• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Monday, March 2, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

Pandji Pragiwaksono: Kembali ke Akar sebagai Rapper dalam Tur Stand-Up Spesial “Mens Rea”

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
October 19, 2024
in Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Dalam jagat hiburan Indonesia, nama Pandji Pragiwaksono tak asing lagi. Sebagai salah satu pelopor stand-up comedy di Tanah Air, ia juga dikenal sebagai sutradara, aktor, dan kini, kembali menegaskan jati dirinya sebagai musisi dan rapper.

Menjelang tur stand-up spesialnya yang ke-10 bertajuk “Mens Rea” pada 2025, Pandji memutuskan untuk kembali ke dunia musik, menyuarakan keresahan melalui lirik-lirik tajamnya.

RelatedPosts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

Pandji, yang telah merilis lima album dan satu mixtape sejak awal karir musiknya, merindukan cara baru untuk mengekspresikan pandangan sosial dan politiknya. Setelah hiatus selama lima tahun, ia siap merilis single baru berjudul “Mens Rea”, yang akan menjadi soundtrack pertunjukan stand-up spesial tersebut.

Keputusan untuk kembali ke panggung musik ini bukan sekadar nostalgia, tetapi dorongan mendalam untuk merespons kondisi politik di Indonesia. Dalam catatan sejarah, Pandji sudah sering mengkritik keadaan sosial melalui musiknya, mulai dari album pertamanya, *Provocative Proactive* (2008), hingga album *32* (2012) yang sangat kental dengan nuansa politik.

Kolaborasi dengan produser lama, Wizzow, menghasilkan lirik yang ditulis dalam waktu singkat selama perjalanan dari Jakarta ke New York. Ketajaman liriknya kini kembali mewarnai karyanya, membahas isu-isu sosial politik terkini dan menyoroti figur-figur penting seperti Presiden Jokowi dan Prabowo.

Dalam single “Mens Rea”, Pandji juga menyisipkan elemen name-dropping yang membuat liriknya semakin menarik dan bermakna. Ia mengangkat kembali jargon “Rakyat Bersatu Tak Bisa Dikalahkan”, yang menggugah memori akan gerakan mahasiswa di tahun ’98, menegaskan pentingnya persatuan di tengah ketidakpastian politik.

Tur “Mens Rea Stand-Up Comedy Special Show” akan digelar di sepuluh kota, dimulai dari Bogor dan berakhir di Indonesia Arena, Jakarta. Ini adalah perayaan 14 tahun perjalanan Pandji di dunia komedi, sekaligus momen untuk menyebarkan pesan melalui musik dan stand-up.

Dengan segala upaya yang dilakukan, Pandji berharap single ini tidak hanya menjadi pembuka untuk kembalinya dirinya ke dunia rap, tetapi juga menjangkau pendengar yang merindukan suara kritis dalam musik Indonesia. Dalam setiap penampilannya, ia ingin mengajak publik merenungkan keadaan sosial politik yang ada, sekaligus merayakan kebangkitan musik yang penuh makna. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026
Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

February 22, 2026
Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

February 8, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In