemerintah tidak bisa melindungi merek lokal dari serbuan merek asing, maka ekonomi Indonesia akan sulit untuk tumbuh secara signifikan.

“Memang dibanding (Skyworth) Tiongkok tersebut, merek Skyworth yang dari Indonesia jauh lebih kecil. Namun, jangan sampai pemerintah membiarkan usaha kecil di Indonesia habis dimakan oleh asing sebelum bisa berkembang,” tambahnya.

Kasus Skyworth sendiri merupakan sengketa penggunaan merek dagang Skyworth. Perusahaan elektronik asal Tiongkok, Skyworth Group Co Ltd menggugat penggunaan merek Skyworth oleh pengusaha Indonesia, Linawati Hardjono.

Dalam perjalanannya, Kasasi di Mahkamah Agung telah memutuskan kepemilikan merek Skyworth dimiliki sepenuhnya oleh Linawati Hardjono karena telah mendaftarkan merek Skyworth sejak 1999. Namun, pihak Skyworth Group Co Ltd Tiongkok mengajukan peninjauan kembali ke Mahkamah Agung yang akhirnya dikabulkan. Melalui putusannya, Mahkamah Agung membatalkan kepemilikan Lina Hardjono terhadap merek dagang Skyworth. (ALIAMUDIRA/BA)

Tags: IndonesiaMerekSkyworthtiongkok
ShareTweetPin

Related Posts

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

February 27, 2026
Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026
ShopeePay dan SeaBank Apresiasi 36 Agen Perubahan Lewat SPARK Awarding Night

ShopeePay dan SeaBank Apresiasi 36 Agen Perubahan Lewat SPARK Awarding Night

February 22, 2026
HAPPY POTATO Resmikan Store Pertama di Indonesia, Hadirkan Shaker Fries Asal Malaysia

HAPPY POTATO Resmikan Store Pertama di Indonesia, Hadirkan Shaker Fries Asal Malaysia

February 16, 2026
Prof.Dr.Dwi Andreas Santosa : Swasembada  Pangan Harus Terasa Di Hargai dan Kesejahteraan Rakyat

Prof.Dr.Dwi Andreas Santosa : Swasembada Pangan Harus Terasa Di Hargai dan Kesejahteraan Rakyat

January 26, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In