• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Monday, March 2, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

Panduan Keamanan Siber AC Ventures dan PwC Indonesia: Langkah Penting Bagi Bisnis di Tengah Ancaman Digital yang Meningkat

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
November 28, 2024
in Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, ancaman siber kini menjadi tantangan besar yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan, terutama startup dan bisnis yang sedang berkembang. Menyadari pentingnya hal ini, AC Ventures, perusahaan modal ventura terkemuka di Asia Tenggara, bersama PwC Indonesia meluncurkan sebuah panduan komprehensif bertajuk “Cybersecurity Playbook for Startups”. Panduan ini hadir untuk memberikan wawasan dan strategi bagi pengusaha dalam memperkuat pertahanan digital mereka, khususnya terkait dengan ancaman siber yang terus berkembang, seperti serangan ransomware, pelanggaran data berbasis cloud, dan potensi kerentanannya yang ditimbulkan oleh teknologi baru seperti Generative AI (GenAI) dan quantum computing.

Menurut data terbaru dari PwC, pelanggaran data tunggal dapat menelan biaya lebih dari US$ 1 juta untuk penanganannya. Ancaman siber yang paling dikhawatirkan oleh para eksekutif saat ini meliputi pelanggaran data yang terkait dengan cloud, hack-and-leak, pelanggaran oleh pihak ketiga, serangan terhadap produk terkoneksi, dan ransomware. Sebuah survei PwC juga mengungkapkan bahwa 36% perusahaan mengalami biaya lebih dari US$ 1 juta akibat pelanggaran data, meningkat signifikan dari 27% pada tahun 2023. Hal ini semakin mendorong 49% direktur perusahaan untuk menyebutkan bahwa keamanan siber kini menjadi tantangan terbesar dalam pengelolaan risiko perusahaan.

RelatedPosts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

Meski menjadi aspek yang sangat penting, banyak perusahaan masih kurang memprioritaskan keamanan siber. Sebagian besar pengusaha dan tim manajemen lebih terfokus pada operasional inti bisnis daripada pada perlindungan data dan aset digital mereka. Padahal, kelalaian dalam hal ini bisa berakibat fatal. Subianto, Chief Digital and Technology Officer PwC Indonesia, menjelaskan bahwa hanya 27% organisasi di Indonesia yang secara rutin memantau dan mengantisipasi potensi risiko siber di masa depan. Bahkan, hanya 15% perusahaan yang mengalokasikan anggaran yang memadai untuk menangani ancaman utama ini.

Panduan yang diluncurkan oleh AC Ventures dan PwC Indonesia ini bertujuan untuk menjembatani kekurangan pengetahuan di kalangan pengusaha dan founder startup mengenai pentingnya ketahanan siber. Dirancang dengan pendekatan yang praktis dan mudah dipahami, panduan ini memberikan wawasan yang bisa langsung diterapkan untuk memperkuat pertahanan siber perusahaan. Beberapa topik yang dibahas dalam panduan ini antara lain:

  • Pemahaman Ancaman Siber yang Umum: Meliputi pelanggaran data, ransomware, dan ancaman terkait cloud.
  • Pentingnya Prinsip Keamanan Siber: Seperti konsep CIA (Confidentiality, Integrity, and Availability) yang akan membantu tim manajemen mengelola aset informasi dengan lebih efektif.
  • Pengembangan Strategi Keamanan Siber yang Disesuaikan: Dengan tantangan spesifik yang dihadapi oleh perusahaan yang sedang berkembang.
  • Perencanaan Respons Insiden: Untuk meminimalkan dampak dari insiden siber dan memastikan perusahaan tetap patuh terhadap regulasi yang berlaku.
  • Pemanfaatan Teknologi GenAI: Sebagai alat untuk memperkuat deteksi ancaman dan analisis intelijen, serta mengembangkan pengendalian adaptif dalam menghadapi serangan siber.

Panduan ini tidak hanya memberikan langkah-langkah praktis, tetapi juga menggarisbawahi pentingnya penerapan teknologi mutakhir seperti GenAI dalam mengamankan aset digital. Dengan potensi GenAI yang semakin besar, AC Ventures dan PwC Indonesia berkomitmen untuk terus memperbarui panduan ini seiring dengan munculnya ancaman baru dan perkembangan teknologi.

Pandu Sjahrir, Founding Partner AC Ventures, menyatakan, “Kami menyadari bahwa dengan pesatnya perkembangan teknologi digital, terutama GenAI, muncul pula tantangan baru yang mengancam perusahaan-perusahaan yang sedang berkembang. Melalui panduan ini dan sumber daya lainnya, kami ingin memberdayakan bisnis untuk tidak hanya bertahan dari potensi serangan siber, tetapi juga membangun fondasi keamanan yang kokoh yang bisa berkembang seiring dengan pertumbuhannya.”

Dengan berbagai ancaman siber yang semakin kompleks, langkah-langkah pencegahan dan kesiapan menghadapi potensi risiko menjadi semakin penting. Panduan ini menjadi alat yang berharga bagi para founder startup dan pemimpin perusahaan untuk memastikan kelangsungan bisnis mereka di tengah landscape digital yang penuh tantangan. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026
Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

February 22, 2026
Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

February 8, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In