• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Friday, February 6, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Digital Life

Lonjakan Transaksi Aset Kripto di Indonesia: Tren Positif Meski Tantangan Hadir

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
June 28, 2024
in Digital Life, Ekonomi, headline, Nasional, Opini, Tekno
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Industri aset kripto di Indonesia mencatat pertumbuhan yang signifikan pada Mei 2024, menurut data dari Badan Pengawas Berjangka Perdagangan Komoditi Indonesia (Bappebti). Transaksi kripto mencapai Rp49,82 triliun, mengalami lonjakan mencolok sebesar 506,83% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selama Januari hingga Mei 2024, nilai total transaksi mencapai Rp260,9 triliun, melampaui total transaksi sepanjang tahun 2023 yang hanya mencapai Rp149,3 triliun. Kenaikan ini mencerminkan minat yang semakin tinggi dari masyarakat terhadap investasi di pasar aset kripto di Indonesia.

RelatedPosts

Warga Desak Penutupan Party Station Hotel Kartika One, Polisi Tegaskan Penyelesaian Lewat Jalur Mediasi dan Hukum

Sarasehan Nasional Kupas Arah Baru Penegakan Hukum Menyambut Berlaku KUHP & KUHAP Nasional

Prof.Dr.Dwi Andreas Santosa : Swasembada Pangan Harus Terasa Di Hargai dan Kesejahteraan Rakyat

Yudhono Rawis, Wakil Ketua Umum Asosiasi Blockchain & Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo-ABI), menyambut baik pertumbuhan yang positif ini. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa pasar kripto global saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan kompleks seperti ketidakstabilan situasi makroekonomi global dan kebijakan moneternya yang belum mereda dari The Fed.

“Situasi ini turut memberikan tekanan pada pasar kripto, ditambah dengan pengaruh penurunan arus masuk ETF Bitcoin dari investor institusi di Amerika Serikat,” ujarnya. Meskipun begitu, Yudho tetap optimis dengan pertumbuhan industri kripto di Indonesia, karena minat dan kepercayaan masyarakat terhadap aset kripto terus meningkat.

Pada Mei 2024, jumlah investor kripto di Indonesia mencatat penurunan menjadi 19,75 juta, turun dari 20,16 juta pada April 2024 akibat penyesuaian data setelah penutupan salah satu Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK). Namun demikian, jumlah investor aktif yang bertransaksi mengalami peningkatan signifikan, mencapai 893.541 investor dengan tambahan sebanyak 363.101 investor pada bulan tersebut.

Yudho juga menegaskan komitmen Aspakrindo-ABI dalam mengawal proses penutupan bisnis CPFAK untuk memastikan keamanan dana nasabah. “Kami mendorong agar proses ini diselesaikan dengan transparan dan akuntabel,” tambahnya.

Industri kripto di Indonesia terus beradaptasi dengan kondisi pasar yang dinamis, didukung oleh inovasi teknologi blockchain dan dukungan regulasi yang semakin jelas. Alih pengelolaan aset kripto dari Bappebti ke OJK yang dijadwalkan mulai Januari 2025, sesuai dengan UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, diharapkan dapat membawa berbagai inovasi baru dan pertumbuhan positif bagi industri ini. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Warga Desak Penutupan Party Station Hotel Kartika One, Polisi Tegaskan Penyelesaian Lewat Jalur Mediasi dan Hukum

Warga Desak Penutupan Party Station Hotel Kartika One, Polisi Tegaskan Penyelesaian Lewat Jalur Mediasi dan Hukum

February 3, 2026
Sarasehan Nasional Kupas Arah Baru Penegakan Hukum Menyambut Berlaku KUHP & KUHAP Nasional

Sarasehan Nasional Kupas Arah Baru Penegakan Hukum Menyambut Berlaku KUHP & KUHAP Nasional

February 1, 2026
Prof.Dr.Dwi Andreas Santosa : Swasembada  Pangan Harus Terasa Di Hargai dan Kesejahteraan Rakyat

Prof.Dr.Dwi Andreas Santosa : Swasembada Pangan Harus Terasa Di Hargai dan Kesejahteraan Rakyat

January 26, 2026
BRI Perkuat Ekosistem Layanan Keuangan melalui Sinergi dengan BEI dan Pacific Place

BRI Perkuat Ekosistem Layanan Keuangan melalui Sinergi dengan BEI dan Pacific Place

January 25, 2026
BRI Cabang Sudirman 1 Jalin Kerja Sama dengan PT Visa Service Center

BRI Cabang Sudirman 1 Jalin Kerja Sama dengan PT Visa Service Center

January 23, 2026
BRI KC Rasuna Said Optimalkan Akuisisi Produk melalui CO-Branding BRI X INDOBARCA Jakarta

BRI KC Rasuna Said Optimalkan Akuisisi Produk melalui CO-Branding BRI X INDOBARCA Jakarta

January 21, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In