• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, February 28, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Budaya

Minuman dari Jawa yang Laris Manis di Tanah Minang

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
August 14, 2023
in Budaya, Ekonomi, Feature, Hiburan, Mikro, Pariwisata, Ragam
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, SUMBAR – Mendekati musim hujan yang akan berlangsung, tidak ada salahnya bagi warga Sumatera Barat untuk mencoba minuman penghangat tubuh yang satu ini. ‘Skotang’ biasa warga yang terkenal dengan jam gadang ini menyebutnya.

Minuman asal Jawa Tengah ini diracik oleh seorang Alumni Universitas Negeri Andalas (UNAND), Jurusan Akuntansi, Plato (39). dengan bermodalkan gerobak sorong, serta resep dari keluarganya, Plato berdagang tepat bersebelahan simpang lampu merah UNAND/Ketapang By Pass. yang disewanya untuk beberapa tahun.

RelatedPosts

Ramadan 2026 dan Hari Peduli Sampah Nasional: Tren Pilah Sampah Jadi Gaya Hidup Baru Masyarakat

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

“Alhamdulillah bang, sejak usaha ini saya dapat mandiri dan menghidupi istri dan anak-anak saya,” ujar Plato kepada Kontributor Makronesia.id Sumbar, saat menyambangi warungnya, Minggu (13/8).

Skotang Reborn mirip dengan bandrek, karena menggunakan air jahe, gula, dan susu kental manis. Namun bedanya, kalau skotang reborn memakai cemilan, sedangkan bandrek hanya air jahe, gula, dan susu. Cemilannya terdiri dari potongan roti tawar kecil-kecil persegi, kacang tanah sangrai, kacang hijau yang sudah direbus, dan sagu mutiara.

Cemilan skotang juga terasa pas, perpaduan kacang tanah sangrai yang garing serta kacang hijau yang masih bulat dan masih bisa dikunyah serta sagu mutiara. Kacang tanahnya garing karena disangrai dengan pasir.

“Bila ingin tambah tenaga, biasanya pakai kuning telur ayam, namanya jahe telur, namun cemilannya tetap sama, kacang tanah, roti tawar, dan sagu mutiara,” kata Plato.

Di lokasi yang sama, penikmat Sekotang Reborn, Ayu Tris (32) bersama suami mengaku sudah bertahun-tahun menikmati Skotang Reborn. menurutnya Skotang terasa sangat pas diminum saat musim hujan. selain itu juga dapat menyembuhkan penyakit tenggorokan.

“Saya sering kesini bersama suami, selain rasa dan manfaatnya yang enak juga dapat menenangkan pikiran dan hati, ketika meminum skotang ini,” ujarnya.

Adapun menu yang disajikan Skotang Reborn milik Plato ini yaitu, Skotang biasa, skotang Tapai, Skotang Talua, Skotang Talua Pinang, Skotang Talua Tapai, Bandrek Biaso, Bandrek Biaso Tapai, Bandrek Talua, Bandrek Talua Tapai, Teh Talua Biaso, Teh Talua Jahe, Teh Talua Pinang, Teh Talua Pinang Tapai, Air Jahe, Talua Saparo masak, Teh susu, Kopi Hitam, Kopi Talua, Susu Panas.

Skotang Reborn milik Plato, selain buka selama 24 Jam, harga yang ditawarkannya juga sangat bersahabat dengan isi kantong. mantan pegawai di instansi perbankan ini membanderol semangkuk Skotang Reborn mulai dari Rp. 15.000 hingga Rp.20.000. tergantung pilihan campurannya. (Redaksi)

ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026 dan Hari Peduli Sampah Nasional: Tren Pilah Sampah Jadi Gaya Hidup Baru Masyarakat

Ramadan 2026 dan Hari Peduli Sampah Nasional: Tren Pilah Sampah Jadi Gaya Hidup Baru Masyarakat

February 27, 2026
“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

February 27, 2026
Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In