• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, February 28, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

Tomorrow Rising Musim Kedua: Menginspirasi Perubahan Lewat Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
March 5, 2025
in Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Schneider Electric™, pemimpin global dalam transformasi digital untuk pengelolaan energi dan otomasi, melalui Schneider Electric Foundation, kembali menggebrak dunia dengan peluncuran serial web inspiratif, Tomorrow Rising musim kedua. Serial ini menyoroti perjalanan luar biasa para anak muda yang mengubah kehidupan dan komunitas mereka melalui pendidikan dan pelatihan kejuruan, membawa pesan harapan dan keberlanjutan dari berbagai penjuru dunia.

Enam tahun setelah musim perdana yang menginspirasi, musim kedua Tomorrow Rising menghadirkan lima kisah unik dari para pembuat perubahan muda, di antaranya Roswita dari Indonesia. Bersama dengan Azael (17) dari Mexico City, Christine (19) dari Kairo, Mesir; Farha (20) dari Paris, Prancis; dan Shirley (17) dari Lima, Peru, mereka menuliskan cerita tentang ketekunan, kreativitas, dan dampak sosial di komunitas masing-masing.

RelatedPosts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

Roswita: Menyalakan Harapan di Tengah Keterbatasan

Berusia 23 tahun, Roswita berasal dari Tambolaka, Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah menjelma menjadi pelatih instalasi tenaga surya yang menginspirasi. Lahir dari keluarga yang mendukung dan penuh semangat, ia menempuh pendidikan kejuruan di bidang kelistrikan dan dengan gigih membagikan ilmu serta keterampilan yang dimilikinya kepada masyarakat setempat.

Roswita dihadapkan pada pilihan sulit: tetap mengabdi kepada komunitasnya yang telah ia bangun dengan penuh dedikasi, atau mengejar peluang karier di Jakarta yang menjanjikan pertumbuhan profesional dan stabilitas finansial. Keputusan tersebut tidak hanya menggambarkan dilema personal, melainkan juga menyoroti tantangan perempuan muda dalam industri yang secara tradisional didominasi oleh laki-laki.
Kisahnya merupakan refleksi nyata betapa pentingnya pendidikan kejuruan dalam membuka peluang dan membentuk masa depan yang lebih cerah serta berkelanjutan.

Schneider Electric Foundation: 25 Tahun Berdampak Positif

Sejak didirikan pada tahun 1999 di bawah naungan Fondation de France, Schneider Electric Foundation telah menjadi pelopor dalam mendukung pelatihan profesional bagi generasi muda. Dengan fokus pada pendidikan sebagai kunci utama, yayasan ini telah membuka akses menuju pekerjaan yang berkualitas dan membekali anak muda dengan keterampilan masa depan.
Martin Setiawan, Presiden Direktur Indonesia & Timor Leste Schneider Electric, menyatakan, “Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, dan memberdayakan talenta muda seperti Roswita adalah kunci untuk membuka masa depan yang lebih berkelanjutan dan inklusif. Melalui pendidikan kejuruan dan pengembangan keterampilan, kami dapat menjembatani kesenjangan dalam keahlian energi dan menciptakan peluang bagi generasi Indonesia, terutama di daerah yang kurang terlayani.”

Dalam 25 tahun terakhir, Schneider Electric Foundation telah bermitra dengan lebih dari 1.500 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di seluruh dunia, melatih lebih dari 824.000 anak muda, serta mendukung lebih dari 11.000 pelatih sejak tahun 2009. Pencapaian tersebut menegaskan komitmen yayasan untuk membentuk generasi yang tidak hanya siap menghadapi tantangan zaman, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di komunitas mereka.

Masa Depan Cerah Lewat Cerita Anak Muda Global

Tomorrow Rising musim kedua kini tersedia secara global di platform digital Schneider Electric, memberikan ruang bagi kisah-kisah inspiratif yang menantang status quo dan mendorong perubahan positif. Lewat perjalanan Roswita dan para inspirator lainnya, serial ini mengajak generasi muda Indonesia untuk menekuni pendidikan kejuruan, mengasah keterampilan penting, dan menciptakan dampak positif di lingkungan mereka.

Serial web ini tidak hanya menjadi wadah berbagi cerita, tetapi juga menjadi cermin bagi anak muda di seluruh dunia bahwa dengan tekad dan pendidikan yang tepat, setiap tantangan dapat diubah menjadi peluang untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan. Tomorrow Rising membuktikan bahwa masa depan yang lebih baik adalah hasil dari kolaborasi, inovasi, dan semangat tak kenal lelah dari para pembuat perubahan muda.

Melalui kisah-kisah inspiratif ini, Schneider Electric Foundation berharap dapat memotivasi lebih banyak anak muda untuk berani bermimpi, belajar, dan beraksi demi membangun dunia yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026
Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

February 22, 2026
Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

February 8, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In