• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Monday, March 2, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

Festival Teater Anak 2024: Menggugah Kreativitas dan Keceriaan di Panggung

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
October 1, 2024
in Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Kesenian teater anak kembali memukau publik dalam Festival Teater Anak (FTA) yang digelar di Gedung Kesenian Miss Tjitjih, Cempaka Putih.

Acara yang berlangsung dari 24 hingga 29 September ini diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan DKI Jakarta bekerja sama dengan Lembaga Teater Jakarta, menampilkan 24 grup teater anak dari berbagai daerah, merayakan kreativitas dan bakat seni yang tak terbatas.

RelatedPosts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

Salah satu penampilan yang paling dinanti adalah dari Teater Sanggar Perkasa dengan naskah terbaru berjudul “Putra Mahkota,” karya Firman Triyadi dan disutradarai oleh Detri Kayla Ramadhani.

Pertunjukan ini mencuri perhatian pada hari Jumat, 27 September 2024, pukul 17.00 WIB, dengan alur cerita yang menyentuh hati.

“Putra Mahkota” menggambarkan kisah seorang putra tunggal Raja yang merindukan kasih sayang dan kehangatan keluarga. Meskipun dicintai ayahnya, Sang Putra Mahkota terjebak dalam kesepian, yang membuatnya mengalami penderitaan mendalam.

 

Detri Kayla Ramadhani, sang sutradara, berbagi pandangannya, “Dari awal, saya menekankan kepada anak-anak untuk tidak terlalu memikirkan hasil. Yang terpenting adalah kesenangan di panggung. Ini adalah pementasan perdana kami, jadi kami ingin menciptakan suasana yang rileks.” katanya.

Persiapan pertunjukan ini tidaklah mudah. Tim Teater Sanggar Perkasa menghabiskan lebih dari tiga bulan untuk mempersiapkan segala sesuatunya.

Deddy CH. Nasution, pimpinan produksi, bersama dengan Kiki Monika Sari (sekretaris), Sri Devi (bendahara), dan tim penata seni lainnya, bekerja keras untuk menghadirkan pertunjukan yang memukau.

Setelah pertunjukan, antusiasme peserta terlihat jelas. Salah satu anak berkomentar, “Senang sekali! Kami sudah berlatih selama tiga bulan. Rasanya lega dan bahagia setelah tampil, meskipun sebelum itu saya deg-degan.” Harapan mereka pun tertuang dalam kata-kata, “Semoga ke depannya semakin sukses dan semakin bahagia.”

Tantri Siregar, pengasuh utama Sanggar Perkasa, juga menyampaikan harapannya. Ia ingin Kota Bekasi berkembang sebagai pusat seni, terutama bagi anak-anak.

“InsyaAllah, pada bulan Maret mendatang, kami akan berpartisipasi dalam festival teater anak dan remaja untuk merayakan ulang tahun Kota Bekasi,” ujarnya dengan semangat.

Festival Teater Anak 2024 bukan hanya sekadar ajang pertunjukan, tetapi juga menjadi platform penting bagi anak-anak untuk mengekspresikan bakat seni mereka dan memperkenalkan karya-karya baru dalam dunia teater anak.

Dengan semangat dan keceriaan, festival ini diharapkan dapat terus memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkarya dan berekspresi. ***

ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026
Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

February 22, 2026
Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

February 8, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In