• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, February 28, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Hiburan

Sunset di Puncak Pato, Destinasi Wisata yang Menawan

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
January 12, 2024
in Hiburan, Nasional, Pariwisata, Pendidikan
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Sumatera Barat – Keindahan alam yang alami dan asri di Sumatera Barat menjadikan provinsi ini sebagai destinasi wisata yang diminati baik oleh wisatawan lokal, domestik, maupun internasional. Salah satu daya tarik utama terletak di Kabupaten Tanah Datar dengan ibukotanya, Batu Sangkar, yang terkenal dengan istana Basa Pagaruyung menjadi ikon wisata yang mengagumkan.

Namun, keindahan alam tidak hanya terbatas pada istana tersebut. Sekitar 16.6 kilometer dari istana Basa Pagaruyung, terdapat sebuah destinasi wisata yang tak kalah menarik, yaitu Puncak Pato.

RelatedPosts

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Puncak Pato menjadi pilihan favorit pengunjung untuk menikmati panorama alam sekitarnya. Dengan ketinggian mencapai 550 meter di atas permukaan laut, lokasi ini menyuguhkan fasilitas yang lengkap seperti area parkir yang luas, tempat ibadah, kafe, dan berbagai sarana untuk menikmati keindahan alam. Apalagi, momen yang paling berkesan adalah menjelang sore ketika matahari tenggelam, memberikan pengalaman yang tak terlupakan dari balik bukit.

Salah seorang pengunjung setia Puncak Pato, Vina, yang berasal dari kota Sijunjung, berbagi pengalamannya. Menurutnya, pemandangan di Puncak Pato begitu memukau, dan suasana sejuk, damai, dan bersih membuatnya kembali lagi ke sini.

Vina menambahkan bahwa biaya masuk sebesar 17.000 termasuk parkir, dan perjalanan sekitar 90 menit dari kota Sijunjung sangat sepadan dengan keindahan yang ditemui di puncak tersebut. Liburan mereka di sini diisi dengan kegiatan menyenangkan dan Vina meyakini bahwa Puncak Pato memiliki nuansa yang unik dibandingkan dengan destinasi wisata lainnya.

Di tempat yang sama, Toni, seorang pengunjung dari kota Padang, menjelaskan bahwa kunjungannya ke Puncak Pato dipicu oleh kegiatan kantor sehari sebelumnya di Lintau Batu Sangkar. Setelah selesai dengan tugas kantor, Toni dan rombongan memutuskan untuk menyempatkan waktu menikmati keindahan Puncak Pato.

Toni berpendapat bahwa jika destinasi ini dikembangkan secara profesional, dapat menjadi sumber devisa daerah. Oleh karena itu, melibatkan para akademisi dengan latar belakang pendidikan pariwisata, bahasa, atau sastra diharapkan dapat memberikan kontribusi positif.

Toni juga menyarankan adanya galeri sebagai media informasi yang dapat memberikan pengetahuan lebih lengkap kepada pengunjung. Dengan adanya inovasi seperti event daerah atau nasional, Puncak Pato berpotensi menjadi destinasi yang dikenal hingga ke penjuru dunia. (SAB-02)

ShareTweetPin

Related Posts

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

February 27, 2026
Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
ShopeePay dan SeaBank Apresiasi 36 Agen Perubahan Lewat SPARK Awarding Night

ShopeePay dan SeaBank Apresiasi 36 Agen Perubahan Lewat SPARK Awarding Night

February 22, 2026
Film Antara Cinta, Mama, dan Surga: Drama Restu, Cinta, dan Pergulatan Anak-Orang Tua Dalam Balutan Budaya Batak

Film Antara Cinta, Mama, dan Surga: Drama Restu, Cinta, dan Pergulatan Anak-Orang Tua Dalam Balutan Budaya Batak

February 19, 2026
Mahakarya Pictures Rilis Trailer “Pelangi di Mars”, Film Petualangan Anak tentang Misi Selamatkan Bumi

Mahakarya Pictures Rilis Trailer “Pelangi di Mars”, Film Petualangan Anak tentang Misi Selamatkan Bumi

February 27, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In