• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Monday, March 2, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

Hitachi Vantara Luncurkan Solusi Penyimpanan Data Terbaru untuk Mendukung Kebutuhan AI dan Analitik

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
November 14, 2024
in Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, California – Hitachi Vantara, anak perusahaan Hitachi Ltd. yang bergerak di bidang penyimpanan data, infrastruktur, dan manajemen cloud hybrid, baru-baru ini meluncurkan solusi terbaru melalui platform Virtual Storage Platform One. Solusi ini dirancang untuk mengubah cara organisasi mengelola penyimpanan dan data, terutama untuk beban kerja kecerdasan buatan (AI) dan analitik.

Paket baru ini mencakup array penyimpanan flash berbasis quad-level cell (QLC) yang dilengkapi dengan replikasi cloud publik, serta perangkat penyimpanan objek. Kombinasi kedua solusi ini menawarkan kemudahan, keamanan, dan skalabilitas yang berkelanjutan untuk membantu perusahaan mengoptimalkan manajemen data mereka di tengah dunia yang semakin bergantung pada data.

RelatedPosts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

Seiring dengan berkembangnya lingkungan cloud hybrid dan multi-cloud yang semakin kompleks, banyak perusahaan menghadapi tantangan besar dalam mengelola biaya dan kesulitan teknis. Data yang terus berkembang pesat memaksa organisasi untuk mencari cara untuk meningkatkan kapasitas infrastruktur dan memodernisasi aplikasi, sekaligus mengelola anggaran dan jejak karbon mereka.

Sebuah survei terbaru menunjukkan bahwa semakin besar volume data yang dikelola perusahaan, semakin besar pula kebutuhan daya komputasi dan biaya yang terkait. Dalam proses analitik data, misalnya, lebih dari dua pertiga perusahaan yang disurvei mengalami shock tagihan setiap kuartal atau bahkan lebih sering.

Peluncuran array penyimpanan flash berbasis QLC menjadi langkah penting, karena teknologi ini lebih mudah diskalakan dan menawarkan biaya per gigabyte yang lebih rendah dibandingkan jenis flash lainnya, menjadikannya pilihan ekonomis untuk kebutuhan penyimpanan data dalam skala besar tanpa mengorbankan kinerja. Dengan fokus pada keandalan dan waktu operasional yang maksimal,

Hitachi Vantara juga menyediakan media QLC dengan port ganda untuk memastikan akses data tetap tersedia meskipun terjadi kerusakan perangkat keras. Teknologi flash QLC ini menawarkan kepadatan yang lebih tinggi dan konsumsi daya yang lebih rendah dibandingkan solusi penyimpanan tradisional, yang memungkinkan pengurangan penggunaan energi dan jejak karbon perusahaan.

Selain itu, perangkat penyimpanan objek yang baru diluncurkan ini dirancang untuk mudah diskalakan guna menangani volume besar data tidak terstruktur yang seringkali mendukung berbagai aplikasi AI. Setiap objek disimpan dengan metadata yang kaya, memudahkan kategorisasi, pencarian, dan pengelolaan siklus hidup data. Hal ini membantu organisasi untuk dengan cepat menemukan dan mengambil data yang dibutuhkan.

Menurut Octavian Tanase, Chief Product Officer Hitachi Vantara, Perusahaan saat ini menghadapi tantangan besar dalam mengelola lanskap data yang semakin kompleks, terutama dengan adanya pengaruh besar dari GenAI. Solusi Virtual Storage Platform One terbaru kami dirancang untuk menjawab tantangan ini, memberikan alat canggih yang memungkinkan pelanggan untuk memanfaatkan data mereka, mendorong inovasi, dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Dengan menyederhanakan infrastruktur dan meningkatkan skalabilitas, kami memberdayakan bisnis untuk membuka potensi penuh data mereka dengan cara yang sebelumnya tidak terbayangkan.” ujarnya.

Paket solusi terbaru ini terdiri dari beberapa produk unggulan:

1. Virtual Storage Platform One Block – Array penyimpanan flash QLC dengan replikasi cloud publik yang menyediakan solusi penyimpanan berkapasitas tinggi dan hemat biaya, serta memudahkan backup dan replikasi data ke cloud untuk pemulihan bencana dan ketersediaan data yang lebih baik.

2. Virtual Storage Platform One Object – Perangkat penyimpanan objek yang dapat diskalakan dengan konfigurasi multi-node untuk memastikan ketersediaan dan integritas data, ideal untuk industri seperti media, kesehatan, dan keuangan. Solusi ini juga mengurangi penggunaan ruang rak, konsumsi daya, dan emisi CO2.

3. Virtual Storage Platform One SDS Cloud – Solusi yang melindungi data kritis dengan dampak nol terhadap kinerja, memungkinkan replikasi mulus dari on-premises ke cloud (AWS) untuk pengembangan aplikasi dan pengujian di lingkungan non-produksi.

Peningkatan platform ini juga memperlihatkan komitmen Hitachi Vantara terhadap teknologi hemat energi, yang diakui oleh ENERGY STAR® sebagai salah satu solusi penyimpanan terbaik untuk efisiensi energi. Dengan solusi terintegrasi ini, Hitachi Vantara menawarkan pengalaman manajemen data yang menyeluruh, menggabungkan penyimpanan dan cloud dalam satu lingkungan yang adaptif dan terintegrasi.

Scott Sinclair, Direktur Praktik untuk cloud, infrastruktur, dan DevOps di Enterprise Strategy Group, menambahkan, “Penambahan teknologi QLC flash dan perangkat penyimpanan objek ini memberikan solusi menarik bagi organisasi yang ingin mengelola data dalam skala besar dengan cara yang efisien. Hitachi Vantara terus merespons kebutuhan infrastruktur TI modern, membantu bisnis tetap kompetitif di era inovasi berbasis data. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026
Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

February 22, 2026
Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

February 8, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In