• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, February 28, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

Inflasi PCE dan Penguatan Dolar AS Jadi Katalis Pasar: Prospek Emas, Bitcoin, dan Saham AS Bertekanan

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
March 28, 2025
in Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Harga emas (XAU/USD) tetap stabil di kisaran $3.019, meskipun pasar menunggu rilis Laporan Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS untuk Februari 2025 yang dijadwalkan keluar besok. Data PCE, yang menjadi acuan utama The Fed dalam menentukan kebijakan suku bunga, diperkirakan akan menunjukkan tekanan inflasi yang masih cukup tinggi. Hal ini berpotensi menunda penurunan suku bunga dan memberikan tekanan pada pasar aset berisiko seperti saham dan aset kripto.

Menurut Analyst Reku, Fahmi Almuttaqin, tren bullish emas masih terlihat kuat berdasarkan pola candlestick dan indikator Moving Average. Ia memproyeksikan harga emas dapat naik hingga mencapai $3.035 jika momentum bullish berlanjut. Namun, jika terjadi reversal, harga emas bisa dikoreksi ke level support terdekat di $3.013.

RelatedPosts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

Di sisi lain, perdagangan saham AS menunjukkan tekanan; Indeks S&P 500 turun lebih dari 1,1%, Dow Jones Industrial Average melemah sekitar 0,4%, dan Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi merosot lebih dari 2%—seiring persiapan Presiden Trump untuk mengumumkan tarif baru pada impor mobil AS. Penguatan Indeks Dolar AS (DXY) selama empat hari terakhir, yang mencapai level tertinggi tiga minggu di 105,00, semakin menekan aset berisiko. Data ekonomi AS yang positif, terutama peningkatan PMI Jasa ke 53,5 dari 51,6, mendukung penguatan dolar, meskipun kenaikan pesanan barang tahan lama turut memberikan sinyal kekuatan ekonomi.

Fahmi menambahkan, “Jika data inflasi PCE ternyata lebih tinggi dari ekspektasi, kemungkinan penguatan dolar akan berlanjut, yang akan menekan harga aset berisiko seperti Bitcoin dan saham AS. Namun, jika inflasi PCE lebih rendah, kita mungkin akan melihat pelonggaran pada dolar dan potensi reli yang mendorong Bitcoin kembali ke level $90.000.”

Dalam konteks investasi, ETF Bitcoin spot terus menunjukkan aliran dana masuk neto positif selama delapan hari berturut-turut, hampir mencapai total $1 miliar, sedangkan ETF Ethereum spot masih mengalami tren netflow negatif selama sembilan hari perdagangan. Fahmi menyarankan bagi investor yang mengutamakan fundamental untuk mengalokasikan dana ke aset crypto dengan kapitalisasi pasar terbesar dan saham AS berperforma tinggi. Fitur Packs di aplikasi Reku, yang dilengkapi dengan sistem Rebalancing otomatis, menjadi alat yang memudahkan diversifikasi dan penyesuaian portofolio sesuai kondisi pasar.

Secara keseluruhan, prospek pasar dalam jangka pendek sangat bergantung pada rilis data PCE inti dan respons pasar terhadap kebijakan tarif baru serta dinamika ekonomi global. Investor pun diimbau untuk tetap waspada dan menyesuaikan strategi investasi mereka, baik melalui diversifikasi maupun dengan memanfaatkan platform digital yang menyediakan kemudahan dalam monitoring dan rebalancing portofolio. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026
Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

February 22, 2026
Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

February 8, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In