• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, February 28, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Budaya

Cinnamon Handmade: UMKM Padang yang Mengubah Batu Akik Menjadi Perhiasan Kekinian

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
October 11, 2023
in Budaya, Ekonomi, Feature, Featured, Hiburan, Makro, Mikro, Opini, Pariwisata, Pendidikan, Ragam, Tekno
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Padang, Sumatera Barat – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bernama Cinnamon Handmade, yang berbasis di Padang, Sumatera Barat, telah sukses mengubah pandangan masyarakat terhadap perhiasan batu akik. Didirikan secara online pada tahun 2018 melalui platform media sosial Instagram, kini Cinnamon Handmade telah tumbuh dan berkembang, bahkan memiliki toko fisik di Jati Baru, Kota Padang, Sumatera Barat, Indonesia.

Pada awalnya, perhiasan batu akik dikenal sebagai produk yang lebih cocok bagi pria dewasa. Namun, Cinnamon Handmade, melalui kreativitas dan kerja keras para pengrajinnya, telah berhasil mengubah konsep ini. Kini, perhiasan batu akik yang mereka hasilkan telah menjadi favorit kalangan remaja.

RelatedPosts

Ramadan 2026 dan Hari Peduli Sampah Nasional: Tren Pilah Sampah Jadi Gaya Hidup Baru Masyarakat

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Randa, pemilik UMKM ini, menjelaskan, “Saya mengolah batu akik yang biasanya identik dengan pria dewasa menjadi lebih modern dan sesuai dengan tren masa kini. Tujuannya adalah agar produk kami bisa diterima oleh berbagai kalangan, termasuk remaja.”

Tidak hanya perhiasan dari batu akik, Cinnamon Handmade juga memproduksi berbagai pajangan, seperti terrarium, aquascape, dan display batu mineral. Mereka memegang teguh tema “Inspired by Wildlife” sejak awal pendiriannya. Artinya, produk-produk mereka terinspirasi dari keindahan alam Indonesia, sehingga menghasilkan produk dengan keindahan yang alami. Selain itu, bahan baku yang digunakan juga ramah lingkungan, seperti kerang, kayu, dan batu.

Salah satu aspek yang menarik adalah harganya yang terjangkau. Produk-produk dari Cinnamon Handmade tersedia dalam berbagai harga, mulai dari 10 ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung pada permintaan pelanggan dan jenis bahan yang digunakan. Hal ini membuat produk-produk mereka dapat diakses oleh berbagai kalangan.

Nurul Hafizah, salah satu pelanggan setia Cinnamon Handmade, berbagi, “Awalnya saya mengira batu akik hanya cocok dipakai oleh pria dewasa, tapi setelah beberapa kali mengunjungi Cinnamon Handmade, ternyata batu akik juga cocok digunakan oleh ibu-ibu dan remaja, karena desainnya yang kekinian mengikuti perkembangan zaman.”

Cinnamon Handmade telah menjadi contoh bagaimana kreativitas dan semangat pengusaha muda dapat mengubah pandangan konvensional menjadi sesuatu yang lebih modern dan inklusif. Usaha ini membuktikan bahwa keindahan alam Indonesia dapat diwujudkan dalam bentuk perhiasan dan pajangan yang menarik, dan semuanya bisa dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat. (SAB-02)

ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026 dan Hari Peduli Sampah Nasional: Tren Pilah Sampah Jadi Gaya Hidup Baru Masyarakat

Ramadan 2026 dan Hari Peduli Sampah Nasional: Tren Pilah Sampah Jadi Gaya Hidup Baru Masyarakat

February 27, 2026
“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

February 27, 2026
Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In