• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Monday, June 15, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

Optimisme Pasar Meningkat Usai Penurunan Suku Bunga The Fed

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
September 27, 2024
in Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Dunia investasi baru saja dikejutkan dengan keputusan penting dari Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed, yang menurunkan suku bunga acuan sebesar 50 basis points (bps) menjadi 4,75%-5,0%. Langkah ini diambil seiring dengan stabilitas inflasi yang terjaga dalam beberapa bulan terakhir, memicu reaksi positif di pasar.

Setelah pengumuman tersebut, instrumen investasi berisiko seperti saham dan aset kripto meroket. Bitcoin, misalnya, melesat hingga mencapai $62.000, atau sekitar Rp 954 juta. Indeks saham AS juga mencatatkan lonjakan signifikan, dengan Dow Jones untuk pertama kalinya melampaui 42.000, dan S&P 500 mencatatkan All-Time-High dengan kenaikan 1,7% menjadi 5.713. Momentum ini berlanjut hingga Rabu, 25 September, dengan harga Bitcoin menyentuh $63.800 dan S&P 500 di 5.732.

RelatedPosts

Budi Alimuddin : Media dan Public Relations Eksperts!

PENAWARAN IKLAN

“Bangunlah Jiwanya: Kebangkitan yang Kita Nyanyikan tapi Lupa Menjalani”

Jesse Choi, Co-CEO Reku, menanggapi tren positif ini dengan optimisme. Menurutnya, langkah The Fed bisa menjadi pemicu bagi pertumbuhan ekonomi global. “Kondisi ini menunjukkan bahwa investor mulai melirik aset global, termasuk saham AS dan kripto, sebagai pilihan strategis dalam menghadapi perubahan kebijakan moneter,” ujarnya.

Jesse menekankan pentingnya akses yang lebih mudah bagi masyarakat untuk berinvestasi di saham AS. “Di Reku, masyarakat dapat mulai berinvestasi dengan hanya $1, tanpa biaya konversi IDR-USD. Kami juga menyediakan fitur Insights yang membantu investor memahami sentimen pasar dengan cepat,” katanya. Fitur ini menawarkan informasi mulai dari analisis media hingga penilaian fundamental perusahaan, memudahkan baik investor pemula maupun berpengalaman.

Ke depan, Reku berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan yang mendukung tujuan keuangan masyarakat. “Kami telah menyiapkan roadmap untuk layanan yang lebih inovatif, membantu investor mengembangkan portofolionya secara optimal,” tambah Jesse.

Fahmi Almuttaqin, Analyst Reku, menilai penurunan suku bunga ini sebagai momentum penting yang dinantikan investor. Ia menjelaskan bahwa kebijakan ekonomi yang lebih longgar bisa mendorong pertumbuhan pasca-pandemi. “Korelasi antara pergerakan harga aset kripto dan saham AS menunjukkan tren positif yang signifikan,” ujar Fahmi.

Suku bunga yang lebih rendah diperkirakan akan meningkatkan likuiditas di pasar, mendorong investor untuk mencari instrumen dengan potensi pengembalian lebih tinggi, seperti aset kripto. “Investor mulai melirik kripto sebagai pelindung nilai terhadap inflasi,” lanjutnya.

Optimisme mengenai penurunan suku bunga AS di masa depan juga tinggi. Bank Indonesia diproyeksikan melakukan penurunan suku bunga sebanyak dua kali di sisa tahun ini. “Kebijakan moneter ini sejalan dengan tren bullish di pasar kripto pasca Bitcoin halving, yang sering kali membawa kenaikan nilai yang signifikan,” pungkas Fahmi.

Dengan berbagai perubahan ini, pasar investasi tampak semakin dinamis, menarik perhatian banyak pihak untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi global yang lebih luas. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Budi Alimuddin : Media dan Public Relations Eksperts!

June 13, 2026
PENAWARAN IKLAN

PENAWARAN IKLAN

June 13, 2026

“Bangunlah Jiwanya: Kebangkitan yang Kita Nyanyikan tapi Lupa Menjalani”

May 20, 2026
“Garuda di Dadaku” Balik Lagi, Tapi Kini Rasanya Lebih Ngena ke Anak Muda yang Lagi Cari Mimpi

“Garuda di Dadaku” Balik Lagi, Tapi Kini Rasanya Lebih Ngena ke Anak Muda yang Lagi Cari Mimpi

May 18, 2026
Wajah Tanpa Nama di Ruang Sidang

Wajah Tanpa Nama di Ruang Sidang

May 12, 2026
Film “Semua Akan Baik-Baik Saja” Tayang 13 Mei 2026 — Drama Keluarga Terbaru Baim Wong Dibintangi Reza Rahadian & Christine Hakim

Film “Semua Akan Baik-Baik Saja” Tayang 13 Mei 2026 — Drama Keluarga Terbaru Baim Wong Dibintangi Reza Rahadian & Christine Hakim

May 11, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In