• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Monday, March 2, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

Peningkatan Tren Belanja Musim Liburan di Asia Pasifik: Peluang dan Tantangan bagi UKM

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
November 26, 2024
in Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Musim liburan selalu menjadi waktu yang ditunggu-tunggu oleh para pelaku bisnis. Tahun ini, kawasan Asia Pasifik menunjukkan tren positif dalam belanja musim liburan, dan survei terbaru dari perusahaan transportasi ekspres terbesar di dunia, FedEx, mengungkapkan sejumlah peluang menarik bagi usaha kecil dan menengah (UKM). Survei yang dilakukan pada Oktober 2024 ini melibatkan 200 UKM dan 300 konsumen dari 12 negara di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia, dan menyoroti berbagai faktor yang mendorong perilaku belanja konsumen serta peluang bagi UKM untuk berkembang.

Hasil survei menunjukkan bahwa 70% UKM di Asia Pasifik memperkirakan akan ada peningkatan penjualan pada musim liburan kali ini, dengan hampir 80% dari mereka berharap pertumbuhan tersebut akan datang dari pasar Asia, khususnya Asia Tenggara. Ini sejalan dengan tren pesatnya e-commerce di kawasan tersebut, yang diperkirakan akan tumbuh dua digit pada 2024, didorong oleh semakin tingginya adopsi digital dan perdagangan lintas batas. Bahkan, perdagangan intra-Asia diproyeksikan akan melampaui angka US$ 13,5 triliun pada 2030.

RelatedPosts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

Dalam survei tersebut, lebih dari setengah konsumen (57%) mengungkapkan bahwa mereka lebih memilih berbelanja melalui platform e-commerce. Diskon besar dan promosi menarik menjadi pendorong utama, dengan 70% konsumen tertarik untuk membeli karena tawaran-tawaran tersebut. Pengiriman gratis juga menjadi salah satu faktor penting yang mendorong keputusan pembelian konsumen. Selain itu, konsumen kini semakin menuntut praktik berkelanjutan dari bisnis, dengan banyak yang bersedia membayar lebih untuk kemasan ramah lingkungan.

Kawal Preet, Presiden FedEx Asia Pasifik, menekankan pentingnya para UKM untuk mempersiapkan diri menyambut musim belanja ini. “Melalui jaringan luas FedEx dan solusi digital yang inovatif, kami memberikan dukungan kepada UKM untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang luar biasa, menyederhanakan pengiriman, dan mendorong pertumbuhan bisnis di tengah pasar yang kompetitif,” katanya.

E-commerce telah menjadi pusat perbelanjaan utama di Asia Pasifik, dengan 87% UKM menggunakan platform online untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. Selama musim liburan, acara belanja online seperti 11.11 dan 12.12 menjadi momen penting yang mendongkrak penjualan. Oleh karena itu, UKM perlu memanfaatkan inovasi seperti penawaran yang dipersonalisasi dan promosi di media sosial untuk menarik perhatian konsumen. Selain itu, pengiriman yang cepat dan dapat diandalkan sangat penting untuk memenuhi harapan konsumen yang semakin tinggi.

FedEx menyediakan berbagai solusi e-commerce yang memudahkan UKM dalam mengelola pengiriman, termasuk integrasi dengan platform besar seperti Shopify dan BigCommerce. Dengan platform seperti ini, penjual dapat mengirim dan mengelola pesanan secara langsung tanpa hambatan, sangat penting terutama selama musim liburan yang sibuk.

Tidak hanya promosi yang besar, layanan pengiriman juga memainkan peran penting dalam pengalaman belanja. Menurut survei, 65% konsumen merasa lebih termotivasi untuk membeli jika ada opsi pengiriman gratis, dan 60% mengharapkan pesanan mereka tiba dalam waktu dua hingga tiga hari kerja. FedEx hadir dengan solusi pengiriman internasional yang hemat biaya, seperti FedEx® International Connect Plus (FICP), yang mengirimkan paket dalam waktu satu hingga tiga hari kerja.

FedEx juga mempermudah proses pengiriman dengan menyediakan lebih dari 260.000 loker pintar di seluruh Asia Pasifik, yang memungkinkan konsumen mengambil paket dengan aman bahkan saat mereka tidak berada di rumah. Layanan ini, dilengkapi dengan pelacakan digital dan opsi pengiriman yang dapat disesuaikan, memberikan kepastian dan kenyamanan kepada konsumen.

Aspek keberlanjutan kini semakin penting bagi konsumen. Sebanyak 77% pembeli mengaku bersedia membayar lebih untuk kemasan ramah lingkungan. Hal ini menunjukkan bahwa UKM yang mengadopsi praktik berkelanjutan dapat membangun loyalitas merek yang lebih kuat. FedEx juga menawarkan alat seperti FedEx® Sustainability Insights, yang membantu bisnis mengukur jejak karbon mereka dan membuat pelaporan emisi lebih transparan dan mudah diakses.

Musim liburan di Asia Pasifik membawa peluang besar bagi UKM untuk memaksimalkan penjualan, terutama melalui e-commerce. Dengan dukungan solusi digital dan pengiriman yang cepat dan terpercaya, bisnis-bisnis ini dapat memanfaatkan momentum belanja untuk tumbuh pesat. Ditambah dengan pentingnya keberlanjutan, UKM yang dapat beradaptasi dengan tren ini berpotensi memperoleh keuntungan besar, tidak hanya dari segi penjualan, tetapi juga loyalitas pelanggan yang semakin mengutamakan praktik ramah lingkungan. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026
Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

February 22, 2026
Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

February 8, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In