• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Monday, March 2, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

Schneider Electric Mempercepat Solusi Data Center untuk Era AI dengan Fokus Keberlanjutan dan Efisiensi

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
December 11, 2024
in Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Schneider Electric, pemimpin transformasi digital dalam pengelolaan energi dan otomasi, mengumumkan dua inovasi utama untuk mendukung penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) di pusat data. Langkah ini menjadi jawaban atas tantangan energi dan keberlanjutan yang dihadapi akibat tingginya permintaan terhadap sistem berbasis AI.

  1. Desain Referensi Data Center dengan Pendinginan Cair Schneider Electric, bekerja sama dengan NVIDIA, meluncurkan desain referensi baru yang mendukung klaster AI berkapasitas tinggi hingga 132 kW per rak. Desain ini menggunakan teknologi pendinginan cair, termasuk pendinginan cair langsung ke chip, untuk mengatasi tantangan termal dan operasional pada pusat data skala besar. Solusi ini juga dioptimalkan untuk chip NVIDIA GB200 NVL72 dan Blackwell.

    Didukung oleh perangkat lunak Schneider Electric seperti Ecodial dan EcoStruxure™ IT Design CFD, desain ini memberikan fleksibilitas dalam memenuhi kebutuhan spesifik beban kerja AI sekaligus memastikan efisiensi energi.

  2. Galaxy VXL UPS Schneider Electric memperkenalkan Galaxy VXL UPS, sebuah sistem daya tak terputus (UPS) yang ringkas, modular, dan berkapasitas tinggi hingga 1,25 MW. UPS ini menghemat ruang hingga 52% dibandingkan standar industri, dengan efisiensi daya mencapai 1042 kW/m². UPS ini dirancang untuk mendukung pusat data AI serta beban kerja berskala besar dengan jejak lingkungan yang lebih kecil.

Schneider Electric berkomitmen menyediakan solusi data center yang mendukung penerapan teknologi AI secara holistik melalui tiga fokus utama:

  • Strategi Energi: Memastikan pasokan energi terbarukan dan pengelolaan pembangkitan listrik di lokasi melalui sumber-sumber seperti tenaga angin, matahari, dan hidrogen.
  • Solusi Infrastruktur Canggih: Mengintegrasikan teknologi terbaru untuk mendukung kebutuhan AI, termasuk pendinginan cair, perangkat lunak manajemen energi, dan layanan berbasis AI untuk optimalisasi siklus hidup.
  • Keberlanjutan dan Efisiensi: Memberikan layanan konsultasi keberlanjutan untuk membantu pelanggan mencapai target dekarbonisasi dengan menggunakan data dan strategi yang disesuaikan.

Kolaborasi antara Schneider Electric dan NVIDIA menghasilkan desain yang dirancang untuk menjawab kebutuhan komputasi AI secara efisien dan berkelanjutan. Jensen Huang, CEO NVIDIA, menyatakan bahwa kerja sama ini menciptakan fondasi kuat bagi pelanggan untuk membangun infrastruktur yang stabil dan tangguh guna mendukung kemajuan teknologi.

RelatedPosts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

Schneider Electric juga menekankan pentingnya pendekatan berbasis ilmu pengetahuan untuk mengurangi dampak energi dari AI. Dengan memanfaatkan kemampuan pemantauan dan analisis berbasis AI, solusi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi pusat data tetapi juga mempercepat dekarbonisasi lintas sektor.

Sean Graham, Research Director dari IDC, menekankan bahwa konsumsi energi data center akan mencapai 2,5% dari total permintaan global pada 2027, menjadikannya prioritas untuk mengintegrasikan teknologi AI dalam mencapai tujuan net-zero. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026
Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

February 22, 2026
Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

February 8, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In