• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Friday, March 27, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

Harga Bitcoin Merosot: Sentimen Pasar Memburuk, Likuidasi Capai $694 Juta

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
January 9, 2025
in Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Harga Bitcoin (BTC) terus mengalami tekanan hebat, diperdagangkan di bawah level $95.000 atau sekitar Rp1,5 miliar pada Kamis (9/1). Penurunan lebih dari 5% sehari sebelumnya memicu aksi jual besar-besaran di pasar kripto, menghasilkan gelombang likuidasi dengan total mencapai $694,11 juta dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data dari CoinGlass, $125 juta dari total likuidasi tersebut berasal dari Bitcoin, menunjukkan besarnya tekanan jual terhadap aset kripto terbesar ini.

Data dari CryptoQuant mengungkapkan bahwa Net Taker Volume Bitcoin di Binance berbalik tajam menjadi negatif, dengan puncaknya mencapai -$325 juta pada Selasa. Angka ini merupakan rekor tertinggi sepanjang tahun 2025, mencerminkan dominasi tekanan jual di pasar. Tekanan ini diperburuk oleh data ekonomi AS yang mengecewakan, termasuk Indeks Manufaktur ISM dan data lowongan pekerjaan (JOLTs).

RelatedPosts

Bukan Kolak atau Gorengan, Takjil Ini Mendadak Ramai Dibagikan di Masjid Saat Ramadan

Ramadan 2026: Ajaib Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Panti, Tegaskan Komitmen Sosial Perusahaan

Hari Perempuan Internasional 2026: Hitachi Vantara Soroti Pentingnya Membuka Jalan Kepemimpinan bagi Perempuan di Industri Teknologi

Rasio long-to-short Bitcoin menurut CoinGlass mencatat angka 0,89, terendah dalam sebulan terakhir. Angka ini mengindikasikan bahwa lebih banyak trader bertaruh pada penurunan harga BTC dibandingkan kenaikannya. Selain itu, minat institusional terhadap BTC juga menurun. Arus masuk bersih ETF spot Bitcoin hanya mencapai $52,40 juta pada Selasa, jauh lebih kecil dibandingkan $978,60 juta sehari sebelumnya.

Menurut Fyqieh Fachrur, trader Tokocrypto, sentimen bearish ini mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap risiko yang semakin besar. “Tekanan jual yang terus meningkat menunjukkan bahwa pelaku pasar mulai mempertimbangkan risiko lebih serius di tengah ketidakpastian ekonomi global. Namun, level kunci seperti $92.493 tetap menjadi acuan penting untuk memantau potensi pembalikan arah harga,” ujarnya.

Kondisi pasar tenaga kerja AS turut memengaruhi sentimen pasar kripto. Klaim pengangguran awal turun menjadi 201 ribu pada minggu yang berakhir 4 Januari, terendah sejak Januari 2024. Pasar tenaga kerja yang lebih ketat dapat mendorong pertumbuhan upah, meningkatkan belanja konsumen, dan memicu inflasi. Hal ini mendukung ekspektasi kebijakan suku bunga Federal Reserve yang lebih agresif, yang pada akhirnya memberikan tekanan tambahan pada pasar aset berisiko seperti Bitcoin.

Imbal hasil Treasury AS 10 tahun yang naik ke level 4,730% mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap jalur suku bunga Fed. Kebijakan moneter yang lebih ketat ini diperkirakan dapat menahan harga BTC di bawah level psikologis $100.000.

Secara teknikal, Bitcoin menunjukkan momentum bearish. Indeks Relative Strength Index (RSI) harian berada di level 47, di bawah level netral 50. Jika tekanan jual terus berlanjut, harga BTC dapat menguji level support $92.493, yang ditarik dari rendah November $66.835 hingga tinggi Desember $108.353.

Namun, peluang pemulihan tetap ada. “Jika Bitcoin mampu menutup perdagangan di atas $100.000, maka potensi untuk menguji kembali level tertinggi sepanjang masa di $108.353 masih terbuka,” jelas Fyqieh.

Dengan sentimen pasar yang bearish, pelaku pasar disarankan untuk tetap waspada dan memantau indikator penting seperti data pasar tenaga kerja, arus masuk ETF, serta keputusan kebijakan moneter Fed. Strategi kebijakan seperti Strategic Bitcoin Reserve juga dapat memberikan dampak signifikan pada pergerakan harga BTC di masa depan.

Di tengah volatilitas pasar, pelaku pasar diingatkan untuk berhati-hati dan mempertimbangkan risiko dengan cermat. Masa depan Bitcoin masih sangat bergantung pada perkembangan ekonomi global dan respons pasar terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve di semester pertama 2025. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Bukan Kolak atau Gorengan, Takjil Ini Mendadak Ramai Dibagikan di Masjid Saat Ramadan

Bukan Kolak atau Gorengan, Takjil Ini Mendadak Ramai Dibagikan di Masjid Saat Ramadan

March 16, 2026
Ramadan 2026: Ajaib Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Panti, Tegaskan Komitmen Sosial Perusahaan

Ramadan 2026: Ajaib Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Panti, Tegaskan Komitmen Sosial Perusahaan

March 12, 2026
Hari Perempuan Internasional 2026: Hitachi Vantara Soroti Pentingnya Membuka Jalan Kepemimpinan bagi Perempuan di Industri Teknologi

Hari Perempuan Internasional 2026: Hitachi Vantara Soroti Pentingnya Membuka Jalan Kepemimpinan bagi Perempuan di Industri Teknologi

March 16, 2026
Imlek 2026 dan Peta Baru Wisata Domestik: Ketika Batam Mencuri Perhatian

Imlek 2026 dan Peta Baru Wisata Domestik: Ketika Batam Mencuri Perhatian

March 23, 2026
Duduk Berjam-jam di Mobil Saat Mudik? Begini Cara Menyiapkan Tubuh Agar Tetap Fit

Duduk Berjam-jam di Mobil Saat Mudik? Begini Cara Menyiapkan Tubuh Agar Tetap Fit

March 10, 2026
Saat Ramadan Mengetuk Pintu, Likuiditas Jadi Kunci: BRI Finance Tawarkan Solusi Dana Tunai Jelang Mudik

Saat Ramadan Mengetuk Pintu, Likuiditas Jadi Kunci: BRI Finance Tawarkan Solusi Dana Tunai Jelang Mudik

March 3, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Agar Mobil Nggak Ngambek Saat Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In