• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, February 28, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

BABE Klaim Mampu Mendongkrak Ekonomi Kreatif Melalui Kontes Dangdut.

Editor by Editor
February 4, 2020
in Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, makronesia.id – BaBe – Baca Berita, aplikasi agregator konten yang mengumpulkan dan mengkurasi konten dan informasi sesuai kebutuhan pembacanya, hari ini meluncurkan sebuah program kontes dangdut, ‘Babe KonDang’. Bekerjasama dengan Portrait Artist Management dan didukung oleh 10 stasiun radio daerah, BaBe KonDang merupakan Kontes Dangdut Online yang digelar untuk menjaring bakat baru di industri musik dangdut tanah air sekaligus untuk mengembangkan industri ekonomi kreatif di Indonesia.  

Peluncuran program ‘BaBe KonDang’ dihadiri oleh perwakilan dari manajemen BaBe – Baca Berita,
Portrait Artist Management, pedangdut Evi Masamba, dan perwakilan Dinas Pariwisata & Ekonomi Kreatif. Pada kesempatan ini, Cucu Ahmad Kurnia selaku Kepala Dinas Pariwisata & Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, menyambut positif kegiatan ‘BaBe KonDang’ sebagai upaya untuk menumbuhkan industri kreatif di tanah air.   

RelatedPosts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

“Pemerintah DKI Jakarta terus mendorong sektor-sektor kreatif untuk terus tumbuh dan berkembang. Dangdut merupakan salah satu industri kreatif yang banyak digemari oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Dengan dukungan yang tepat, industri musik dangdut kami harap bisa menjadi besar tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri,” ujar Cucu Ahmad Kurnia, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta. Pemerintah sendiri giat mendorong kemajuan industri kreatif di Indonesia dengan menekankan pada kualitas dan kuantitas konten lokal. Industri musik dangdut menjadi salah satu industri yang perlu didukung agar mampu bersaing dengan musik luar.

“Melalui kegiatan ini kami berharap bisa menemukan pedangdut-pedangdut potensial yang bisa meramaikan dan mengembangkan industri dangdut tanah air. Kegiatan ini menjadi salah satu komitmen kami sebagai penyedia informasi yang akurat kepada pembaca di Indonesia untuk mendukung industri kreatif di Indonesia,” ujar Shelly Tantri, Senior Business Development, BaBe.  
Program ‘BaBe KonDang’ akan digelar pada Februari – Maret mendatang di sepuluh kota yaitu di. Ini target daerah yang akan mengitu kontes yakni Jakarta, Banten, Cikampek, Indramayu, Cirebon, Tasikmalaya, Cianjur, Bandung, Kuningan, Sukabumi. Sementara daerah lain direncanakan harus menunggu tahap ini selesai.

Pihak panitia juga menggandeng para pelaku seni musik dangdut di tanah air seperti  Portrait Artist Management dan 10 stasiun radio lokal di masing-masing kota. Portrait Management adalah manajemen artis profesional yang telah mendukung berbagai musisi populer, seperti Evi Masamba, Sarah Rizkia, Sendy Ariani, Lia Cicilia dan masih banyak lainnya.  
   
“Kami senang sekali bisa bekerja sama dengan BaBe dalam menemukan bakat baru di musik dangdut,” kata Ir. Yogi Adriyadi, Komisaris Utama, Portrait Artist Management. “Musik dangdut merupakan musik yang tidak pernah berhenti berkembang, dan kami optimis kontes ini akan mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan.”  Peserta kontes juga dapat mengunjungi ke-10 stasiun radio yang menjadi partner kegiatan ini antara lain Hot FM (Jakarta), Serang Radio FM (Banten), Lazuar Karawang FM (Cikampek), DFAS FM (Indramayu), Ray FM (Cirebon), Tamala FM (Tasikmalaya), Rama FM (Cianjur), Cakra FM (Bandung), Megaswara FM (Kuningan), dan Elmitra FM (Sukabumi).  

Para peserta yang ingin mengikuti program ‘BaBe KonDang’ bisa mendaftarkan diri langsung melalui aplikasi BaBe dengan mengunggah video cover mereka sesuai dengan tata cara dan syarat ketentuan yang berlaku, serta memilih perwakilan radio dari kota masing-masing. Seluruh tahapan audisi dan voting akan dilakukan via online untuk menyederhanakan proses dan prosedur kontes.  
“Kami mengundang sebanyak mungkin peserta untuk mengikuti kegiatan ini dan meramaikan blantika musik dangdut Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi yang terbaik dan menjadi bintang baru di industri musik dangdut Indonesia,” pungkas Shelly dari BaBe.   

Pihak BABE Manajemen ketika ditanya mengenai sejauh apa kiprah mereka terhadap eknomi kreatif kedepan, mengatakan Kontes Dangdut ini diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut juga sebagai wujud dukungan pihak BABE mendukung program pemerintah setempat. Dan akan menjadi agenda lanjutan ketika respon masyarakat dapat menangkap peluang ini. Sisi yang didongkrak sudah jelas bila di pantau dari sisi peserta, dimana bila peserta pemenang kontes ini pihak POTRAIT MANAJEMEN akan memberikan insentif dimana insentif tersebut akan berdampak pada pendapatan si pemenang kontes kelak. Pemenang kontes akan di sponsori membuat single album serta akan dibimbing secara total menjadi penyanyi profesional seperti Evi Samba.

Tags: BABE
ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026
Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

February 22, 2026
Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

February 8, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In