• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, February 28, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

Pemprov Sumut Serahkan Dokumen Revalidasi Toba Caldera ke KNIU, Langkah Penting Menuju Penilaian UNESCO

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
February 28, 2025
in Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Sumut – Upaya mempertahankan status Toba Caldera UNESCO Global Geopark (TCUGGp) memasuki tahap krusial. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut), melalui Pj. Sekretaris Daerah Effendy Pohan, menugaskan General Manager Badan Pengelola TCUGGp, Azizul Kholis, untuk menyerahkan dokumen final revalidasi kepada Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) di Jakarta.

Didampingi Debbie Riauni Panjaitan (Divisi Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan) serta Ovi Vensus Hamubaon Samosir (Divisi Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat), Azizul bertemu langsung dengan Ketua KNIU, Rizal Sukma, di Gedung Kementerian Kebudayaan RI, Senayan, Jakarta. Dokumen ini selanjutnya akan diteruskan ke UNESCO Global Geopark di Prancis untuk dinilai lebih lanjut.

RelatedPosts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

“Dokumen ini mencakup laporan perkembangan, laporan tahunan 2023 dan 2024, serta dokumen utama yang telah melalui lima tahap pembahasan bersama para pemangku kepentingan. Kami memastikan proses ini transparan dan melibatkan berbagai pihak terkait,” ujar Effendy Pohan.

Proses Penyusunan Dokumen yang Ketat dan Berjenjang

Penyusunan dokumen revalidasi ini tidak dilakukan secara instan. Terdapat lima tahapan utama yang dijalankan secara sistematis:

  1. Pembentukan Tim Kerja (5 Februari 2025)
    • Pemprov Sumut, melalui Kadisbudparekraf Zumri Sulthony, membentuk task force yang bertugas mengumpulkan data dan mengevaluasi kondisi Toba Caldera sesuai rekomendasi UNESCO.
    • Konsultasi dilakukan dengan Dewan Pakar Komite Nasional Geopark Indonesia, seperti Prof. Dr. Mega Fatimah dan Dr. Ir. Yunus Kusumah Brata, M.Si., Ph.D.
  2. Pleno Ekspose Internal (11 Februari 2025)
    • Rancangan dokumen dipresentasikan kepada Pemprov Sumut, dengan masukan dari para kepala dinas terkait serta Direktur Utama BP-ODT.
  3. Diskusi dan Kajian Pakar (15–24 Februari 2025)
    • Tahapan ini melibatkan berbagai pakar dari Bappenas, akademisi, perusahaan, kelompok masyarakat, hingga NGO.
    • Direktorat Sumber Daya Energi Mineral dan Pertambangan Bappenas turut memberikan telaah dokumen.
  4. Forum Group Discussion (FGD) di Politeknik Pariwisata Medan (25 Februari 2025)
    • Ekspose final dilakukan dengan menghadirkan pakar geologi, biologi, budaya, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.
  5. Evaluasi Akhir di Bappenas (26 Februari 2025)
    • Azizul Kholis dan tim masih melakukan penyempurnaan dokumen bersama Fungsional Utama Perencana Bappenas, Leo Tampubolon, Ph.D.

“Penyerahan dokumen ini adalah langkah awal bagi UNESCO untuk menilai kembali status Toba Caldera sebagai UNESCO Global Geopark. Mereka akan mengirim assessor untuk melakukan verifikasi lapangan,” jelas Azizul Kholis.

Menjawab Kritik, Membangun Kolaborasi

Revalidasi Toba Caldera tidak lepas dari kritik dan perdebatan. Sejumlah pihak menilai prosesnya dilakukan terburu-buru, tidak sesuai rekomendasi UNESCO, serta kurang berbasis data lapangan dan masterplan. Namun, Azizul menepis anggapan tersebut.

“Kami menghargai semua kritik dan saran, tapi proses ini dilakukan secara kolaboratif dengan para pakar dan stakeholder. Jika ada hal yang masih perlu diperbaiki, kami terbuka untuk revisi demi kepentingan bersama,” tegasnya.

Ia juga mengajak semua pihak yang peduli terhadap Toba Caldera untuk berkontribusi dalam pengelolaan yang lebih baik.

“Jika ada yang menilai peraturan atau sistem pengelolaan perlu disempurnakan, mari kita bahas bersama. Yang terpenting, Badan Pengelola harus tetap berintegritas, objektif, dan berkomitmen untuk melestarikan Toba Caldera sebagai warisan dunia,” tutupnya.

Dengan dokumen revalidasi yang telah diserahkan, kini bola ada di tangan UNESCO. Masyarakat Sumatera Utara dan Indonesia menanti hasil evaluasi yang akan menentukan apakah Toba Caldera tetap mempertahankan statusnya sebagai UNESCO Global Geopark. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026
Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

February 22, 2026
Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

February 8, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In