• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Thursday, May 7, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pasar Property Jakarta Memasuki Fase Pertumbuhan Yang Berkelanjutan

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
May 6, 2026
in Ekonomi
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Pasar Properti Jakarta Menguat di Awal 2026, CBRE Ungkap Sinyal Kenaikan Harga Sewa dan Lonjakan Hunian

Makronesia.id, Jakarta — Pasar properti Jakarta mulai menunjukkan penguatan signifikan pada kuartal pertama 2026. Laporan terbaru CBRE Group, Inc. mencatat peningkatan pasokan, tingkat hunian yang stabil, hingga tren kenaikan harga sewa di berbagai sektor properti komersial.

RelatedPosts

Wajah Bisa Dipalsukan, Uang Bisa Raib: OJK Bongkar Ancaman Deepfake yang Mengintai Bank dan Fintech RI

Saat Retail Gadget Banyak Tumbang, Mengapa Urban Republic Bisa Bertahan 10 Tahun?

Belajar dari Mie Ayam Bintang: 5 Strategi Scale Up Bisnis Kuliner dari Gerobak ke Franchise

Untuk kawasan non-CBD, Albert mengungkapkan bahwa kehadiran satu proyek baru di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) telah menambah pasokan ruang sebesar 56.000 meter persegi.

“Penyerapan pasar tetap berada pada level yang sehat, yakni sekitar 22.800 meter persegi, dengan tingkat hunian keseluruhan mencapai 72,9 persen,” ujar Albert.

Ia menambahkan, harga sewa di kawasan CBD maupun non-CBD kini mulai menunjukkan pertumbuhan positif, terutama pada gedung-gedung dengan lokasi strategis dan kualitas bangunan yang lebih baik.

“Kami melihat tenant kini semakin selektif. Mereka cenderung memilih gedung dengan kualitas premium dan lokasi yang mampu mendukung efisiensi bisnis,” lanjutnya.

Di sektor industri dan logistik, Ivana Susilo selaku Head of Capital Markets & Industrial Services menegaskan bahwa kinerja pasar masih terus bergerak positif.

“Penyerapan lahan industri pada kuartal pertama mencapai sekitar 86 hektare dengan tingkat hunian sebesar 90,8 persen. Aktivitas di koridor timur Jakarta masih menjadi pendorong utama,” kata Ivana.

Menurut Ivana, tren pembangunan data center kini menjadi salah satu katalis utama yang mendorong peningkatan permintaan di sektor industri.

“Data center memberikan kontribusi signifikan terhadap permintaan lahan industri. Ini menjadi salah satu tren yang paling kuat saat ini,” jelasnya.

Ia juga menyoroti terbatasnya lahan di kawasan mapan seperti Cikarang yang terus memberikan tekanan pada kenaikan harga.

“Keterbatasan lahan di lokasi strategis membuat harga terus bergerak naik. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi investor,” tambah Ivana.

Tak hanya itu, pusat logistik modern juga mencatat tingkat hunian sangat tinggi, mencapai 98 persen.

“Permintaan datang sangat kuat dari sektor e-commerce, FMCG, manufaktur, hingga cold chain. Ini menunjukkan kebutuhan distribusi modern terus tumbuh,” ungkapnya.

Pertumbuhan harga sewa paling mencolok tercatat di wilayah Jakarta dan kawasan Bekasi-Cikarang, didorong oleh konektivitas dan pengembangan infrastruktur yang semakin kuat.

Dari sisi pasar modal, Ivana memastikan minat investor terhadap aset properti inti masih sangat solid.

“Kami masih melihat appetite yang kuat, baik dari investor asing maupun domestik, terhadap aset properti yang mampu memberikan pendapatan rutin,” katanya.

Sementara itu, sektor pusat perbelanjaan juga mencatat tren penguatan pada awal 2026.

“Tingkat hunian mal meningkat hingga 86 persen, dengan permintaan bersih mencapai sekitar 15.600 meter persegi,” ujar Anton Sitorus.

Anton menjelaskan, peningkatan tersebut didorong oleh ekspansi tenant F&B, lifestyle, serta peritel hiburan dan leisure yang terus agresif membuka pasar baru.

“Pusat perbelanjaan premium tetap menjadi yang berkinerja terbaik dengan tingkat hunian di atas 95 persen,” jelas Anton.

Menurutnya, mal yang mampu menghadirkan konsep berbasis pengalaman dan gaya hidup modern kini menikmati lonjakan traffic pengunjung sekaligus peningkatan minat tenant baru.

Sebagai penutup, Angela Wibawa menegaskan bahwa pasar properti Jakarta saat ini tengah berada dalam fase transisi penting.

“Pasar properti saat ini lebih matang dan lebih seimbang. Pertumbuhannya mungkin tidak secepat siklus sebelumnya, tetapi jauh lebih berkelanjutan,” tegas Angela.

Ia menilai kondisi ini menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan pasar properti Jakarta dalam beberapa tahun ke depan.

“Fundamental pasar kini lebih sehat, pasokan lebih terkendali, dan kepercayaan pasar terus meningkat. Ini menjadi sinyal positif bagi masa depan sektor properti Jakarta,” pungkasnya. (REK)

Tags: CBRE IndonesiaCikarang Industrial EstateData Center IndonesiaGedung Perkantoran JakartaHarga Sewa PropertiIndustri LogistikInvestasi PropertiKawasan PIKPasar Properti JakartaProperti 2026Properti KomersialShopping Mall Jakarta
ShareTweetPin

Related Posts

Wajah Bisa Dipalsukan, Uang Bisa Raib: OJK Bongkar Ancaman Deepfake yang Mengintai Bank dan Fintech RI

Wajah Bisa Dipalsukan, Uang Bisa Raib: OJK Bongkar Ancaman Deepfake yang Mengintai Bank dan Fintech RI

April 29, 2026
Saat Retail Gadget Banyak Tumbang, Mengapa Urban Republic Bisa Bertahan 10 Tahun?

Saat Retail Gadget Banyak Tumbang, Mengapa Urban Republic Bisa Bertahan 10 Tahun?

April 29, 2026
Belajar dari Mie Ayam Bintang: 5 Strategi Scale Up Bisnis Kuliner dari Gerobak ke Franchise

Belajar dari Mie Ayam Bintang: 5 Strategi Scale Up Bisnis Kuliner dari Gerobak ke Franchise

April 28, 2026
AI Jadi Medan Perang Baru: Palo Alto Networks Ingatkan Bisnis Indonesia, Inovasi Tanpa Keamanan Bisa Jadi Bumerang

AI Jadi Medan Perang Baru: Palo Alto Networks Ingatkan Bisnis Indonesia, Inovasi Tanpa Keamanan Bisa Jadi Bumerang

April 27, 2026
Industri Tertekan, Tapi Semen Merah Putih Malah Melaju ke Pasar Dunia

Industri Tertekan, Tapi Semen Merah Putih Malah Melaju ke Pasar Dunia

April 24, 2026
Hotel Tak Lagi Cukup Punya Kamar, PRISM Baca Perubahan—Industri Siap Ikut atau Tertinggal?

Hotel Tak Lagi Cukup Punya Kamar, PRISM Baca Perubahan—Industri Siap Ikut atau Tertinggal?

April 15, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Agar Mobil Nggak Ngambek Saat Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In