• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, February 28, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Tekno

Sejalan Arahan Presiden Prabowo, Kadin Mantapkan MOU Ekraf dan Siapkan Ekosistim Kreatif 5 Tahun ke Depan Tegas Aya Wijaya

Editor by Editor
December 2, 2025
in Tekno
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id – Jakarta,Aya Wijaya, Wakil Ketua Komtap Kadin Bidang Industri Kreatif di bawah pimpinan Wakil Ketua Umum Gilang Widya Pramana, hadir dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin Indonesia 2025 yang digelar di The Park Hyatt Hotel, Jakarta, Senin 1 – 2 Desember 2025.

RelatedPosts

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

ShopeePay dan SeaBank Apresiasi 36 Agen Perubahan Lewat SPARK Awarding Night

Di sela-sela acara, Aya Wijaya menyampaikan pandangannya mengenai perkembangan industri kreatif Indonesia yang dinilai semakin pesat menjelang 2026.

Menurut Aya, industri ekonomi kreatif saat ini memiliki peran signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. “Industri kreatif bahkan sudah berhasil mendorong PDB Indonesia, dan sumbangannya bisa sampai angka yang fantastis. Salah satu contohnya ada di sektor fashion, kuliner, musik dan film. Kemarin kita ada film animasi yang sudah menembus pasar internasional, dan itu buatan Indonesia,” ujarnya.

Aya menegaskan bahwa Kadin Ekonomi Kreatif berupaya melahirkan lebih banyak pelaku usaha baru berkelas dari berbagai subsektor industri kreatif. Salah satu program yang kini dijalankan adalah Young Creative Championpreneure, sebuah ajang untuk menjaring para pengusaha kreatif dari Sabang sampai Merauke.

“Kita menjaring pengusaha untuk mendapatkan permodalan bisnis dengan nilai sampai Rp500 juta secara cuma-cuma. Tapi bukan hanya dikasih uang terus selesai. Bisnis mereka tetap kita awasi, apakah ada realisasinya dan apakah berdampak pada masyarakat,” jelasnya.

Hingga saat ini, program tersebut telah menerima sekitar 3.000 peserta dari seluruh Indonesia. Aya juga menyampaikan adanya penandatanganan nota kesepahaman (MOU) bersama pihak terkait hingga Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia ini semakin menguatkan komitmen Kadin dalam membangun ekosistem industri kreatif.

“Kita berkomitmen bersama untuk membangun mereka para pelaku ekonomi kreatif. Bahkan bukan hanya pemenang yang akan kita bantu, tapi juga peserta lainnya yang potensial. Kami dari Kadin Ekonomi Kreatif juga akan berkeliling Indonesia memberikan sosialisasi bagaimana cara men-scale up bisnis kreatif,” katanya.

Program pembinaan tersebut mencakup pelatihan praktis, termasuk fotografi produk, pemasaran, hingga coaching bagi para pelaku UMKM yang masih kesulitan mengemas produknya secara kreatif.

Aya menambahkan bahwa langkah Kadin sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya penguatan industri kreatif sebagai penyumbang PDB dengan nilai yang sangat besar.

“Industri kreatif ini penyumbang PDB yang cukup fantastis, sampai belasan triliun. Jadi ajang ini dan program kerja 5 tahun ini bukan hanya wacana. Ada kesempatan nyata untuk mereka bisa bangkit,” tegasnya.

Sebagai seseorang yang memiliki latar belakang jurnalis, penyiar radio, dan musisi, Aya turut menyoroti perlunya edukasi masyarakat agar lebih sadar terhadap dampak teknologi baru, termasuk kecerdasan buatan (AI).

“Kita ingin memberikan informasi kepada masyarakat, jangan sampai terpengaruh hal-hal negatif dari AI dan lainnya. Pelaku media, fotografi, video, dan lainnya perlu lebih siap menghadapi tantangan industri ke depan,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Aya mengajak masyarakat untuk melihat bahwa kekuatan Indonesia bukan hanya berasal dari sektor pertambangan atau sumber daya alam lainnya.

“Indonesia tidak melulu tentang hutan, baja, atau tembaga. Banyak sekali potensi kreatif yang harus kita angkat dan naikkan kelas. Saya sendiri lahir dari industri kreatif. Saya melihat begitu banyak talenta luar biasa yang layak diberdayakan,” tutupnya.

ShareTweetPin

Related Posts

Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026
ShopeePay dan SeaBank Apresiasi 36 Agen Perubahan Lewat SPARK Awarding Night

ShopeePay dan SeaBank Apresiasi 36 Agen Perubahan Lewat SPARK Awarding Night

February 22, 2026
realme 14 5G Hadir di Indonesia 6 Mei 2025, Smartphone Pertama dengan Snapdragon 6 Gen 4

realme 14 5G Hadir di Indonesia 6 Mei 2025, Smartphone Pertama dengan Snapdragon 6 Gen 4

April 25, 2025
Game Application and Technology (GAT) BINUS UNIVERSITY Gelar Jakarta GameFest 2025 (JGF): Pameran Game, Indie Spotlight, Battle Arena dengan Hadiah hingga Jutaan Rupiah!

Game Application and Technology (GAT) BINUS UNIVERSITY Gelar Jakarta GameFest 2025 (JGF): Pameran Game, Indie Spotlight, Battle Arena dengan Hadiah hingga Jutaan Rupiah!

April 24, 2025
Lebih Ramah Lingkungan, Operasional LRT Jabodebek 100% Menggunakan Listrik

Lebih Ramah Lingkungan, Operasional LRT Jabodebek 100% Menggunakan Listrik

April 17, 2025

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In