• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Wednesday, March 25, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Faktor Eksternal Pengaruhi Penguatan Rupiah Bulan Ini

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
February 26, 2019
in Ekonomi, Feature, Makro
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Makronesia.id –Rupiah terlihat meningkat dan positif, ketika memasuki pekan perdagangan, terakhir. Hal ini dipengaruhi oleh optimisme negosiasi dagang AS dengan Tiongkok, kemudian optimisme ini cukup meningkatkan selera pedagang terhadap mata uang pasar berkembang. 

“Amerika Serikat setuju memperpanjang tenggat hingga 1 Maret, terkiat dengan tarif Tiongkok, sehingga ketegangan dagang tampaknya akan melonggar di jangka pendek. Aset pasar berkembang diuntungkan oleh selera yang membaik ini, termasuk Rupiah,” Ucap Research Analyst FXTM, Lukman Otunuga, saat dihubungi, Selasa (26/2).

RelatedPosts

Lonjakan Transaksi Digital 130% Jelang Lebaran Uji Ketahanan Operasional dan Pendapatan Perusahaan

Bukan Kolak atau Gorengan, Takjil Ini Mendadak Ramai Dibagikan di Masjid Saat Ramadan

Ramadan 2026: Ajaib Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Panti, Tegaskan Komitmen Sosial Perusahaan

Perhatian investor menurutnya, biasanya akan tertuju pada rilis data pertumbuhan kredit Indonesia. Data ini menurutnya dapat memberi gambaran tentang perubahan total kredit dan sewa sepanjang bulan Januari. Walaupun data pertumbuhan kredit memengaruhi Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), namun faktor eksternal seperti perkembangan dagang dan masalah pertumbuhan global tetap memegang peran penting dalam valuasi Rupiah pekan ini.

“Hal yang terdengar tidak mungkin beberapa bulan lalu, sekarang tampak mungkin terjadi. Hari Minggu lalu, Presiden Trump mengumumkan akan menunda kenaikan tarif AS terhadap Tiongkok yang dijadwalkan untuk diberlakukan mulai 1 Maret. Ia mengatakan bahwa ada kemajuan signifikan dalam negosiasi dagang dengan Tiongkok dalam berbagai isu penting seperti perlindungan hak kekayaan intelektual, transfer teknologi, agrikultur, jasa, dan mata uang. Apabila negosiasi terus bergerak ke arah yang menggembirakan, Presiden Trump berencana untuk bertemu pihak Tiongkok di resornya, Mar-a-Lago, untuk mencapai kesepakatan,”ucapnya.

Ketegangan dagang ini menurutmya, merugikan bagi kedua pihak dan juga dunia, terutama karena terjadi di saat siklus ekonomi mendekati puncaknya. Tiongkok ingin menghindari perlambatan ekonomi, sedangkan Presiden Trump ingin memenuhi salah satu janji kampanye untuk mengatasi defisit perdagangan. Untuk mendukung upayanya agar terpilih kembali, Trump harus menghindari memperlambat ekonomi AS sehingga perlu mengumumkan kesepakatan walaupun mungkin tidak sempurna.

Selain itu, Keputusan Perdana Menteri Inggris Theresa May untuk menunda voting parlementer mengenai kesepakatan Brexit tidak terlalu memengaruhi Pound di hari Senin. Voting dijadwalkan untuk diadakan di hari Rabu, namun May menundanya ke 12 Maret. Peluang penundaan Brexit semakin besar setiap hari. Laporan Telegraph belum lama ini mengatakan bahwa May mempertimbangkan untuk menunda proses hingga dua bulan. Selama Inggris tidak hengkang dari Uni Eropa tanpa mencapai kesepakatan, Pound sepertinya akan terus bertahan di sekitar 1.30-an di jangka pendek.

Politik tetap menjadi penggerak utama di pasar finansial, tapi jadwal pekan ini juga penuh dengan data ekonomi penting. Setelah data AS tidak berhasil mencapai ekspektasi penjualan ritel, barang tahan lama, penjualan rumah tersedia, dan beberapa data lain, data PDB kuartal keempat akan dirilis pada hari Kamis. Pasar memperkirakan pertumbuhan YoY melambat menjadi 2.4% dibandingkan 3.4% pada kuartal sebelumnya. Walau demikian, mengingat sejumlah kejutan negatif di beberapa pekan terakhir, data PDB ini pun mungkin saja meleset.  Tolok ukur inflasi pilihan Federal Reserve, PCE, juga akan dirilis di hari Jumat bersama dengan data Pendapatan Perseorangan.  (ALIAMUDIRA/BA)

Tags: ASBrexitFederal ReserveFXTMIHSGPresiden TrumpRupiahTheresa MaytiongkokTrumpUni Eropa
ShareTweetPin

Related Posts

Lonjakan Transaksi Digital 130% Jelang Lebaran Uji Ketahanan Operasional dan Pendapatan Perusahaan

Lonjakan Transaksi Digital 130% Jelang Lebaran Uji Ketahanan Operasional dan Pendapatan Perusahaan

March 23, 2026
Bukan Kolak atau Gorengan, Takjil Ini Mendadak Ramai Dibagikan di Masjid Saat Ramadan

Bukan Kolak atau Gorengan, Takjil Ini Mendadak Ramai Dibagikan di Masjid Saat Ramadan

March 16, 2026
Ramadan 2026: Ajaib Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Panti, Tegaskan Komitmen Sosial Perusahaan

Ramadan 2026: Ajaib Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Panti, Tegaskan Komitmen Sosial Perusahaan

March 12, 2026
Hari Perempuan Internasional 2026: Hitachi Vantara Soroti Pentingnya Membuka Jalan Kepemimpinan bagi Perempuan di Industri Teknologi

Hari Perempuan Internasional 2026: Hitachi Vantara Soroti Pentingnya Membuka Jalan Kepemimpinan bagi Perempuan di Industri Teknologi

March 16, 2026
Maybank Syariah Salam Festival 2026: Maybank Indonesia Salurkan Bantuan Rp1,98 Miliar dari Ramadan hingga Idul Adha

Maybank Syariah Salam Festival 2026: Maybank Indonesia Salurkan Bantuan Rp1,98 Miliar dari Ramadan hingga Idul Adha

March 12, 2026
Imlek 2026 dan Peta Baru Wisata Domestik: Ketika Batam Mencuri Perhatian

Imlek 2026 dan Peta Baru Wisata Domestik: Ketika Batam Mencuri Perhatian

March 23, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Agar Mobil Nggak Ngambek Saat Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In