• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, February 28, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Featured

Ini Tiga Langkah Sederhana Menjadi Komunikator Sukses

Editor by Editor
February 17, 2020
in Featured, Opini, Pendidikan, Ragam
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Makronesia.id — Setiap hari setiap orang berkomunikasi. Mulai dari berkomunikasi dengan pasangan, anak, rekan kerja, bawahan, atasan, teman, tetangga, klien atau pelanggan, supplier dsb. Mustahil hidup tanpa berkomunikasi dengan sesama.

Saat kita berkomunikasi, kita mengkomunikasikan niat, maksud dan agenda kita. Sayangnya, orang yang kita ajak berkomunikasi pun memiliki niat, maksud, dan agendanya sendiri. Belum lagi, “kacamata” yang digunakan mereka berbeda dengan yang kita gunakan. Setiap orang melihat realita dengan kacamata uniknya masing-masing. Tidak ada orang yang memandang realita dengan cara yang sama.

RelatedPosts

Ramadan 2026 dan Hari Peduli Sampah Nasional: Tren Pilah Sampah Jadi Gaya Hidup Baru Masyarakat

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

Maka, terampil berkomunikasi menjadi penting. Para komunikator hebat mempersiapkan diri untuk menghadapi hal semacam ini sebelum mereka mengkomunikasikan niat, maksud dan agendanya. Mereka tidak berkomunikasi tanpa persiapan.

Berikut tulisan Darmawan Aji, praktisi komunikasi asal Bandung, mengungkapkan, tiga langkah kecil menuju komunikator Sukses.

  1. Know the purpose (ketahui tujuan Anda).
  2. Understand your listener (pahami pendengar Anda).
  3. Prepare to speak (menyiapkan diri untuk bicara).

1. Know the purpose

Sebelum bicara, kita perlu tahu: apa tujuan kita berbicara? hasil akhir seperti apa yang ingin kita capai setelah kita bicara? Tujuan tentu saja bergantung konteks (kapan, dimana, dengan siapa kita berbicara). Tujuan bicara saat rapat dengan tim tentu berbeda dengan tujuan saat mempresentasikan produk kepada calon klien. Tujuan berbicara pada anak saat anak sedang senang tentu berbeda dengan tujuan berbicara pada anak saat anak sedang marah. Sebagai komunkator kita perlu memahami tujuan kita sebelum kita mulai bicara.

2. Understand Your Listener

Setiap orang memiliki minat, kecenderungan dan cara pandang terhadap dunia yang berbeda-beda. Kita tidak bisa menyampaikan tujuan yang sama dengan cara yang sama pada orang yang berbeda. Maka, kita perlu memahami pendengar kita sebelum berbicara. Kita perlu tanya pada diri kita sendiri:

  • Apa yang pendengar Anda ketahui, pikirkan dan rasakan sebelum Anda mulai bicara?
  • Apa yang Anda inginkan pendengar ketahui, pikirkan dan rasakan ketika Anda selesai bicara?

Luangkan waktu sejenak untuk memikirkan hal ini sebelum Anda mulai mengeluarkan kata pertama Anda.

3. Prepare to Speak

Anda sudah punya tujuan. Anda sudah punya rencana mau bicara apa. Semuanya terasa begitu jelas dalam kepala Anda. Namun, begitu Anda mulai berbicara apa yang terjadi? Tiba-tiba semua menjadi buyar. Semua terasa bagus dalam kepala kita sampai kemudian kita berbicara. Ya, dalam konteks apapun Anda akan bicara, Anda harus merencanakannya. Namun, merencanakan saja belum cukup. Anda perlu melatihnya berulang-ulang. Katakan dengan lantang apa dan bagaimana Anda ingin mengatakannya. Dengan demikian, pada saatnya nanti Anda akan dapat berbicara secara runtut dan teratur.

Inilah tiga langkah agar kita dapat mengkomunikasikan pesan kita secara efektif. Bagaimana pendapat Anda?. (BA/AM)

Tags: Komunikasi
ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026 dan Hari Peduli Sampah Nasional: Tren Pilah Sampah Jadi Gaya Hidup Baru Masyarakat

Ramadan 2026 dan Hari Peduli Sampah Nasional: Tren Pilah Sampah Jadi Gaya Hidup Baru Masyarakat

February 27, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
ShopeePay dan SeaBank Apresiasi 36 Agen Perubahan Lewat SPARK Awarding Night

ShopeePay dan SeaBank Apresiasi 36 Agen Perubahan Lewat SPARK Awarding Night

February 22, 2026
Dinginnya Perdamaian Tanpa Kemerdekaan di Palestina

Dinginnya Perdamaian Tanpa Kemerdekaan di Palestina

February 20, 2026
HAPPY POTATO Resmikan Store Pertama di Indonesia, Hadirkan Shaker Fries Asal Malaysia

HAPPY POTATO Resmikan Store Pertama di Indonesia, Hadirkan Shaker Fries Asal Malaysia

February 16, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In