BRI Finance Dukung Pengelolaan Limbah dan Pendidikan Berkelanjutan Melalui Program TJSL

Feature27 Dilihat

 

Makronesia.id, Jakarta – Masalah limbah masih menjadi salah satu tantangan besar di Indonesia. Meski pemerintah telah berupaya melalui program pengelolaan sampah dan regulasi limbah industri, diperlukan sinergi antara pemerintah, industri, dan masyarakat untuk mencapai pengelolaan limbah yang lebih baik dan berkelanjutan.

Salah satu langkah nyata datang dari PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance), yang aktif menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Tidak hanya fokus pada lingkungan, TJSL BRI Finance juga menyoroti aspek etika, filantropi, dan ekonomi, membantu pembangunan berkelanjutan dengan mengurangi dampak negatif operasional perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat.

Dalam aksi terbaru mereka, BRI Finance memberikan 49 meja tulis layak pakai kepada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Himmata, Jakarta Utara. Program ini bertujuan mendukung pendidikan sekaligus memanfaatkan kembali sumber daya, sehingga limbah yang berpotensi mencemari lingkungan dapat dikurangi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Yayasan PKBM Himmata, H. Sarkono, Kepala Sekolah PKBM Himmata, Hermansyah, dan Head of Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani.

“Inisiatif ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujar Aditia Fakhri Ramadhani. “Kami percaya bahwa barang bekas dapat memiliki dampak besar jika digunakan di tempat yang tepat. Dengan cara ini, kami berharap bisa memberikan kontribusi positif, baik bagi pendidikan maupun lingkungan.”

Hermansyah, Kepala Sekolah PKBM Himmata, menyampaikan apresiasinya. “Kami sangat berterima kasih kepada BRI Finance atas bantuan fasilitas ini. Meja-meja ini sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Kami juga berharap kolaborasi dengan BRI Finance terus berlanjut di masa depan.”

Kegiatan ini bukan hanya soal pemberian fasilitas pendidikan. Lebih dari itu, BRI Finance ingin menunjukkan bagaimana gaya hidup berkelanjutan bisa dilakukan dengan mengurangi limbah, memanfaatkan kembali sumber daya, serta mendukung komunitas lokal.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menegaskan pentingnya transformasi bisnis yang memperhatikan keberlanjutan. “Melalui program ini, kami berupaya menciptakan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menjalankan bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.”

Pemberian meja tulis ini menjadi simbol bahwa limbah tidak selalu berakhir di tempat pembuangan. Dengan sentuhan inovasi dan kepedulian, limbah dapat diubah menjadi aset berharga yang mendukung pendidikan, membantu komunitas, sekaligus menjaga lingkungan.

BRI Finance berkomitmen untuk terus berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan dengan menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat. Harapannya, inisiatif seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi industri lain untuk turut serta dalam mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan inklusif. (EHS-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *