• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Sunday, March 1, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Digital Life

Mengupas Pertumbuhan Fenomenal Industri Kripto di Indonesia

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
June 1, 2024
in Digital Life, Ekonomi, Feature, Nasional, Opini, Tekno
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Industri kripto terus menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa di Indonesia. Menurut data terbaru per April 2024, jumlah investor kripto telah mencapai angka 20,16 juta orang, dengan nilai transaksi mencapai Rp 158,84 triliun. Hal ini mencerminkan minat yang berkembang pesat dalam aset kripto di tanah air.

Robby, Chief Compliance Officer (CCO) dan Ketua Umum Aspakrindo-ABI, menyatakan bahwa industri kripto kini menjadi kompetitif seiring dengan pertumbuhan instrumen investasi lainnya, seperti saham. Dia menyoroti bahwa jumlah investor aset kripto telah melampaui jumlah investor saham, menunjukkan popularitas yang terus meningkat dari aset digital ini.

RelatedPosts

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Karakteristik unik dari aset kripto, seperti kemampuan untuk diperdagangkan 24 jam sehari dan kesediaan infrastruktur seperti Self Regulatory Organization (SRO) serta legitimasi pajak, telah membuatnya semakin menarik bagi masyarakat. Robby juga menekankan bahwa aset kripto dapat diakses dengan mudah, bahkan dengan investasi mulai dari Rp 5.000, menawarkan inklusivitas yang tinggi.

Meskipun demikian, tantangan besar masih dihadapi oleh industri kripto di Indonesia, yaitu kurangnya literasi dan pemahaman masyarakat tentang aset kripto. Riset yang dilakukan oleh Reku menunjukkan bahwa tingginya risiko, ketidakpahaman tentang fundamental, kurangnya familiaritas, serta isu negatif menjadi beberapa alasan utama masyarakat belum berinvestasi dalam aset kripto.

Robby menegaskan perlunya meningkatkan literasi dan edukasi untuk memperluas pemahaman masyarakat tentang aset kripto. Dia menyarankan agar masyarakat melakukan riset sendiri sebelum berinvestasi dan memilih platform yang legal dan terdaftar di Bappebti.

Tirta Karma Sanjaya, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi BAPPEBTI, menekankan pentingnya berinvestasi pada platform yang terdaftar di Bappebti untuk mendapatkan perlindungan yang sesuai. Dia juga menyoroti peran Komite Aset Kripto dalam memastikan perlindungan bagi investor di Indonesia.

Michael Wyann, seorang Analis Riset Reku dan Edukator Web3, memberikan wawasan tentang potensi pasar kripto, terutama sebelum dan selama periode Altseason. Dia menekankan pentingnya strategi investasi yang tepat, baik untuk investor pemula maupun trader berpengalaman, untuk mengoptimalkan potensi pasar yang dinamis.

Dengan pertumbuhan yang terus meningkat dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan literasi serta perlindungan investor, industri kripto di Indonesia terus menarik perhatian sebagai salah satu sektor ekonomi yang paling menjanjikan dan berpotensi besar. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

February 27, 2026
Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026
ShopeePay dan SeaBank Apresiasi 36 Agen Perubahan Lewat SPARK Awarding Night

ShopeePay dan SeaBank Apresiasi 36 Agen Perubahan Lewat SPARK Awarding Night

February 22, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In