• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Sunday, March 1, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Harga Bitcoin Dekati 1 Miliar, Reku: Saatnya Diversifikasi ke Aset Kripto

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
February 29, 2024
in Ekonomi, headline, Mikro, Nasional, Opini
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Lonjakan harga Bitcoin, aset kripto paling populer, terus mencatat kenaikan yang signifikan. Menurut data CoinMarketCap, Bitcoin melonjak hingga mencapai level US$58 ribu atau setara dengan Rp 992 juta, mendekati angka Rp 1 Miliar pada hari Rabu, 28 Februari 2024, pukul 15.00 WIB. Kenaikan ini memunculkan minat baru investor untuk mempertimbangkan diversifikasi ke dalam aset kripto.

Salah satu pendorong kenaikan harga Bitcoin adalah masuknya dana bersih sebesar US$6,1 miliar ke berbagai ETF Bitcoin Spot yang diperdagangkan di Amerika Serikat sejak 11 Januari 2024. Volume perdagangan ETF Bitcoin Spot juga mencapai puncak baru sebesar $2,4 miliar pada 26 Februari, menunjukkan minat signifikan dari pasar.

RelatedPosts

Ramadan 2026 dan Hari Peduli Sampah Nasional: Tren Pilah Sampah Jadi Gaya Hidup Baru Masyarakat

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Faktor lain yang berkontribusi adalah langkah MicroStrategy, perusahaan perangkat lunak, yang baru-baru ini membeli sekitar 3.000 token Bitcoin, menjadikan total kepemilikannya mencapai sekitar US$10 miliar. Fahmi Almuttaqin, Crypto Analyst Reku, menyatakan bahwa sentimen positif dari kedua faktor tersebut mencerminkan peningkatan minat investor, terutama investor tradisional AS, terhadap Bitcoin.

“Harga Bitcoin saat ini hanya terpaut $10 ribu dari All-Time High (ATH) sebelumnya. Beberapa indikator, seperti Realized HODL Ratio (RHODL) dan indikator Stock-to-Flow, menunjukkan potensi berlanjutnya tren bullish yang terjadi. Dengan begitu, kemungkinan Bitcoin akan mencetak ATH baru masih sangat terbuka,” jelas Fahmi.

Melihat tren positif, kondisi saat ini dianggap sebagai momentum bagi investor yang ingin mempertimbangkan diversifikasi investasi ke dalam aset kripto. Fahmi menyatakan, “Kondisi ini bisa membuka prospek bagi investor baru yang ingin memulai perjalanan investasi mereka. Performa Bitcoin menunjukkan bahwa instrumen aset kripto bukan hanya dapat dimanfaatkan sebagai pelengkap, namun juga sebagai opsi diversifikasi untuk mengoptimalkan potensi return.”

Meskipun demikian, Fahmi menekankan bahwa investor perlu bijak dan cermat, terus memantau kondisi pasar, dan menyesuaikan strategi investasi mereka. Reku berkomitmen untuk menyediakan analisis pasar real-time dan akurat melalui Learning Hub yang dapat diakses di aplikasi dan situs web mereka.

“Momentum bullish di Bitcoin ini juga diharapkan dapat memberikan gambaran bagi investor untuk menyusun kembali strategi investasinya. Investor tetap dihimbau untuk tetap mempertimbangkan seluruh keputusan investasi dengan riset mendalam dan pertimbangan yang bijak, serta tentunya menggunakan uang dingin untuk berinvestasi,” tambah Fahmi. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026 dan Hari Peduli Sampah Nasional: Tren Pilah Sampah Jadi Gaya Hidup Baru Masyarakat

Ramadan 2026 dan Hari Peduli Sampah Nasional: Tren Pilah Sampah Jadi Gaya Hidup Baru Masyarakat

February 27, 2026
“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

February 27, 2026
Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In