• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, February 28, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Ragam

NEBIVOLOL Terbukti Ampuh Netralisir Hipertensi

Editor by Editor
February 25, 2020
in Ragam
0 0
0
dr.Erwinanto, Sp.JP(K), FIHA (Vice president of Indonesian Society of Hypertension (InaSH)) dan Professor Jinho Shin sebagai Lead Investigator dari Penelitian BENEFIT juga Chief of Cardiology at the Division of Cardiology, Department of Internal Medicine, at Hanyang University Seoul Hospital, Seoul, Korea Selatan dalam video conference pada kegiatan media talk show di Jakarta, Senin 24 Februari 2020.

dr.Erwinanto, Sp.JP(K), FIHA (Vice president of Indonesian Society of Hypertension (InaSH)) dan Professor Jinho Shin sebagai Lead Investigator dari Penelitian BENEFIT juga Chief of Cardiology at the Division of Cardiology, Department of Internal Medicine, at Hanyang University Seoul Hospital, Seoul, Korea Selatan dalam video conference pada kegiatan media talk show di Jakarta, Senin 24 Februari 2020.

Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id – Hipertensi merupakan indung dari 3 jenis penyakit mematikan dalam dunia ilmu kedokteran, hipertensi ini mampu memicu penyakit jantung koroner, penyakit stroke, dan penyakit Ginjal.

Vice president of Indonesian Society of Hypertension (InaSH), dr. Erwinanto, Sp.JP(K) menuturkan, semua orang memiliki potensi mengidap Hipertensi.

RelatedPosts

Ramadan 2026 dan Hari Peduli Sampah Nasional: Tren Pilah Sampah Jadi Gaya Hidup Baru Masyarakat

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

HAPPY POTATO Resmikan Store Pertama di Indonesia, Hadirkan Shaker Fries Asal Malaysia

“Apabila saya scan hari ini dan ternyata tekanan darahnya berkisar 140 atau lebih maka saya bisa katakan itu gejala bila masih di lakukan sekali pemeriksaan, namun bila pemeriksaan ke duanya masih tetap di kondisi 140 tadi maka saya pastikan itu hipertensi, dan hipertensi ini tidak dapat diobati melainkan di kontrol” ucapnya dalam sebuah acara Media Talk Show Penelitian BENEFIT Oleh Menarini dI Menteng, Jakarta, Senin (24/2).

Penelitian BENEFIT – BEnefits after 24 weeks of NEbivolol administration For essential hypertensIon patients wiTh various comorbidities and treatment environments in KOREA (Manfaat setelah 24 minggu penggunaan nebivolol untuk pasien hipertensi dengan berbagai komorbiditas dan lingkungan pengobatan di Korea) – mengevaluasi efektivitas dan keamanan nebivolol pada pasien hipertensi di Asia sesuai kondisi praktik dokter sehari-hari pada observasi 12 minggu dan 24 minggu. Penelitian observasional ini dilakukan secara terbuka, tanpa pembanding, tanpa kontrol, prospektif, dan tunggal di 66 klinik maupun rumah sakit di Korea Selatan mulai 1 Juli 2015 hingga 23 Maret 2017. Penelitian ini dilakukan sesuai dengan prinsip etis yang merujuk pada Deklaras Helsinki. Semua pasien yang diobservasi telah memberikan persetujuan tertulis sebelum menjalani prosedur apapun dalam penelitian ini. Protokol dan pendokumentasian penelitian telah disetujui oleh Dewan Pengawas Institusi (Institutional Review Board – IRB)/komite etis independen. Pasien lelaki dan perempuan berusia 19 tahun atau lebih yang didiagnosa memiliki hipertensi (diagnosa sebelumnya atau saat penelitian) yang telah menandatangani formulir persetujuan untuk secara sukarela mengikuti penelitian dapat berpartisipasi dalam penelitian ini.

