• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Monday, March 2, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

Waspada Produk Kelistrikan Palsu: Ancaman Bagi Keselamatan dan Infrastruktur

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
November 21, 2024
in Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Seiring dengan percepatan pembangunan infrastruktur dan meningkatnya konsumsi energi, Indonesia kini menghadapi tantangan serius yang tak terduga: peredaran produk kelistrikan yang tidak memenuhi standar keselamatan atau bahkan produk palsu.

Beragamnya jenis produk yang ada di pasaran, termasuk yang tidak terstandar, membawa ancaman besar terhadap keselamatan penggunanya. Dalam beberapa kasus, produk kelistrikan palsu berpotensi menyebabkan kerusakan fatal, baik bagi penghuninya maupun bagi infrastruktur yang ada.

RelatedPosts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

Data terbaru yang dirilis oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan, antara Juni hingga Agustus 2024, konsleting listrik menjadi penyebab utama kebakaran, dengan kontribusi mencapai 52,9% dari total 514 kasus kebakaran yang dilaporkan.

Kejadian-kejadian semacam ini menegaskan betapa pentingnya penggunaan produk kelistrikan yang aman dan dapat diandalkan untuk melindungi baik keselamatan pribadi maupun kekayaan publik.

Produk kelistrikan palsu memang sering kali dipilih karena harganya yang lebih murah. Namun, harga yang lebih rendah ini sering kali disertai risiko besar.

Produk-produk tersebut tidak menjalani uji keselamatan yang ketat, dan banyak di antaranya diproduksi menggunakan bahan yang tidak memenuhi standar kualitas.

Akibatnya, produk palsu sangat rentan mengalami kerusakan yang dapat merusak sistem kelistrikan, meningkatkan potensi gangguan seperti korsleting, bahkan menyebabkan kebakaran, kerusakan peralatan elektronik, hingga gangguan operasional yang merugikan.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan, kesadaran masyarakat akan risiko yang ditimbulkan oleh produk kelistrikan palsu menjadi sangat penting.

Dalam kesempatan workshop yang digelar oleh pihak berwenang, Kompol Aditya Pradnya Respati, S.I.K., M.Si., Kepala Unit 3 Subdit 1 Indag, Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Polda Metro Jaya, mengingatkan,

“Sebagai masyarakat, kita semua dapat berperan aktif dengan melaporkan peredaran produk palsu kepada pihak berwenang. Meningkatkan kesadaran akan bahaya produk palsu dan pentingnya memilih produk asli adalah langkah penting. Mari kita berbagi informasi agar bersama-sama kita bisa melindungi keselamatan dan kualitas hidup kita dari bahaya yang diakibatkan oleh produk listrik palsu.” ujarnya.

Di sisi lain, Schneider Electric sebagai salah satu pemimpin pasar dalam industri kelistrikan, terus mengingatkan pentingnya memastikan keaslian produk demi menjaga keselamatan masyarakat.

“Keaslian produk adalah kunci untuk menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat. Produk palsu tidak hanya merugikan industri alat kelistrikan dan merugikan negara, tetapi juga membahayakan pengguna. Oleh karena itu, kami di Schneider Electric berkomitmen untuk menjaga kualitas produk sesuai dengan standar yang ditetapkan, serta memastikan bahwa setiap produk yang sampai di tangan konsumen adalah produk asli yang telah melewati kontrol kualitas yang ketat,” ujar Martin Setiawan, Cluster President of Schneider Electric Indonesia & Timor Leste.

Masalah peredaran produk palsu memang tidak bisa dianggap enteng. Selain merugikan konsumen, hal ini juga merusak daya saing industri, mengancam investasi, serta mengurangi insentif untuk inovasi dan pengembangan produk baru.

Oleh karena itu, penegakan hukum terhadap barang palsu menjadi langkah krusial untuk menanggulangi masalah ini. Dengan menekan peredaran produk palsu, hak-hak intelektual produsen terlindungi, sementara konsumen dapat memilih produk yang terjamin kualitas dan keamanannya.

Untuk itu, mari bersama-sama lebih cerdas dalam memilih produk kelistrikan, demi menjaga keselamatan diri, keluarga, dan aset berharga yang kita miliki. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026
Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

February 22, 2026
Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

February 8, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In