• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, February 28, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Digital Life

Turbulensi Pasar Kripto: Peluang dan Tantangan Bagi Investor

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
August 7, 2024
in Digital Life, Ekonomi, headline, Nasional, Opini
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Pasar kripto mengalami pekan yang dramatis dengan penurunan harga yang signifikan. Faktor-faktor seperti kekhawatiran akan resesi di AS, pengembalian aset kripto dari Mt. Gox, kebijakan bank sentral Jepang, dan lambatnya adopsi produk-produk di ekosistem terdesentralisasi, menjadi pemicu utama dari penurunan ini.

Menurut data CoinMarketCap pada Senin (5/8/2024), Bitcoin merosot lebih dari 15% dari level $59.500 menjadi $49.700, sementara Ethereum juga mengalami koreksi mendalam dari $2.760 ke $2.200. Namun, pada hari ini, Selasa (6/8/2024), terlihat tanda-tanda pemulihan dengan Bitcoin kembali ke level $55.800 dan Ethereum ke $2.500.

RelatedPosts

Ramadan 2026 dan Hari Peduli Sampah Nasional: Tren Pilah Sampah Jadi Gaya Hidup Baru Masyarakat

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Fahmi Almuttaqin, Analis Kripto dari Reku, mengomentari bahwa penurunan mendadak Bitcoin di bawah $60.000 merupakan peristiwa jarang terjadi yang perlu dianalisis lebih lanjut. Menurutnya, situasi seperti “extreme fear” pada indeks Fear & Greed dapat menjadi waktu yang tepat bagi investor untuk membeli aset kripto dengan harga lebih rendah dari sebelumnya.

Meskipun terjadi penurunan signifikan, investor pasar modal AS belum menunjukkan reaksi yang berlebihan, dengan aliran dana ETF Bitcoin dan Ethereum spot yang relatif stabil. ETF Ethereum spot bahkan mencatat aliran dana positif sebesar $48,8 juta pada hari Senin (4/8/2024).

Fahmi juga menyoroti optimisme penambang Bitcoin yang tetap tinggi meskipun terjadi fluktuasi normal pada hash rate. Hal ini menunjukkan bahwa prospek kinerja Bitcoin masih cukup baik ke depannya.

Dengan tren bullish yang masih bertahan meskipun adanya tekanan jual, periode Agustus-September diharapkan menjadi periode akumulasi bagi investor untuk bersiap menghadapi potensi reli besar setelah kebijakan suku bunga The Fed berubah arah.

Namun, di tengah ketidakpastian ini, Fahmi tetap menekankan pentingnya bagi investor untuk membuat keputusan investasi yang cermat. Memantau pergerakan pasar secara teratur dan menggunakan sumber informasi yang terpercaya menjadi kunci untuk menghadapi volatilitas pasar yang tinggi.

Dalam mendukung investor, Reku menyediakan analisis pasar yang mendalam serta fitur Portfolio Analysis untuk memantau performa investasi secara real-time. Dengan cara ini, investor dapat mengambil keputusan investasi yang lebih terinformasi dan tepat waktu.

Bagi investor, strategi menabung rutin dan memanfaatkan teknologi untuk analisis investasi juga dianggap efektif dalam menghadapi dinamika pasar kripto yang kompleks saat ini. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026 dan Hari Peduli Sampah Nasional: Tren Pilah Sampah Jadi Gaya Hidup Baru Masyarakat

Ramadan 2026 dan Hari Peduli Sampah Nasional: Tren Pilah Sampah Jadi Gaya Hidup Baru Masyarakat

February 27, 2026
“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

February 27, 2026
Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In