Para pasien ini ada yang baru saja didiagnosa pada saat penelitian dan belum mendapatkan pengobatan antihipertensi apa pun, atau yang telah didiagnosa sebelumnya dan telah menerima pengobatan antihipertensi. Mereka boleh mengganti salah satu obat antihipertensi mereka dengan nebivolol atau menggunakan nebivolol sebagai salah satu pengobatan tambahan. Penelitian yang sesuai dengan kondisi praktik dokter sehari-hari bagi para pasien hipertensi di Asia ini, baik pasien dengan komorbiditas maupun tanpa komorbiditas, menunjukkan efektivitas dan keamanan penggunaan nebivolol secara harian, baik sebagai pengobatan tunggal maupun sebagai pengobatan tambahan. Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam Journal of Hypertension pada November 2019.

Penanganan hipertensi mengharuskan pasien menjalani pengobatan yang direkomendasikan, dan ini pada akhirnya akan bergantung pada efektivitas dan tolerabilitas obat yang digunakan.

Meski nebivolol sudah terbukti efektif untuk penanganan pasien hipertensi, penelitian BENEFIT menunjukkan hasil yang sama efektifnya sebagai penelitian yang pertama kalinya dilakukan pada pasien Asia dalam jumlah yang besar. Selain itu, dibandingkan dengan penghambat beta (beta-blocker) generasi sebelumnya, nebivolol memiliki profil efek samping yang lebih baik, termasuk efek yang tidak diharapkan terkait fungsi seksual. Kedua sifat ini, yaitu tingkat efektivitas dan tolerabilitas, berperan penting agar pasien benar-benar mau mematuhi penanganan hipertensi yang dianjurkan.

Dr. Jinho Shin, Professor and Chief of Cardiology, Division of Cardiology, Department of Internal Medicine, Hanyang University Seoul Hospital, Seoul, Korea, penulis pertama penelitian BENEFIT ini mengungkapkan, penelitian ini dirilis di waktu yang tepat untuk membantu para dokter menangani pasien hipertensi di Indonesia,” ujarnya.

“Penelitian kami juga menunjukkan efektivitas nebivolol dalam mengontrol tekanan darah terlepas dari usia, jenis kelamin, dan indeks masa tubuh awal pasien,” ucapnya.

Efektivitas nebivolol terlihat pada pasien baru juga pada pasien rawat inap yang mengonsumsi nebivolol sebagai pengobatan tambahan ke dalam pengobatan antihipertensi yang sudah ada sebelumnya. Efek paling besar terlihat saat nebivolol diberikan sebagai pengobatan tunggal kepada pasien baru dan sebagai obat tambahan untuk pengobatan antihipertensi, yang meliputi penghambat renin-angiotensin system (RAS blocker), penghambat kanal kalsium (calcium channel blocker – CCB), serta kombinasi antara RAS blockers dan CCB. Beberapa penelitian telah memperlihatkan manfaat dari pengobatan kombinasi nebivolol dan RAS blockers, CCBs, dan diuretik dalam menurunkan tekanan darah,” terang Prof Dr. Jinho Shin.

Tags: HipertensiNebivolol
ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026 dan Hari Peduli Sampah Nasional: Tren Pilah Sampah Jadi Gaya Hidup Baru Masyarakat

Ramadan 2026 dan Hari Peduli Sampah Nasional: Tren Pilah Sampah Jadi Gaya Hidup Baru Masyarakat

February 27, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
HAPPY POTATO Resmikan Store Pertama di Indonesia, Hadirkan Shaker Fries Asal Malaysia

HAPPY POTATO Resmikan Store Pertama di Indonesia, Hadirkan Shaker Fries Asal Malaysia

February 16, 2026
Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

February 22, 2026
Bukan Jadi Hantu! Luna Maya Alami ‘Perjalanan Gelap’ di Film Suzzanna: Santet, Siap Teror Lebaran 2026

Bukan Jadi Hantu! Luna Maya Alami ‘Perjalanan Gelap’ di Film Suzzanna: Santet, Siap Teror Lebaran 2026

February 28, 2026
Kecelakaan Ekspektasi

Kecelakaan Ekspektasi

February 1, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In