• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, February 28, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Budaya

Menikmati Pesona Alam yang Memukau di Nagari Bungo Andaleh Sumatera Barat

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
August 21, 2023
in Budaya, Ekonomi, Feature, Featured
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, SUMBAR – Setiap daerah pasti memiliki potensi wisata yang bagus dan siap di eksplorasi. Salah satu yang paling menarik adalah Nagari Andaleh, sebuah tempat yang menyajikan pesona alam yang memukau yang terletak di Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat.

Terletak di tengah-tengah alam yang masih asri, Nagari Andaleh menawarkan panorama alam yang luar biasa. Dikelilingi oleh pegunungan hijau disepanjang kawasan, tempat ini memang memberikan kedamaian dan ketenangan bagi siapa pun yang datang berkunjung. Bagi para pencinta alam dan fotografi, momen matahari terbit dan terbenam di sini akan menghasilkan foto-foto yang tak terlupakan. dan lokasi ini berada di bawah pinggang gunung Merapi.

RelatedPosts

Ramadan 2026 dan Hari Peduli Sampah Nasional: Tren Pilah Sampah Jadi Gaya Hidup Baru Masyarakat

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Selain pesona alamnya, Nagari Andaleh juga terkenal dengan tanaman hiasnya, sehingga nagari dijuluki Nagari Bungo (bunga) Andaleh dengan sejuta bunga yang indah menghiasi setiap sudut rumah warga nagari. Julukan tersebut diresmikan pada tahun 2006 oleh pemerintah Sumbar (Dirjen Hortikultura dan Tanaman Hias).

Berawal dari kisah orang Andaleh yang pergi ke hutan untuk mencari kayu bakar, tanpa sengaja ia menemukan sekuntum bunga yang indah dan ia merasa bunga ini memiliki nilai jual. Bunga yang ditemukan bernama Bunga Suket (Platycerium Coronarium). Kemudian, dia mencoba menjual bunga tersebut di pasar. Tak disangka bunga tersebut dijual dengan harga yang cukup tinggi. Setelah itu, orang pergi ke pasar bunga untuk menanamnya di pekarangan mereka. Bunga yang ditanam warga ternyata subur dan indah. Kemudian, ia melihat peluang bisnis dari bunga ini dan mencoba menjualnya di pasar Padang Panjang. Tak disangka, ternyata bunga ini laris manis di pasaran.

Nagari ini kaya akan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang mengelola kekayaan alam menjadikan indah untuk dilihat. Destinasi Nagari Andaleh sudah ada sejak lama dan merupakan usaha masyarakat. Salah satu usaha jual bunga adalah destinasi Nagari Andaleh. Ini adalah salah satu mata pencaharian masyarakat dan disini dengan membantu perekonomian masyarakat di daerah ini. Terdapat banyak Taman yang membudidayakan bunga didaerah ini, mereka biasanya menjual tanaman hias ini keluar daerah. Para pembeli juga banyak yang datang dari luar daerah berkunjung untuk melihat dan membeli bunga yang ada di Nagari Bungo ini.

Tanaman hias yang banyak di cari atau sedang naik di pasaran menurut bapak Sutan Mudo salah satu pemilik usaha tanaman hias sekarang ini adalah jenisan Aglonema Red Sumatera, Kaladium, Anthurium dan jenis Alokasia ujar Muhammad Irvan, Mahasiswa Politeknik Negeri Padang Jurusan Bahasa Inggris yang memiliki kegemaran dalam menulis gubahan lagu-lagu barat. (Bandi)

ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026 dan Hari Peduli Sampah Nasional: Tren Pilah Sampah Jadi Gaya Hidup Baru Masyarakat

Ramadan 2026 dan Hari Peduli Sampah Nasional: Tren Pilah Sampah Jadi Gaya Hidup Baru Masyarakat

February 27, 2026
“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

February 27, 2026
Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In