• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Thursday, March 26, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

IHSG Bangkit, Pasar Kripto Jadi Pilihan di Tengah Gejolak Ekonomi

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
March 21, 2025
in Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Pergerakan pasar saham Indonesia, yang tercermin dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), kembali menunjukkan dinamika yang cukup dramatis. Setelah sempat terjadi trading halt pada 18 Maret 2025—ketika IHSG anjlok lebih dari 5% ke level 6.076,08—pasar berhasil bangkit kembali ke zona hijau berkat penguatan nilai tukar rupiah. Namun, peristiwa tersebut menimbulkan kekhawatiran dan sekaligus membuka peluang bagi investor untuk mencari alternatif investasi yang lebih stabil.

Dinamika Pasar yang Menggugah Kesadaran Investasi

RelatedPosts

Bukan Kolak atau Gorengan, Takjil Ini Mendadak Ramai Dibagikan di Masjid Saat Ramadan

Ramadan 2026: Ajaib Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Panti, Tegaskan Komitmen Sosial Perusahaan

Hari Perempuan Internasional 2026: Hitachi Vantara Soroti Pentingnya Membuka Jalan Kepemimpinan bagi Perempuan di Industri Teknologi

Bagi banyak pelaku pasar, penurunan IHSG yang signifikan ini tidak hanya mencerminkan fluktuasi di bursa saham, melainkan juga menggambarkan kondisi ekonomi nasional. “IHSG merupakan indikator utama yang mencerminkan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia, serta menjadi barometer stabilitas ekonomi secara keseluruhan,” ungkap Wan Iqbal, CMO Tokocrypto. Menurutnya, pergerakan 5% di IHSG—yang terdiri dari saham-saham perusahaan terbaik di tanah air—pasti akan berdampak besar dibandingkan dengan fluktuasi yang sering terjadi pada aset safe haven seperti Bitcoin, di mana penurunan 5-10% dalam sehari adalah hal yang biasa.

Kripto: Alternatif Diversifikasi di Tengah Ketidakpastian

Seiring dengan upaya pasar untuk memulihkan kepercayaan, banyak investor kini beralih ke aset kripto sebagai alternatif diversifikasi portofolio. Di tengah gejolak saham, aset digital, khususnya stablecoin dan Bitcoin yang memiliki fundamental kuat, menawarkan peluang investasi dengan risiko yang relatif lebih terukur. “Investor baru di pasar kripto cenderung memulai dengan aset yang lebih aman, seperti stablecoin, sebelum kemudian memperluas portofolionya ke aset dengan volatilitas yang lebih tinggi,” tambah Iqbal.

Keunggulan aset kripto juga terlihat dari pertumbuhan transaksi dan pajak yang signifikan. Data dari Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menunjukkan penerimaan pajak dari transaksi aset kripto mencapai Rp1,21 triliun hingga Februari 2025. Angka ini merupakan lonjakan yang mencerminkan pertumbuhan pesat transaksi digital—dari Rp246,45 miliar pada 2022, Rp220,83 miliar pada 2023, Rp620,4 miliar pada 2024, hingga Rp126,39 miliar pada awal 2025.

Selain itu, nilai perdagangan aset kripto di Indonesia mengalami lonjakan. Pada Januari 2025, tercatat nilai transaksi mencapai Rp44,07 triliun, naik 104,31% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menganggap peningkatan ini sebagai indikator stabilitas pasar serta adanya kepercayaan investor yang tetap terjaga meski di tengah tekanan pasar saham.

Membangun Portofolio yang Tangguh di Era Ketidakpastian

Wan Iqbal mengajak para investor untuk tidak menghindari investasi sama sekali ketika pasar saham mengalami tekanan. “Diversifikasi ke aset lain seperti kripto dapat menjadi strategi untuk mengurangi risiko dan menjaga stabilitas portofolio,” pungkasnya. Ia menekankan pentingnya strategi investasi jangka panjang di mana diversifikasi tidak hanya mengandalkan saham, melainkan juga mencakup aset digital yang mampu menawarkan perlindungan saat terjadi gejolak ekonomi.

Sementara itu, kondisi makro yang terus berubah—dari fluktuasi nilai tukar rupiah hingga tekanan ekonomi global—menyiratkan bahwa strategi investasi yang adaptif dan terdiversifikasi menjadi semakin krusial. Dengan pertumbuhan positif yang terus berlanjut di pasar kripto, para investor diharapkan dapat mengambil peluang yang ada untuk mengoptimalkan portofolio mereka, serta menyeimbangkan risiko dengan potensi keuntungan yang lebih stabil.

Menatap Masa Depan Investasi di Indonesia

Kondisi pasar saham yang dinamis dan pertumbuhan pesat aset kripto menggarisbawahi betapa pentingnya inovasi serta edukasi investasi di kalangan masyarakat. Dengan dukungan teknologi keuangan dan peningkatan literasi investasi, diharapkan perekonomian Indonesia dapat berkembang secara berkelanjutan, memberikan peluang yang lebih luas bagi para investor untuk menciptakan portofolio yang tangguh dan adaptif di era digital.

Melalui dinamika pasar yang terus berubah, pesan yang disampaikan oleh para ahli seperti Wan Iqbal adalah agar investor tetap tenang, memahami risiko, dan mengambil langkah strategis yang terukur. Dengan begitu, diversifikasi investasi tidak hanya menjadi alat untuk melindungi nilai aset, tetapi juga sebagai kunci untuk meraih peluang baru di tengah ketidakpastian ekonomi global. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Bukan Kolak atau Gorengan, Takjil Ini Mendadak Ramai Dibagikan di Masjid Saat Ramadan

Bukan Kolak atau Gorengan, Takjil Ini Mendadak Ramai Dibagikan di Masjid Saat Ramadan

March 16, 2026
Ramadan 2026: Ajaib Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Panti, Tegaskan Komitmen Sosial Perusahaan

Ramadan 2026: Ajaib Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Panti, Tegaskan Komitmen Sosial Perusahaan

March 12, 2026
Hari Perempuan Internasional 2026: Hitachi Vantara Soroti Pentingnya Membuka Jalan Kepemimpinan bagi Perempuan di Industri Teknologi

Hari Perempuan Internasional 2026: Hitachi Vantara Soroti Pentingnya Membuka Jalan Kepemimpinan bagi Perempuan di Industri Teknologi

March 16, 2026
Imlek 2026 dan Peta Baru Wisata Domestik: Ketika Batam Mencuri Perhatian

Imlek 2026 dan Peta Baru Wisata Domestik: Ketika Batam Mencuri Perhatian

March 23, 2026
Duduk Berjam-jam di Mobil Saat Mudik? Begini Cara Menyiapkan Tubuh Agar Tetap Fit

Duduk Berjam-jam di Mobil Saat Mudik? Begini Cara Menyiapkan Tubuh Agar Tetap Fit

March 10, 2026
Saat Ramadan Mengetuk Pintu, Likuiditas Jadi Kunci: BRI Finance Tawarkan Solusi Dana Tunai Jelang Mudik

Saat Ramadan Mengetuk Pintu, Likuiditas Jadi Kunci: BRI Finance Tawarkan Solusi Dana Tunai Jelang Mudik

March 3, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Agar Mobil Nggak Ngambek Saat Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In