• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, February 28, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

Bitcoin Tembus USD 100,000: Awal dari Era Desentralisasi Baru?

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
December 28, 2024
in Feature
0 0
0
bitcoin
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Dunia kripto merayakan momen bersejarah: Bitcoin akhirnya mencapai nilai monumental USD 100,000. Pencapaian ini tidak hanya memenuhi prediksi banyak analis selama bertahun-tahun, tetapi juga menjadi simbol transformasi mendalam di dunia keuangan. Dengan kelangkaannya yang terjaga dan utilitasnya yang terus berkembang, Bitcoin kini lebih dari sekadar aset digital; ia menjadi penggerak perubahan menuju “Tahun Desentralisasi” yang dinantikan pada 2025.

Bitcoin telah lama dianggap sebagai “emas digital,” tetapi pada tingkat ini, potensinya melampaui sekadar investasi. Banyak ahli kini percaya bahwa Bitcoin dapat menjadi aset cadangan strategis global. Jika salah satu kekuatan dunia secara resmi mengadopsi Bitcoin ke dalam perbendaharaan negara, nilainya bisa melonjak lebih jauh, bahkan melampaui USD 500,000 atau USD 1 juta.

RelatedPosts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

“Dengan hanya 21 juta BTC yang akan tersedia, kelangkaan ini mendorong adopsi Bitcoin di level institusi dan mungkin, suatu hari, pemerintah,” ujar seorang analis pasar kripto. Dalam skenario seperti ini, memiliki satu Bitcoin saja bisa menjadi prestise besar di masa depan.

Tahun 2024 juga menandai percepatan adopsi teknologi desentralisasi. Kasus penggunaan teknologi blockchain semakin meluas, mulai dari sektor keuangan hingga logistik. Salah satu inovasi menarik adalah DePIN (Decentralized Physical Infrastructure Network), yang memungkinkan siapa pun menghasilkan pendapatan pasif dengan “menyewakan” sumber daya komputer mereka.

Baca juga: Bitcoin Sentuh US$100.000: Masihkah Waktu yang Tepat untuk Berinvestasi?

Selain itu, memecoin – yang sebelumnya dianggap lelucon – kini mulai membuktikan relevansinya. Memecoin seperti DOGE tidak lagi sekadar spekulasi, melainkan alat penggerak komunitas. Pada 2025, merek-merek besar diprediksi akan memanfaatkan memecoin untuk menjangkau audiens baru dan membangun loyalitas konsumen.

Tidak hanya Bitcoin dan blockchain, teknologi lain seperti kecerdasan buatan (AI) juga mengalami perubahan besar. Generative AI seperti ChatGPT dan Perplexity mulai menggantikan cara tradisional orang mencari informasi. Pada 2025, bisnis diprediksi akan mulai menyesuaikan diri dengan era pencarian berbasis AI, termasuk dengan mengintegrasikan blockchain untuk keamanan dan privasi data konsumen.

Dengan lonjakan nilai Bitcoin dan inovasi dalam teknologi desentralisasi, 2025 menjadi tahun yang menjanjikan untuk dunia investasi. Bagi Anda yang ingin memulai perjalanan di dunia aset kripto, aplikasi seperti Nanovest menawarkan cara aman dan terpercaya untuk berinvestasi. Didukung perlindungan asuransi Sinar Mas dan diawasi oleh BAPPEBTI, Nanovest menjadi solusi ideal bagi investor di Indonesia. (EHS-01)

Tags: bitcoin
ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026
Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

February 22, 2026
Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

February 8, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In