• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Sunday, June 14, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

Haruskah Karpidul Menyerah pada Pilihan Selain “YA” di Akun SSCN?

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
January 13, 2025
in Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Cerita : Karpidol Anak Medan

Makronesia.id – Rentetan cerita Karpidul terasa seperti tak ada habisnya. Dari pendaftaran PPPK, ujian, pengumuman, hingga verifikasi berkas—semua itu seakan membentuk perjalanan panjang yang tak pernah ia duga.

RelatedPosts

Budi Alimuddin : Media dan Public Relations Eksperts!

PENAWARAN IKLAN

“Bangunlah Jiwanya: Kebangkitan yang Kita Nyanyikan tapi Lupa Menjalani”

Hari demi hari, Karpidul terus tenggelam dalam harapan yang terkadang terasa jauh, seperti melayang di atas angin.

Di suatu sore yang sunyi, ia duduk termenung di teras, memegang secangkir kopi yang sudah lama dingin, di tangan kirinya sebatang rokok yang mulai habis terbakar.

Baca juga : Pemberkasan Dengan “Orang Dalam”, Tapi Tak Terlalu Dalam

Pikiran-pikiran itu berputar-putar, membawa kembali kenangan masa lalu yang ia coba lupakan. Dalam kesunyian itu, ia teringat kata-kata ayahnya yang dulu pernah mengingatkannya dengan penuh kebijaksanaan:

“Ada ongkos untuk setiap impian. Kalau belum terwujud, mungkin ongkosnya yang kurang.”

Ayahnya selalu berbicara tentang ‘ongkos’—sesuatu yang tak pernah mudah didapatkan. Ada orang yang memiliki bohir, yang bisa dengan tenang mengejar impiannya tanpa memikirkan biaya yang harus dikeluarkan.

Baca juga : Dari ASN Jadi Zombie : Kisah Karpidol dan Ramuan Tetangga

Namun, bagi Karpidul, impian itu harus diperjuangkan, bukan hanya dengan usaha tapi juga dengan pengorbanan.

“Ada juga orang yang harus berjuang cari ongkos sendiri, membagi diri di antara pekerjaan dan mimpi-mimpi mereka,” ayahnya melanjutkan.

“Ada yang harus berhenti sejenak, mengumpulkan ongkos agar bisa melanjutkan perjalanan. Lambat, memang, tapi mereka yakin akan sampai.”

Baca juga : Ujian PPPK dan Gelas Pecah di Pagi Hari

Karpidul menelan pahitnya kata-kata itu. Terkadang, impian terasa begitu jauh, begitu mahal untuk diraih. Namun, ada saat-saat di mana ia merasa seolah harus berhenti sejenak. Bukan karena ia menyerah, tapi karena ia tahu bahwa setiap langkah perlu diukur, agar tak terjatuh terlalu jauh.

Tiba-tiba, jam menunjukkan pukul 4.10 pagi. Ia terbangun dari lamunan panjangnya. Dengan langkah yang tak tentu arah, ia masuk ke dalam rumah, menuju tempat tidurnya yang telah menunggu.

Di sebelah kiri, terlihat sosok perempuan yang selalu sabar menemaninya, dalam suka maupun duka. Ia menatap dengan penuh rasa terima kasih.

Di sebelah kanan, dua anaknya yang lelap tidur, tersenyum seolah sedang bermimpi tentang petualangan seru yang tak terbatas—Bakk, naik Rubicon di jalanan terbuka, rambut mereka tergerai diterpa angin, berdiri pada SunRoof Rubicon begitu bebas dan penuh harapan.

“Bismika Allahumma Ahya Wa Ammut,” ucap Karpidul pelan, membiarkan doanya mengalir. Matanya terpejam, namun hatinya masih berharap, pada hari esok yang penuh kemungkinan.

Pada keajaiban yang mungkin datang, pada pilihan “YA” yang mungkin akan membawa harapan-harapan itu terwujud.

ShareTweetPin

Related Posts

Budi Alimuddin : Media dan Public Relations Eksperts!

June 13, 2026
PENAWARAN IKLAN

PENAWARAN IKLAN

June 13, 2026

“Bangunlah Jiwanya: Kebangkitan yang Kita Nyanyikan tapi Lupa Menjalani”

May 20, 2026
“Garuda di Dadaku” Balik Lagi, Tapi Kini Rasanya Lebih Ngena ke Anak Muda yang Lagi Cari Mimpi

“Garuda di Dadaku” Balik Lagi, Tapi Kini Rasanya Lebih Ngena ke Anak Muda yang Lagi Cari Mimpi

May 18, 2026
Wajah Tanpa Nama di Ruang Sidang

Wajah Tanpa Nama di Ruang Sidang

May 12, 2026
Film “Semua Akan Baik-Baik Saja” Tayang 13 Mei 2026 — Drama Keluarga Terbaru Baim Wong Dibintangi Reza Rahadian & Christine Hakim

Film “Semua Akan Baik-Baik Saja” Tayang 13 Mei 2026 — Drama Keluarga Terbaru Baim Wong Dibintangi Reza Rahadian & Christine Hakim

May 11, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In