• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Monday, March 2, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

Mencari Cara Agar Gen Z dan Milenial Tertarik Membeli Rumah

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
November 14, 2024
in Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Kepemilikan rumah selalu menjadi impian, namun bagi Generasi Z dan Milenial, impian tersebut sering terasa sulit dijangkau. Harga properti yang terus merangkak naik, ditambah dengan situasi finansial yang belum stabil, membuat mereka semakin sulit untuk memulai langkah pertama menuju memiliki rumah sendiri.

Nyiayu Chairunnikma, Head of Marketing PT Cemindo Gemilang Tbk, menyebutkan bahwa salah satu faktor utama yang menghambat generasi muda membeli rumah adalah tingginya harga lahan di perkotaan. “Harga tanah yang terus melonjak di kota-kota besar membuat perkembangan properti bergeser ke kawasan sub-urban dan pedesaan. Ini memerlukan inovasi dari industri properti agar bisa menarik perhatian generasi muda,” ungkap Nyiayu.

RelatedPosts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

Tantangan lainnya adalah bagaimana industri properti bisa mengakomodasi gaya hidup generasi muda yang lebih memilih soft living gaya hidup yang sederhana, praktis, dan efisien. Gaya hidup ini banyak dipilih oleh Gen Z yang lebih selektif dalam memilih apa yang penting bagi mereka, serta menghindari hal-hal yang dianggap tidak perlu. “Industri properti harus bisa menyediakan rumah yang menawarkan fleksibilitas dan kepraktisan, dari akses yang mudah, desain rumah yang fungsional, hingga cara membeli rumah yang lebih mudah,” tambahnya.

Bagi generasi muda yang memiliki mobilitas tinggi, lokasi yang strategis lebih penting daripada hanya sekadar berada di pusat kota. Kemudahan akses ke transportasi publik, pusat perbelanjaan, atau ruang kerja bersama (coworking space) menjadi prioritas utama. Lokasi yang mendukung gaya hidup yang aktif dan efisien inilah yang kini dicari oleh Gen Z dan Milenial.

Selain itu, desain rumah yang fungsional juga menjadi kunci. Rumah yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan dan mudah dipersonalisasi sesuai dengan kebutuhan penghuninya sangat menarik bagi generasi muda. “Teknologi juga memainkan peran besar. Rumah yang dapat diintegrasikan dengan teknologi digital, mulai dari sistem otomatisasi hingga koneksi internet yang cepat, sangat penting untuk mendukung gaya hidup modern mereka,” ujar Nyiayu.

Dari sisi pembiayaan, institusi keuangan juga perlu beradaptasi dengan pola pikir generasi muda yang cenderung tidak tertarik menabung dalam jumlah besar untuk tujuan jangka panjang, seperti membeli rumah. Generasi ini lebih memilih skema pembayaran yang lebih fleksibel, seperti rent-to-own atau sewa dengan opsi beli, yang lebih sesuai dengan kemampuan finansial mereka.

Dengan pendekatan yang tepat, baik dari segi desain, aksesibilitas, maupun skema pembiayaan, industri properti memiliki peluang besar untuk menarik perhatian Gen Z dan Milenial. Inovasi dalam menciptakan hunian yang memenuhi kebutuhan mereka dapat menjadi kunci sukses untuk mengatasi tantangan kepemilikan rumah di kalangan generasi muda saat ini. (epan)

ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026
Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

February 22, 2026
Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

February 8, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In