• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Friday, February 6, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Pengamat Ingatkan Jokowi, Harry Tanoe Bisa Juga Jadi Menteri

Editor by Editor
November 4, 2020
in Nasional
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Terkait isu reshuffle kabinet, Direktur Eksekutif Lembaga Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun berupaya mengingatkan Jokowi ada dua nama pengusaha Indonesia yang cocok jadi menteri.

“Saya pikir kalau misalnya memang Presiden melihat bahwa ada menteri-menteri dengan latar belakang pengusaha yang lebih cocok masuk ke dalam kabinet sekarang ini bagus, asal dijelaskan bahwa orang yang bersangkutan cocok, harapannya seperti itu. Tapi, kita punya banyak contoh pengusaha-pengusaha yang cukup berhasil di Indonesia yang mungkin bisa kalau memang reshuffle itu ada, bisa menggantikan beberapa menteri yang ada di dalamnya,” ungkapnya.

RelatedPosts

Film Tunggu Aku Sukses Nanti Rilis Official Trailer & Poster Film Lebaran

Warga Desak Penutupan Party Station Hotel Kartika One, Polisi Tegaskan Penyelesaian Lewat Jalur Mediasi dan Hukum

Sarasehan Nasional Kupas Arah Baru Penegakan Hukum Menyambut Berlaku KUHP & KUHAP Nasional

Rico menyebut, pengusaha yang masuk salah satunya yaitu CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) karena dinilai mempunyai kompetensi. Di sisi lain, Hary Tanoesoedibjo disebutkan memimpin partai dan mempunyai jaringan media yang cukup besar, dua keunggulan yang mungkin tidak dimiliki oleh beberapa menteri yang lain.

“Untuk posisinya (menteri) tidak tahu, tapi yang jelas orang seperti beliau memimpin partai dan mempunyai jaringan media yang cukup besar apalagi saya pikir Pak HT ini mempunyai dua keunggulan yang mungkin tidak dimiliki oleh beberapa menteri yang lain. Saya ambil contoh seperti ini, Pak Presiden akhir-akhir ini sering mengeluhkan komunikasi yang sangat buruk sekali, Undang-Undang (UU) Cipta Kerja contohnya, harusnya yang menjadi garda terdepan itu menteri-menteri yang terkait seperti Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Perindustrian, dan menteri di bidang ekonomi lainnya, tapi itu tidak terlihat pada penjelasan yang cukup memadai, termasuk vaksin Covid-19. Sepertinya Presiden harus mengambil semua tugas ini sendirian,” tuturnya.

Menurutnya, posisi menteri tidak bisa tergantikan oleh juru bicara (jubir) karena sering kali pemahaman jubir terhadap teknis situasinya tidak sedalam menteri-menteri terkait. Public figure seperti Hary Tanoesoedibjo yang memiliki pengalaman sebagai pengusaha dan di sisi lain berpengalaman juga sebagai pengusaha yang bergerak di bidang komunikasi, serta memiliki jaringan yang cukup luas.

“Saya pikir kegelisahan Pak Jokowi yang mengatakan bahwa komunikasi dari menteri-menteri itu buruk sekali tentang beberapa kebijakan, mungkin bisa tertangani, itu yang saya pikir sampai sekarang ini belum bisa tergantikan. Tapi kalau misalnya beliau dapat posisi yang sesuai dengan kapasitas sebagai pengusaha, mungkin-mungkin saja dan saya pikir perlu juga dipertimbangkan. Menurut saya kalau untuk posisi menteri cocok beliau,” pungkasnya.

Selain Hary Tanoesoedibjo, Rico juga menyebut pengusaha yang masuk karena dinilai mempunyai kompetensi adalah Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Mardani H. Maming. Ia menilai, pemuda-pemuda milenial yang mempunyai kualifikasi sama, bagus juga jika diajak ke dalam kabinet sekarang.

“Cocok. Artinya, bagus-bagus saja kalau memang Presiden melihat ada kompetensi di sosok pengusaha muda. Jadi, usia tidak menjadi persyaratan utama bahwa yang menjadi menteri itu harus usia di atas 40 tahun, itu tidak fair apalagi situasi seperti sekarang, tapi kalau memang ada milenial yang punya kualifikasi lebih dari sekedar menjadi jubir, itu bagus sekali kalau bisa diajak masuk ke dalam kabinet,” jelasnya.

Di sisi lain, Rico menambahkan, Mardani H. Maming disebutkan pernah menjadi kepala daerah atau Bupati Tanah Bumbu Kalimantan Selatan selama dua periode, Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dan juga Ketua PDIP Kalimantan Selatan. Artinya, Mardani H. Maming mempunyai pengalaman eksekutif, pernah berpengalaman menangani birokrasi, menangani ekonomi, dan menangani masalah sosial. Semuanya ditangani di daerah tersebut.

“Artinya, wajar-wajar saja kalau dia diajak masuk menjadi menteri karena dia bukan sekedar milenial dari sisi nama, tapi milenial berisi. Yang penting kalau dia memang punya kompetensi dan tidak harus terkenal, kalau yang dipantau oleh lembaga survei itu kan yang terkenal. Kadang-kadang tidak perlu yang terkenal-terkenal, kalau menjadi menteri yang perlu kompetensinya bukan keterkenalannya. Milenial yang pantas masuk,” imbuhnya. (AM/BA)

Tags: Harry TanoeRico Marbun
ShareTweetPin

Related Posts

Film Tunggu Aku Sukses Nanti Rilis Official Trailer & Poster Film Lebaran

Film Tunggu Aku Sukses Nanti Rilis Official Trailer & Poster Film Lebaran

February 6, 2026
Warga Desak Penutupan Party Station Hotel Kartika One, Polisi Tegaskan Penyelesaian Lewat Jalur Mediasi dan Hukum

Warga Desak Penutupan Party Station Hotel Kartika One, Polisi Tegaskan Penyelesaian Lewat Jalur Mediasi dan Hukum

February 3, 2026
Sarasehan Nasional Kupas Arah Baru Penegakan Hukum Menyambut Berlaku KUHP & KUHAP Nasional

Sarasehan Nasional Kupas Arah Baru Penegakan Hukum Menyambut Berlaku KUHP & KUHAP Nasional

February 1, 2026
Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang (KC) Jakarta Jelambar melaksanakan kegiatan sosialisasi produk BRI dan BRILife yang bertempat di Pegadaian Grogol.

Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang (KC) Jakarta Jelambar melaksanakan kegiatan sosialisasi produk BRI dan BRILife yang bertempat di Pegadaian Grogol.

January 5, 2026
Dedikasi dan Loyalitas, BRI Cabang Hayam Wuruk Berikan Penghargaan Yubilaris 15 dan 20 Tahun dalam Rangka HUT ke-130

Dedikasi dan Loyalitas, BRI Cabang Hayam Wuruk Berikan Penghargaan Yubilaris 15 dan 20 Tahun dalam Rangka HUT ke-130

January 4, 2026
Perkuat Semangat Nasionalisme, BRI Cabang Jakarta Daan Mogot Laksanakan Upacara Bela Negara

Perkuat Semangat Nasionalisme, BRI Cabang Jakarta Daan Mogot Laksanakan Upacara Bela Negara

January 4, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In