• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Sunday, March 1, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

Menggali Potensi Anak di Era Digital: Antara Screen Time dan Pengembangan Diri

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
February 3, 2025
in Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, anak-anak bahkan yang masih di bawah usia satu tahun kini sudah mulai terbiasa dengan dunia digital.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 mengungkapkan bahwa 5,88% anak di bawah usia satu tahun telah menggunakan ponsel, dan 4,33% di antaranya telah mengakses internet.

RelatedPosts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

Angka ini membuka percakapan baru mengenai bagaimana screen time—waktu yang dihabiskan anak-anak menggunakan perangkat layar seperti ponsel, komputer, televisi, atau tablet—berkembang sebagai bagian dari keseharian sejak usia dini.

Dalam upaya membantu orang tua mengelola paparan digital anak secara bijak, Kalbe Nutritionals, yang merupakan bagian dari Kalbe Group melalui Morinaga, menggelar sebuah talkshow menarik bertajuk “Tips Asyik Mengelola Screen Time pada Anak.” Acara ini mengundang selebriti sekaligus pemerhati kesehatan, Reisa Broto Asmoro, yang berbagi wawasan penting mengenai cara menciptakan keseimbangan antara screen time dan aktivitas sosial anak.

Reisa Broto Asmoro menyatakan, “Screen time bukan sesuatu yang harus dihindari sepenuhnya, tetapi perlu dikelola dengan bijak agar bermanfaat bagi perkembangan anak. Orang tua bisa menetapkan aturan yang jelas, memilih konten yang sesuai, dan mendorong keseimbangan dengan aktivitas lain seperti bermain dan berkreasi. Dengan begitu, screen time dapat menjadi sarana belajar yang menyenangkan dan mendukung tumbuh kembang anak.” Ucapan ini mengingatkan bahwa peran orang tua sangat vital dalam menentukan bagaimana teknologi digunakan dalam kehidupan anak-anak mereka.

Tak hanya sekadar berbagi tips, Morinaga juga memperkenalkan sebuah inovasi canggih bernama Artificial Intelligence Multiple Intelligence Play Plan (AI MIPP). Teknologi berbasis kecerdasan buatan ini dirancang untuk membantu orang tua mengoptimalkan waktu yang dihabiskan anak di depan layar.

Dengan mengajak anak mengikuti aktivitas permainan interaktif dan menjawab 27 pertanyaan yang telah dirancang secara khusus, AI MIPP mengumpulkan data yang kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi kecerdasan dominan serta potensi profesi di masa depan.

Laporan hasil analisis tersebut memberikan gambaran mendalam mengenai bakat dan potensi anak, sehingga orang tua dapat menyusun rencana pengembangan yang lebih terarah dan efektif.

Gregorius Daru, Group Business Unit Head Morinaga GUM, menegaskan, “Kami percaya bahwa peran orang tua sangat penting dalam memberikan stimulasi dan perhatian yang tepat bagi tumbuh kembang anak. AI MIPP membantu orang tua mengoptimalkan screen time anak secara lebih produktif dan edukatif.

Hal ini sejalan dengan komitmen Morinaga dalam menyediakan nutrisi dan stimulasi terbaik bagi anak-anak Indonesia.” Ungkapan tersebut menegaskan bahwa pendekatan holistik—menggabungkan nutrisi, stimulasi, dan pengelolaan screen time—merupakan kunci untuk membangun fondasi yang kuat bagi masa depan generasi muda.

Sejalan dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Morinaga juga mengedepankan tiga pilar utama yaitu Potensi, Atensi, dan Nutrisi. WHO menyarankan agar anak di bawah usia satu tahun tidak terpapar screen time sama sekali, sementara untuk anak usia 1-2 tahun dan 3-4 tahun, batas waktu maksimal yang dianjurkan adalah satu jam per hari, disertai dengan aktivitas interaktif seperti membaca, mendongeng, atau bermain bersama orang tua.

Melalui pendekatan inovatif dan edukatif ini, Morinaga tidak hanya mengajak orang tua untuk membatasi screen time, tetapi juga mengajak mereka untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk mengidentifikasi dan mengembangkan potensi anak secara optimal.

Dengan dukungan nutrisi seimbang seperti yang ditawarkan melalui MoriCare Probiotik Triple Bifidus, serta inovasi AI MIPP, Morinaga berupaya menyiapkan masa depan yang lebih gemilang bagi anak-anak Indonesia.

Dalam dunia yang semakin digital, pilihan bijak hari ini akan menentukan kualitas tumbuh kembang anak di masa depan. Seperti kata pepatah, #WaktuTakBisaKembali—maka setiap momen yang diberikan kepada anak harus dioptimalkan sebaik mungkin, sehingga teknologi menjadi alat bantu yang memperkaya, bukan malah mengganggu proses belajar dan tumbuh kembang mereka. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026
Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

February 22, 2026
Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

February 8, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In