• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Sunday, April 19, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Budaya

Menikmati Pesona Alam yang Memukau di Nagari Bungo Andaleh Sumatera Barat

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
August 21, 2023
in Budaya, Ekonomi, Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, SUMBAR – Setiap daerah pasti memiliki potensi wisata yang bagus dan siap di eksplorasi. Salah satu yang paling menarik adalah Nagari Andaleh, sebuah tempat yang menyajikan pesona alam yang memukau yang terletak di Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat.

Terletak di tengah-tengah alam yang masih asri, Nagari Andaleh menawarkan panorama alam yang luar biasa. Dikelilingi oleh pegunungan hijau disepanjang kawasan, tempat ini memang memberikan kedamaian dan ketenangan bagi siapa pun yang datang berkunjung. Bagi para pencinta alam dan fotografi, momen matahari terbit dan terbenam di sini akan menghasilkan foto-foto yang tak terlupakan. dan lokasi ini berada di bawah pinggang gunung Merapi.

RelatedPosts

Hotel Tak Lagi Cukup Punya Kamar, PRISM Baca Perubahan—Industri Siap Ikut atau Tertinggal?

Jogja Printing Expo 2026 Perkenalkan Tinta Berbasis Air dan Mesin Hemat Energi

Jogja Food and Beverage Expo 2026 Hadirkan Ekosistem Industri Pangan Terintegrasi

Selain pesona alamnya, Nagari Andaleh juga terkenal dengan tanaman hiasnya, sehingga nagari dijuluki Nagari Bungo (bunga) Andaleh dengan sejuta bunga yang indah menghiasi setiap sudut rumah warga nagari. Julukan tersebut diresmikan pada tahun 2006 oleh pemerintah Sumbar (Dirjen Hortikultura dan Tanaman Hias).

Berawal dari kisah orang Andaleh yang pergi ke hutan untuk mencari kayu bakar, tanpa sengaja ia menemukan sekuntum bunga yang indah dan ia merasa bunga ini memiliki nilai jual. Bunga yang ditemukan bernama Bunga Suket (Platycerium Coronarium). Kemudian, dia mencoba menjual bunga tersebut di pasar. Tak disangka bunga tersebut dijual dengan harga yang cukup tinggi. Setelah itu, orang pergi ke pasar bunga untuk menanamnya di pekarangan mereka. Bunga yang ditanam warga ternyata subur dan indah. Kemudian, ia melihat peluang bisnis dari bunga ini dan mencoba menjualnya di pasar Padang Panjang. Tak disangka, ternyata bunga ini laris manis di pasaran.

Nagari ini kaya akan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang mengelola kekayaan alam menjadikan indah untuk dilihat. Destinasi Nagari Andaleh sudah ada sejak lama dan merupakan usaha masyarakat. Salah satu usaha jual bunga adalah destinasi Nagari Andaleh. Ini adalah salah satu mata pencaharian masyarakat dan disini dengan membantu perekonomian masyarakat di daerah ini. Terdapat banyak Taman yang membudidayakan bunga didaerah ini, mereka biasanya menjual tanaman hias ini keluar daerah. Para pembeli juga banyak yang datang dari luar daerah berkunjung untuk melihat dan membeli bunga yang ada di Nagari Bungo ini.

Tanaman hias yang banyak di cari atau sedang naik di pasaran menurut bapak Sutan Mudo salah satu pemilik usaha tanaman hias sekarang ini adalah jenisan Aglonema Red Sumatera, Kaladium, Anthurium dan jenis Alokasia ujar Muhammad Irvan, Mahasiswa Politeknik Negeri Padang Jurusan Bahasa Inggris yang memiliki kegemaran dalam menulis gubahan lagu-lagu barat. (Bandi)

ShareTweetPin

Related Posts

Hotel Tak Lagi Cukup Punya Kamar, PRISM Baca Perubahan—Industri Siap Ikut atau Tertinggal?

Hotel Tak Lagi Cukup Punya Kamar, PRISM Baca Perubahan—Industri Siap Ikut atau Tertinggal?

April 15, 2026
Jogja Printing Expo 2026 Perkenalkan Tinta Berbasis Air dan Mesin Hemat Energi

Jogja Printing Expo 2026 Perkenalkan Tinta Berbasis Air dan Mesin Hemat Energi

April 9, 2026
Jogja Food and Beverage Expo 2026 Hadirkan Ekosistem Industri Pangan Terintegrasi

Jogja Food and Beverage Expo 2026 Hadirkan Ekosistem Industri Pangan Terintegrasi

April 9, 2026
Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Serentak

Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Serentak

March 27, 2026
Lonjakan Transaksi Digital 130% Jelang Lebaran Uji Ketahanan Operasional dan Pendapatan Perusahaan

Lonjakan Transaksi Digital 130% Jelang Lebaran Uji Ketahanan Operasional dan Pendapatan Perusahaan

March 23, 2026
Bukan Kolak atau Gorengan, Takjil Ini Mendadak Ramai Dibagikan di Masjid Saat Ramadan

Bukan Kolak atau Gorengan, Takjil Ini Mendadak Ramai Dibagikan di Masjid Saat Ramadan

March 16, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Agar Mobil Nggak Ngambek Saat Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In