• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, February 28, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Saatnya Indonesia kembangkan Nuklir

Editor by Editor
January 3, 2023
in Ekonomi, Makro, Mikro, Nasional, Tekno
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Makronesia.id — Pemanfaatan energi nuklir sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia masih menjadi isu yang diperdebatkan. Tidak banyak yang paham bawah saat ini energi nuklir memiliki wajah baru dengan teknologi yang terus berkembang. Terlebih, jika kita mengacu pada target pemerintah tentang penerapan energi bersih (clean energy), energi nuklir termasuk ke dalam energi baru terbarukan (EBT) serta dapat menjadi solusi energi ramah lingkungan. Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) juga sudah mendapatkan Nomor KBLI 43294 artinya sudah dapat dikembangkan di Indonesia.

Ketua Umum Asosiasi Pemasok Energi, Mineral dan Batubara (ASPEBINDO), Dr. Anggawira,  MM, MH dalam pertemuan collaboraction bersama PT ThorCon Power Indonesia mengatakan bahwa Indonesia butuh alternatif energi primer yang bisa diandalkan dan berkelanjutan (sustainable).

RelatedPosts

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

“Kalau kita lihat, saya rasa untuk mengejar target net zero emission pemerintah, kita sangat membutuhkan energi alternatif, energi primer yang bisa kita andalkan dan dapat diandalkan untuk memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tutur Anggawira pada Senin (02/01/2023).

Dilansir dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (ESDM) berdasarkan Rencana Strategis Kementerian ESDM tahun 2020-2024, konsumsi listrik per kapita tahun 2022 ditargetkan dapat mencapai 1.268 kWh per kapita namun hingga September 2022, konsumsi listrik masih sebesar 1.169 kWh per kapita. Rata-rata konsumsi listrik ini masih tertinggal dari negara-negara tetangga yaitu negara ASEAN sebesar 3.672 kWh per kapita.

Mengenai hal tersebut, untuk mencapai bauran energi Indonesia, Ketua Umum ASPEBINDO menyatakan dukungan penuh untuk energi nuklir sebagai alternatif energi primer.

“Kita mendukung penuh upaya untuk mencari alternatif energi primer selain batu-bara seperti energi nuklir. Persepsi dan ketakutan jangan jadi alasan kita tidak mengembangkan energi ini di Indonesia, justru harus difasilitasi dengan riset dan penelitian. Apalagi di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan itu banyak potensi bahan baku energi nuklir disana,” ujar Anggawira.

Dalam diskusi tersebut, ASPEBINDO juga sangat mengapresiasi ThorCon Power Indonesia yang berani hadir untuk mengembangkan energi nuklir di Indonesia.

“Kita tidak boleh alergi dengan sumber energi primer untuk diteliti dan dicoba di Indonesia, untuk itu harus ada upaya dari pemerintah untuk memfasilitasi riset dan implementasi bisnisnya. Saya sangat mengapresiasi ThorCon yang mau hadir mengembangkan potensi energi nuklir kita di Indonesia, sudah banyak berbagai kajian energi nuklir dilakukan dan ASPEBINDO akan ikut terlibat untuk mendiseminasi hasil kajian ini,” ungkap Anggawira dalam perbincangan dengan PT ThorCon Power Indonesia.

ThorCon Power Indonesia telah menandatangani beberapa Perjanjian dan MOU dengan berbagai stakeholder di sektor energi nuklir. Dalam persiapan pelaksanaan proyek Thorium Molten Salt Reactor 500 MW (TMSR-500), ThorCon Power Indonesia bekerjasama dengan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) dan juga dengan perusahaan asal Spanyol, Empresarios Agrupados Internacional (EAI) untuk Penilaian Keselamatan Tingkat Tinggi dari Desain Keselamatan TMSR-500 serta dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk membangun laboratorium bahan bakar TMSR500.

Sebagai informasi TMRS-500 adalah listrik bertenaga nuklir yang dapat berfungsi sebagai energi primer nirkarbon, dispatchable (on-demand), dibangun mendekati beban serta keekonomiannya setara dengan PLTU batu bara. TMRS-500 merupakan PLTN Generasi IV dan juga sebagai energi primer yang dapat menggantikan PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap).

Disamping itu, ThorCon Power dan BRIN telah sepakat untuk bekerjasama dalam membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) experimental. ThorCon Power juga rutin melakukan berbagai kajian terkait nuklir sebagai energi ramah lingkungan dan juga focus group discussion (FGD) dengan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) dan BRIN.

Adanya potensi untuk mendukung percepatan pengembangan EBT di Indonesia salah satunya melalui pengembangan PLTN yang sudah termasuk ke dalam KBLI selaras dengan PP No.5 tahun 2021. ASPEBINDO mendorong pengembangan PLTN diharapkan dapat memperoleh dukungan yang proaktif dari pemerintah khususnya oleh Kementerian Investasi/BKPM RI guna mencapai target penggunaan EBT dalam energi bauran Nasional kita. (AM/BA)

Tags: AnggawiraASPEBINDOEBTNuklirPLTN
ShareTweetPin

Related Posts

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

February 27, 2026
Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026
ShopeePay dan SeaBank Apresiasi 36 Agen Perubahan Lewat SPARK Awarding Night

ShopeePay dan SeaBank Apresiasi 36 Agen Perubahan Lewat SPARK Awarding Night

February 22, 2026
HAPPY POTATO Resmikan Store Pertama di Indonesia, Hadirkan Shaker Fries Asal Malaysia

HAPPY POTATO Resmikan Store Pertama di Indonesia, Hadirkan Shaker Fries Asal Malaysia

February 16, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In