• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Thursday, March 26, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

Istilah Bahasa Asing (Arab) dalam Kepengurusan PBNU

Editor by Editor
January 19, 2022
in Feature
0 0
0
Gus Yahya (Ketua PBNU 2022-2027)
Share on FacebookShare on Twitter

Ahmad Zukhri Siregar
Guru Bahasa Arab MAN IC Tapanuli Selatan

Sejak terpilihnya Gus Yahya (KH  Yahya Khalil Staquf) pada Desember lalu 2021 banyak media yang menyoroti kejadian itu karena organisasi yang sudah berdiri sebelum Indonesia merdeka tersebut merupakan diklaim memiliki anggota atau merasa bagian dari NU setengah umat islam di Indonesia.

RelatedPosts

Bukan Kolak atau Gorengan, Takjil Ini Mendadak Ramai Dibagikan di Masjid Saat Ramadan

Ramadan 2026: Ajaib Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Panti, Tegaskan Komitmen Sosial Perusahaan

Hari Perempuan Internasional 2026: Hitachi Vantara Soroti Pentingnya Membuka Jalan Kepemimpinan bagi Perempuan di Industri Teknologi

Pada Rabu, 12 Januari 2022 PBNU memutuskan nama-nama Kepengurusan Periode 2022-2027. Terjadi hal menarik salah satunya masuknya kaum perempuan dalam Kepengurusan, itu merupakan pertama bagi PBNU dan mengundang debatable (perbincangan). Tak kalah menarik juga ada beberapa istilah nama-nama kepengurusan yang dianggap asing sebagian orang yaitu PBNU menggunakan sebagian istilah-istilah bahasa asing (Arab) dalam menempatkan nama kepengurusannya seperti Mustasyar, Syuriyah, Rais, Katib, Aam, A’wan dan Tanfidziyah ini merupakan pertanyaan bagi sebagian orang, apa makna tersebut.

Dalam bahasa tentu ada kaidah yang mengatur/membentuk kata tersebut istilah bahasa arab dinamakan Isytiqoq (Derivasi). Ada 7 (tujuh) kata yang terambil dari bahasa Arab yaitu; 1. Mustasyar terambil dari kata Istasyara’ bermakna meminta petunjuk jadi Mustasyar menjadi orang-orang yang  dimintai petunjuk (pertimbangan), 2. Syuriyah terambil dari kata syawara bermakna musyawarah jadi Syuriyah maksudnya orang-orang yang pengambil keputusan dalam musyawarah terebut seperti legislatif, 3. Rais terambil dari ra’sun bermakna Kepala jadi Rais berbentuk Pelaku dimaksudkan bermakna Ketua, 4. Katib terambil dari kataba bermakna menulis jadi Katib bermakna pelaku artinya orang yang menulis seperti Sekretaris, 5. Aam terambil dari kata ‘Amama bermakna di depan jadi Aam menjadi kata benda yang bermaksud umum dan 6. A’wan terambil dari kata Awn yang artinya bantuan A’wan menjadi jamak maksudnya orang yang membantu, terakhir 7. Tanfidziyah terambil dari kata Naffadza bermakna melaksanakan jadi Tanfidziyah yaitu orang yang melaksanakan harian.

Wallahu alam bisawab

ShareTweetPin

Related Posts

Bukan Kolak atau Gorengan, Takjil Ini Mendadak Ramai Dibagikan di Masjid Saat Ramadan

Bukan Kolak atau Gorengan, Takjil Ini Mendadak Ramai Dibagikan di Masjid Saat Ramadan

March 16, 2026
Ramadan 2026: Ajaib Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Panti, Tegaskan Komitmen Sosial Perusahaan

Ramadan 2026: Ajaib Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Panti, Tegaskan Komitmen Sosial Perusahaan

March 12, 2026
Hari Perempuan Internasional 2026: Hitachi Vantara Soroti Pentingnya Membuka Jalan Kepemimpinan bagi Perempuan di Industri Teknologi

Hari Perempuan Internasional 2026: Hitachi Vantara Soroti Pentingnya Membuka Jalan Kepemimpinan bagi Perempuan di Industri Teknologi

March 16, 2026
Imlek 2026 dan Peta Baru Wisata Domestik: Ketika Batam Mencuri Perhatian

Imlek 2026 dan Peta Baru Wisata Domestik: Ketika Batam Mencuri Perhatian

March 23, 2026
Duduk Berjam-jam di Mobil Saat Mudik? Begini Cara Menyiapkan Tubuh Agar Tetap Fit

Duduk Berjam-jam di Mobil Saat Mudik? Begini Cara Menyiapkan Tubuh Agar Tetap Fit

March 10, 2026
Saat Ramadan Mengetuk Pintu, Likuiditas Jadi Kunci: BRI Finance Tawarkan Solusi Dana Tunai Jelang Mudik

Saat Ramadan Mengetuk Pintu, Likuiditas Jadi Kunci: BRI Finance Tawarkan Solusi Dana Tunai Jelang Mudik

March 3, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Agar Mobil Nggak Ngambek Saat Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In