• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Friday, April 24, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Industri Tertekan, Tapi Semen Merah Putih Malah Melaju ke Pasar Dunia

Editor by Editor
April 24, 2026
in Ekonomi, Headline
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, 23 April 2026 – Di tengah tekanan yang terus membayangi industri semen nasional dan global, Cemindo Gemilang (CMNT) melalui brand Semen Merah Putih menghadirkan pendekatan berbeda dengan menekankan pentingnya sistem bisnis terintegrasi berbasis sustainability. Pendekatan ini tidak hanya berkontribusi pada penurunan emisi, tetapi juga mendorong efisiensi operasional serta pertumbuhan bisnis.

Strategi tersebut menjadi sorotan dalam partisipasi perusahaan pada ajang INTERCEM Asia 2026 yang diselenggarakan di Jakarta hingga Kamis (16/4/2026). Forum ini memiliki nilai strategis karena mempertemukan pelaku industri semen global, mulai dari produsen, trader, hingga investor.

RelatedPosts

Semen Merah Putih Uji “Pohon Cair” Penyerap Karbon di Bekasi

Hotel Tak Lagi Cukup Punya Kamar, PRISM Baca Perubahan—Industri Siap Ikut atau Tertinggal?

Jogja Printing Expo 2026 Perkenalkan Tinta Berbasis Air dan Mesin Hemat Energi

Dalam konteks global, Semen Merah Putih terus memperluas jangkauan pasar internasional melalui jaringan ekspor yang mencakup kawasan Asia Pasifik, Oseania, hingga Afrika dan Amerika. Didukung oleh unit bisnis trading Aastar, perusahaan memperkuat distribusi global untuk produk semen dan klinker, baik dalam bentuk curah maupun kemasan, dengan fleksibilitas yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar.

Saat ini, para pemangku kepentingan industri semen menghadapi tekanan bisnis struktural yang signifikan. Tingkat utilisasi produksi nasional tercatat hanya sekitar 51% akibat kondisi overcapacity, sementara permintaan mengalami penurunan sekitar 2–2,5% pada 2025. Kondisi ini turut dipengaruhi oleh perlambatan proyek infrastruktur serta dinamika ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Di tengah situasi tersebut, Semen Merah Putih justru mencatatkan kinerja positif dengan pertumbuhan sebesar 4,2% di wilayah operasional utamanya pada 2025. Capaian ini mencerminkan relevansi model bisnis perusahaan yang berfokus pada efisiensi dan integrasi sistem.

“Di tengah kondisi industri yang penuh tekanan, kami melihat bahwa kunci daya saing bukan hanya pada skala, tetapi pada seberapa efisien sistem yang kita bangun. Di Semen Merah Putih, sustainability bukan sekadar komitmen lingkungan, tetapi menjadi fondasi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat daya saing bisnis,” ujar Surindro Kalbu Adi, Commercial & Logistic Director PT Cemindo Gemilang Tbk.

Mengubah Sustainability Menjadi Keunggulan Bisnis

Berbeda dari pendekatan konvensional yang memandang sustainability sebagai kewajiban, Semen Merah Putih menempatkannya sebagai penggerak utama efisiensi. Perusahaan mencatat penurunan intensitas karbon hingga sekitar 21% sejak 2016, seiring dengan peningkatan efisiensi energi dan optimalisasi proses produksi.

Salah satu implementasi utama adalah penggunaan Waste Heat Recovery System (WHRS), yang mampu menyuplai sekitar 24% kebutuhan energi dalam proses produksi klinker sekaligus mengurangi emisi hingga sekitar 100.000 ton CO₂. Selain itu, berbagai inisiatif efisiensi energi telah menurunkan konsumsi listrik hingga sekitar 3 KWh per ton klinker.

Pendekatan efisiensi ini tidak berhenti pada proses produksi, tetapi diperluas ke seluruh rantai pasok. Melalui integrasi supply chain, termasuk penggunaan kendaraan listrik dalam operasional logistik, Semen Merah Putih mampu menekan emisi hingga sekitar 8.500 ton CO₂ per tahun. Optimalisasi infrastruktur distribusi, seperti pelabuhan dan jaringan logistik, juga meningkatkan kecepatan serta fleksibilitas distribusi.

