• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Thursday, March 26, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Digital Life

Mengatasi Tantangan, Indonesia Menuju Inklusi Digital Melalui Konektivitas Internet

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
July 22, 2024
in Digital Life, Ekonomi, Feature, Headline, Nasional, Opini, Tekno
0 0
0
Inklusi Digital melalui Konektivitas Internet
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Konektivitas internet di Indonesia tidak hanya menjadi infrastruktur teknologi, tetapi juga pendorong utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui literasi digital. Meskipun dihadapkan pada tantangan besar, seperti biaya tinggi dan keterbatasan infrastruktur inti seperti listrik, Indonesia terus bergerak maju sebagai contoh bagaimana negara dapat menyambungkan seluruh wilayahnya dengan jaringan internet yang terjangkau.

Salah satu inisiatif yang mencerminkan semangat ini adalah upaya dari Andri Johandri dan timnya di Pemalang, yang berhasil menyambungkan internet ke 211 desa menggunakan teknologi fiber optik. Langkah ini tidak hanya menjadi contoh inspiratif, tetapi juga mendorong pemerintah daerah untuk menyediakan akses internet ke seluruh desa di Jawa Tengah.

RelatedPosts

Lonjakan Transaksi Digital 130% Jelang Lebaran Uji Ketahanan Operasional dan Pendapatan Perusahaan

Bukan Kolak atau Gorengan, Takjil Ini Mendadak Ramai Dibagikan di Masjid Saat Ramadan

Ratusan Karya Inovatif STEAM dari Berbagai Sekolah Ramaikan STEAM Inter-School Competition 2026

Menanggapi perkembangan ini, Wakil Rektor dari Institut Teknologi Tangerang Selatan, Onno W Purbo, menegaskan bahwa setiap tantangan dalam penyediaan jaringan internet sebenarnya merupakan peluang bagi Indonesia. “Dengan segala keterbatasan, banyak relawan di berbagai daerah yang berinisiatif untuk membawa internet ke pedesaan,” ujarnya dalam webinar bertajuk “Connecting the Unconnected: Mengatasi Kesenjangan Konektivitas Internet” yang diselenggarakan oleh Center for Indonesian Policy Studies (CIPS).

Baca juga: Ekonomi Digital Indonesia Berkembang Pesat Meski Tantangan Tak Terhindarkan: Visi untuk Masa Depan

Indonesia juga menunjukkan kemampuannya dalam bersaing secara global dengan memiliki lebih dari 1.100 Internet Service Provider (ISP), sebuah jumlah yang tidak dimiliki negara lain di dunia. Produksi dalam negeri seperti access point nirkabel, misalnya Vol.Tech, juga telah mengukuhkan posisi Indonesia dalam pasar teknologi digital internasional.

Namun, tantangan yang tidak bisa diabaikan adalah ketimpangan akses internet di wilayah timur Indonesia, di mana hanya 30% dari wilayah tersebut yang menikmati cakupan jaringan 4G yang stabil. Masih ada 19% sekolah di Indonesia yang belum memiliki akses internet, menurut laporan International Telecommunication Union (ITU) tahun 2021.

Benny Herlambang dari PT XL Axiata menekankan pentingnya peran industri telekomunikasi dalam mendukung agenda pemerintah untuk meningkatkan penetrasi internet, terutama di daerah-daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). “Kami berharap melihat perubahan positif dalam penggunaan internet yang bijak dan produktif di masyarakat, yang berpotensi memberikan manfaat signifikan dalam ekonomi, pendidikan, dan kesehatan,” katanya.

Dalam konteks ini, kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat lokal menjadi krusial. Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) juga turut berperan dalam memfasilitasi kerja sama antara pemerintah dan badan usaha untuk memperkuat infrastruktur digital di seluruh Indonesia.

Seiring dengan upaya pemerintah untuk membangun infrastruktur jaringan BTS seluler dan mengembangkan kapasitas satelit melalui program SATRIA, serta dengan munculnya inovasi seperti layanan internet satelit Starlink dari SpaceX, harapan untuk mencapai inklusi digital yang lebih luas semakin memungkinkan.

Baca juga: NTT DATA Membangun Pusat Data Jakarta 2 Annex untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Upaya ini tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mengedukasi masyarakat, termasuk UMKM dan pendidikan formal, tentang pentingnya literasi digital. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya menjadi pacesetter dalam konektivitas internet regional, tetapi juga menetapkan fondasi yang kokoh untuk masa depan yang lebih inklusif secara digital.

Berita ini dirancang untuk memberikan gambaran komprehensif tentang evolusi konektivitas internet di Indonesia, serta upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi tantangan dan mewujudkan visi inklusi digital yang lebih luas. (EHS-01)

Tags: Inklusi Digitalinternetkonektivitas
ShareTweetPin

Related Posts

Lonjakan Transaksi Digital 130% Jelang Lebaran Uji Ketahanan Operasional dan Pendapatan Perusahaan

Lonjakan Transaksi Digital 130% Jelang Lebaran Uji Ketahanan Operasional dan Pendapatan Perusahaan

March 23, 2026
Bukan Kolak atau Gorengan, Takjil Ini Mendadak Ramai Dibagikan di Masjid Saat Ramadan

Bukan Kolak atau Gorengan, Takjil Ini Mendadak Ramai Dibagikan di Masjid Saat Ramadan

March 16, 2026
Ratusan Karya Inovatif STEAM dari Berbagai Sekolah Ramaikan STEAM Inter-School Competition 2026

Ratusan Karya Inovatif STEAM dari Berbagai Sekolah Ramaikan STEAM Inter-School Competition 2026

March 16, 2026
Ramadan 2026: Ajaib Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Panti, Tegaskan Komitmen Sosial Perusahaan

Ramadan 2026: Ajaib Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Panti, Tegaskan Komitmen Sosial Perusahaan

March 12, 2026
Hari Perempuan Internasional 2026: Hitachi Vantara Soroti Pentingnya Membuka Jalan Kepemimpinan bagi Perempuan di Industri Teknologi

Hari Perempuan Internasional 2026: Hitachi Vantara Soroti Pentingnya Membuka Jalan Kepemimpinan bagi Perempuan di Industri Teknologi

March 16, 2026
Maybank Syariah Salam Festival 2026: Maybank Indonesia Salurkan Bantuan Rp1,98 Miliar dari Ramadan hingga Idul Adha

Maybank Syariah Salam Festival 2026: Maybank Indonesia Salurkan Bantuan Rp1,98 Miliar dari Ramadan hingga Idul Adha

March 12, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Agar Mobil Nggak Ngambek Saat Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In