
Makronesia.id – J akarta, 12 Februari 2026 — Menyambut Lebaran 2026, Visnema Studios resmi menilis official trailer dan poster film Na Willa, sebuah film due action keluarga yang mengajak penonton kembali tnelihat dunis dan sudut pandang anak-anak dengan rana Ingan tatvu yang yujur, imajinasi yang hodup, dan keajaiban yang lahir dari bai-hal sederhana.
Lebaran menjadi momen pulang, berkumpul, dan merayakan keluarga. Tahun ini, Visinema Studios menghad rkan Ka Wilia sebagai sebuah perayaan terbesar #ntuk keluarga saat Lebaran. Sebuah ajakan untuk #JadiAnakAnak kembali, melepaskan vepenak peran orang dewasa, dan mengingat bagumana dunsa pernah terasa beritu benar, penah warna, dan peruh keajaiban.
Lahir dari kreator film JUMBO yang sukses menyentuh hati jutaan penonton Indonema, Na Willa menjadi debut film live action dari Ryan Adriandhy, sekaligus kolaborasa kreatif dengan penu ts Reda Gaudiamo, yang novelnya menjadi dasar cerita film ini. Dengan pendekatan storyteliing yang khas dan penuh empati, Na Willa menghadarkan perspekiil anak yang jarang diangkat dalam smnema keluarga Indonewia.
Offirsal porter Na Willa memperlihatkan dunu mayinam vang lahir dari mata seorang anak perempuan yang hidup di Indonesia era 1960-an. Sementara tu, officaal trailer mengajak penonton masuk ke pengalaman menjadi anak-anak kembuh, saat ketidaktahuan bukan kelemahan, melainkan pintu menuju petualangan.
Diproduseri oleh Anggia Kharisma dan Novia Puspa Sari, serta diproduseri eksekutif oleh Herry B. Salim. Na W Ila menegaskan komitmen Visinema Studios dalam menghadirkan produksi film keluarga bernilai tinggi, baik dari sis ceria, visual, maupun pengalaman menonton hntas grneras.
“Na Willa merupakan bentuk konutmen Vismema Studdas yang mengajak kita mengingat kembali bagaimana rasanya menjadi anak-anak. Ajakan untuk masuk dan merasakan sebuah dunia yang dibangun dengan imaj nasa, kejujuran, dan keberanian anak-anak,” ujar Anggia Kharisma, Produser Na Wilia sekahgus Chiet Content Officer Visinema Studius.
Untuk penonton dewasa, film ini seperti perjalanan menelusuri memori masa kecil, tentang keluarga, tentang rumah, dan tentang hal-hal sederhana yang dulu terasa begitu berarti. Sementara untuk anak-anak, ini adalah ruang untuk bermain, berimajinasi, bernyanyi, dan merayakan rasa ingin tahu mereka.
Lebih lanjut, Anggia menegaskan bahwa Na Willa dirancang sebagai tontonan yang aman dan hangat untuk semua kalangan.
“Na Willa adalah film yang paling aman untuk semua orang, untuk anak-anak, untuk keluarga, dan juga untuk siapa pun yang ingin kembali merasakan hangatnya keluarga dan masa kanak-kanak,” tambah Anggia.
Disutradarai sekaligus ditulis oleh Ryan Adriandhy, film ini menghadirkan dunia anak tanpa menggurui.
“Sebagai orang dewasa, kita sering lupa bagaimana dulu kita memandang dunia,” ujar Ryan.
“Lewat Na Willa, saya ingin mengajak penonton melihat dunia dari mata a1 21 4 mata yang jujur, penuh rasa penasaran, dan selalu menemukan keajaiban « pun yang dihadirkan dunia.
” Kolaborasi dengan penulis Reda Gaudiamo menjadi fondasi penting dalam membangun semesta cerita Na Willa yang hangat dan reflektif.
“Sejak awal, Na Willa selalu berbicara tentang keluarga dan proses saling belajar. Bukan hanya anak yang belajar memahami dunia, tapi juga orang tua yang belajar memahami cara berpikir anak-anak. Film ini menghadirkan nilai tentang tanggung jawab, rasa hormat, dan menerima perbedaan dengan cara yang lembut dan membumi,” ungkap Reda.
Official Trailer Na Willa menghadirkan potongan masa kecil yang begitu dekat dengan keseharian: memanggil teman dari balik pagar, berlari di lapangan sambil menerbangkan layangan, hingga meneguk minuman orange cruz yang “nyekrusss” di siang hari. Warna-warna yang ceria, tawa lepas, serta kebebasan berimajinasi menjadi napas utama film ini, mengingatkan bahwa kebahagiaan lahir dari hal-hal yang sederhana.
Seperti karya Visinema Studios lainnya, musik kembali menjadi bagian penting dari film. Original soundtrack berjudul “Sikilku Iso Muni” yang diciptakan Laleilmanino hadir sebagai lagu yang tidak hanya nyaman didengar, tetapi juga dinyanyikan dan dirasakan bersama.
Film ini memperkenalkan Luisa Adreena sebagai Na Willa, bersama jajaran pemeran anak berbakat lainnya: Freya Mikhayla (Farida), Azamy Syaugi (Dul), dan Arsenio Rafisgy (Bud). Deretan pemeran dewasa seperti Junior Liem, Irma Rihi, Melissa Karim, Ira Wibowo, Putri Ayudya, Nayla Purnama, Agla Artalidia, hingga Ratna Riantiarno turut memperkaya cerita.
Bagi Luisa Adreena, Na Willa adalah pengalaman yang penuh kehangatan. “Di film ini aku banyak bermain dan berimajinasi. Mak sama Pak selalu ngajarin dengan sabar. Rasanya kayak main, tapi juga belajar.” cerita Luisa Adreena.
Dalam kesempatan yang sama, Visinema Studios juga mengumumkan bahwa film Na Willa akan menjadi pembuka dari Na Willa Universe, sebuah semesta cerita yang akan tumbuh dan menemani keluarga dan masyarakat Indonesia.
Na Willa akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada Lebaran 2026, sebagai sebuah perayaan hangat untuk semua orang, sebuah ajakan untuk pulang, berkumpul, dan kembali #JadiAnakAnak.







