• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Monday, March 2, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

Mendorong Arsitektur Hijau: Semen Merah Putih dan Atelier Riri Gelar Specifier Roadshow

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
September 19, 2024
in Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Dalam upaya mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia, Semen Merah Putih bersama Atelier Riri baru saja menyelenggarakan Specifier Roadshow. Acara ini mempertemukan pengembang, kontraktor, media, dan narasumber dari Green Building Council Indonesia (GBCI), dengan fokus pada penerapan konsep arsitektur hijau dan inovasi material.

Menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin nyata, kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan bangunan yang sehat dan ramah lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk berbagi pengalaman dari proyek Kiri’s House 2.2, sebuah inisiatif yang telah menerapkan prinsip arsitektur hijau secara menyeluruh.

RelatedPosts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

Menurut Ichfan Kurniawan, Riset & Manager GBCI, bangunan hijau tidak hanya berfungsi untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup penghuninya. “Dengan desain yang ramah lingkungan dan material konstruksi yang berkelanjutan, kita dapat secara signifikan mengurangi emisi karbon,” jelas Ichfan.

Fenomena ekstrem akibat perubahan iklim, seperti gelombang panas dan banjir, mendorong sektor konstruksi untuk mengadopsi pendekatan inovatif yang mengedepankan keberlanjutan. Dalam konteks ini, peran arsitek sangat krusial. Mereka dituntut untuk merancang bangunan yang tidak hanya estetis, tetapi juga efisien dalam penggunaan sumber daya, seperti energi dan air.

Novriansyah Yakub, Arsitek dan Pendiri Atelier Riri, menambahkan bahwa arsitektur hijau harus memadukan fungsi pasif dan aktif. “Desain yang harmonis dengan alam, serta penggunaan teknologi modern untuk mengontrol lingkungan dalam bangunan, adalah kunci untuk mencapai efisiensi energi yang optimal,” ungkapnya.

Kiri’s House 2.2 menjadi contoh nyata dari penerapan konsep ini. Proyek yang berkolaborasi dengan Semen Merah Putih ini dirancang untuk beradaptasi dengan iklim tropis Indonesia, serta mengatasi tantangan kelembaban dengan inovasi material seperti Semen Merah Putih Watershield.

Syarif Hidayat, Head of Technical Marketing Semen Merah Putih, menjelaskan bahwa Watershield adalah semen dengan teknologi water repellent yang mengurangi kebutuhan akan material tambahan. “Dengan produk ini, kami berkontribusi pada keberlanjutan dan efisiensi konstruksi yang lebih baik,” tambah Syarif.

Melalui inisiatif ini, Semen Merah Putih dan Atelier Riri berkomitmen untuk menjadikan arsitektur hijau sebagai standar baru dalam pembangunan di Indonesia. Proyek Kiri’s House 2.2 diharapkan menjadi model inspiratif bagi pengembang lainnya, mendorong integrasi inovasi material dan desain yang mendukung lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026
Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

February 22, 2026
Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

February 8, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In