Dari sisi produk, perusahaan terus memperkuat portofolio semen rendah karbon. Saat ini, sekitar 81% produk Semen Merah Putih merupakan non-OPC (Ordinary Portland Cement), lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri yang berada di kisaran 71%. Produk inovatif seperti hydraulic cement bahkan mencatat pertumbuhan signifikan hingga 636,5% pada 2025, mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap solusi konstruksi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Seluruh produk Semen Merah Putih telah tersertifikasi Green Label dari Green Product Council Indonesia (GBCI), dengan sebagian besar berada pada level platinum. Perusahaan juga memperoleh pengakuan dari World Cement Association atas komitmennya dalam aksi iklim, serta penghargaan Sustainable Construction Material Award dalam ajang ARCH:ID 2025.

Secara kapasitas, Semen Merah Putih memiliki total kapasitas produksi sekitar 11,4 juta ton semen dan 7 juta ton klinker per tahun di Indonesia, serta tambahan kapasitas di Vietnam sebesar 5 juta ton semen dan 3,2 juta ton klinker. Skala ini memperkuat posisi perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus memperluas jangkauan ekspor.

Melalui unit bisnis trading Aastar, perusahaan juga melihat peluang yang semakin besar di pasar internasional, khususnya untuk klinker dan semen. Permintaan global kini tidak hanya mempertimbangkan harga dan volume, tetapi juga aspek keberlanjutan, keandalan pasokan, serta efisiensi rantai distribusi.

“Melalui Aastar sebagai unit trading, kami melihat permintaan global semakin mengarah pada produk yang tidak hanya kompetitif secara harga, tetapi juga memiliki profil keberlanjutan yang jelas. Hal ini membuka peluang ekspor yang semakin luas bagi produk klinker dan semen dari Indonesia,” ujar Samar Gurung, Head of Trading dari Aastar Trading.

Ia menambahkan bahwa sistem supply chain yang terintegrasi memungkinkan perusahaan merespons kebutuhan pasar secara lebih fleksibel, baik untuk pasar domestik maupun internasional.

“Dengan sistem yang terintegrasi, kami dapat menghadirkan solusi yang lebih responsif dan efisien, sehingga mampu menjawab kebutuhan pasar yang semakin dinamis,” lanjutnya.

Ke depan, Semen Merah Putih menargetkan pertumbuhan hingga dua kali lipat dari pertumbuhan pasar pada 2026, dengan terus memperkuat inovasi berbasis sustainability serta memperluas peran sebagai mitra strategis dalam pembangunan nasional dan pasar regional.

Partisipasi dalam INTERCEM menjadi momentum bagi perusahaan untuk menegaskan bahwa di tengah industri yang semakin kompetitif, keberlanjutan tidak lagi sekadar diferensiasi, melainkan bagian dari sistem terintegrasi yang mampu mendorong efisiensi, keandalan pasokan, dan kinerja bisnis secara berkelanjutan. (alia-mudira)

Tags: industri semenINTERCEM Asia 2026pasar global / eksporsemen merah putih
ShareTweetPin

Related Posts

Semen Merah Putih Uji “Pohon Cair” Penyerap Karbon di Bekasi

Semen Merah Putih Uji “Pohon Cair” Penyerap Karbon di Bekasi

April 21, 2026
Hotel Tak Lagi Cukup Punya Kamar, PRISM Baca Perubahan—Industri Siap Ikut atau Tertinggal?

Hotel Tak Lagi Cukup Punya Kamar, PRISM Baca Perubahan—Industri Siap Ikut atau Tertinggal?

April 15, 2026
Jogja Printing Expo 2026 Perkenalkan Tinta Berbasis Air dan Mesin Hemat Energi

Jogja Printing Expo 2026 Perkenalkan Tinta Berbasis Air dan Mesin Hemat Energi

April 9, 2026
Jogja Food and Beverage Expo 2026 Hadirkan Ekosistem Industri Pangan Terintegrasi

Jogja Food and Beverage Expo 2026 Hadirkan Ekosistem Industri Pangan Terintegrasi

April 9, 2026
Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Serentak

Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Serentak

March 27, 2026
Lonjakan Transaksi Digital 130% Jelang Lebaran Uji Ketahanan Operasional dan Pendapatan Perusahaan

Lonjakan Transaksi Digital 130% Jelang Lebaran Uji Ketahanan Operasional dan Pendapatan Perusahaan

March 23, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Agar Mobil Nggak Ngambek Saat Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In