• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Thursday, February 5, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Budaya

Jambi Heboh Lagi, Perahu Kuno Berusia 700 Tahun Ditemukan di Tanjub

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
September 2, 2019
in Budaya, Nasional
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAMBI, MAKRONESIA.id- Arkeolog menduga perahu kuno yang ditemukan di Desa Lambur 1, Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, sudah berusia sekitar 700 tahun.

“Usia perahu kuno itu masih dugaan awal. Untuk memastikannya saat ini sampel ijuk dan kayu masih dibawa ke LAB Nasional untuk diuji, kita masih menunggu hasil uji sampelnya,” ujar arkeolog dari Universitas Indonesia, Ali Akbar, di Jambi, Senin (2/9/2019).

RelatedPosts

Warga Desak Penutupan Party Station Hotel Kartika One, Polisi Tegaskan Penyelesaian Lewat Jalur Mediasi dan Hukum

Sarasehan Nasional Kupas Arah Baru Penegakan Hukum Menyambut Berlaku KUHP & KUHAP Nasional

Asah Mental dan Kepercayaan Diri

Ia mengtakan, berdasarkan hasil penelitian sementara, perahu itu lebarnya sekitar lima meter dengan jarak ujung barat dan timur perahu sampai 24 meter. “Sejauh ini proses ekskavasi baru berjalan sekitar 60 persen, baru sebagian perahu yang dapat diketahui,” katanya.

Dari temuan ini fakta paling unik di bagian bawah bilah papan kapal tidak ditemukan lunas dan rangka, hanya ditemukan kayu-kayu bulat melintang di bawah papan tadi. Dugaannya, kapal ini dalam keadaan parkir untuk perbaikan di sebuah dok.

Perahu tersebut dibuat menggunakan bilah kayu yang disambung menggunakan pasak kayu. Teknik pembuatan perahu yang demikian, merupakan teknik pembuatan kapal yang umum diterapkan di Asia Tenggara pada masa lalu.

Berdasarkan ukuran dan ketebalan papan pembangunnya, menurut arkeolog perahu tersebut kemungkinan digunakan untuk mengarungi samudra. Arkeolog menduga perahu itu dibangun dalam masa antara tahun satu hingga 13 Masehi. Kalau perahu itu usianya 700 tahun, besar kemungkinan keberadaannya berkaitan dengan Kerajaan Sriwijaya.

Sekitar dua kilometer dari tempat penemuan perahu kuno itu, ditemukan makam, sabuk, dan peninggalan yang lain. Berdasarkan temuan benda-benda peninggalan masa lalu tersebut, arkeolog menduga pada masa itu permukiman warga berkembang di sekitar muara sungai.

Sementara itu, arkeolog dari Italia, Prof Chiara Zazzara, yang sedang mengunjungi situs perahu kuno Lambur, menyebut bagian perahu tersebut ada yang hampir sama dengan perahu pinisi.

“Penemuan perahu ini masih misteri, dilihat dari pasaknya memang mendekati jenis perahu pinisi, namun ada perbedaan sedikit pada pasak dan ijuk, karena kapal pinisi kebanyakan menggunakan pasak namun terkait penggunaan ijuk belum bisa dipastikan, dan ini sangat menarik bagi saya untuk diteliti lebih lanjut,” jelasnya. (SP/BA)

Tags: Ali AkbarArkeolog UIJambiLamburProf Chiara ZazzaraTanjung Jabung Barat
ShareTweetPin

Related Posts

Warga Desak Penutupan Party Station Hotel Kartika One, Polisi Tegaskan Penyelesaian Lewat Jalur Mediasi dan Hukum

Warga Desak Penutupan Party Station Hotel Kartika One, Polisi Tegaskan Penyelesaian Lewat Jalur Mediasi dan Hukum

February 3, 2026
Sarasehan Nasional Kupas Arah Baru Penegakan Hukum Menyambut Berlaku KUHP & KUHAP Nasional

Sarasehan Nasional Kupas Arah Baru Penegakan Hukum Menyambut Berlaku KUHP & KUHAP Nasional

February 1, 2026
Asah Mental dan Kepercayaan Diri

Asah Mental dan Kepercayaan Diri

January 31, 2026
Kecelakaan Ekspektasi

Kecelakaan Ekspektasi

February 1, 2026
Layunya Harapan

Layunya Harapan

January 17, 2026
AKTOR KEMBAR DODIT MULYANTO & ANGGA YUNANDA DIKEJAR ARWAH SELAMA TUJUH HARI, SIAP HADIRKAN TAWA DAN KETEGANGAN DI FILM SEBELUM DIJEMPUT NENEK MULAI 22 JANUARI 2026

AKTOR KEMBAR DODIT MULYANTO & ANGGA YUNANDA DIKEJAR ARWAH SELAMA TUJUH HARI, SIAP HADIRKAN TAWA DAN KETEGANGAN DI FILM SEBELUM DIJEMPUT NENEK MULAI 22 JANUARI 2026

January 17, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In