• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, April 4, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Hiburan

Film Antara Cinta, Mama, dan Surga: Drama Restu, Cinta, dan Pergulatan Anak-Orang Tua Dalam Balutan Budaya Batak

Editor by Editor
February 19, 2026
in Hiburan
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter


Makronesia – Jakarta, 16 Februari 2026 — PIM Pictures memperkenalkan film terbaru mereka Antara Mama Cinta dan Surga kepada publik dan media dalam rangkaian Press Screening & Press Conference di Epicentrum XXI. Film ini menghadirkan drama keluarga yang mengangkat konflik klasik namun relevan lintas generasi: pilihan antara cinta, restu orang tua, dan masa depan. Film ini akan tayang di bioskop mulai 19 Februari 2026,

Disutradarai oleh Agustinus Sitorus, film ini tidak hanya menyuguhkan kisah personal seorang anak yang terhimpit ekspektasi keluarga, tetapi juga menghadirkan refleksi mendalam tentang komunikasi, pengorbanan, dan makna restu dalam keluarga Batak.

RelatedPosts

Film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? Persembahan Rumah Produksi Five Elements Pictures dan Disutradarai Kuntz Agus, Tayang di Bioskop Nasional Mulai 9 April 2026

Dari TikTok ke Layar Lebar, “Kupilih Jalur Langit” Angkat Cerita Pernikahan Inspiratif

Film Para Perasuk akan melanjutkan Perjalanan di berbagai festival film internasional sebelum tayang ‘ Indonesia 23 April 2026

Film ini bercerita tentang Bernard (Aldy Maldini), anak bungsu Batak yang diinginkan menjadi seorang Pegawai Negri Sipil (PNS) sesuai tradisi keluarga. Namun, bertemu dengan Nommensen dalam beberapa mimpi spiritual membuatnya merasa terpanggil menjadi pendeta. Keputusannya memicu konflik dengan sang Mamak (Dharty Manullang) dan mengguncang hubungannya dengan Anindita (Anneth Delliecia), di tengah benturan iman, cinta, dan nilai keluarga. “Saya memilih konflik ini karena keluarga, cinta, dan keyakinan adalah tiga hal yang paling sering bertentangan dalam kehidupan nyata, namun jarang dibicarakan secara jujur.” ujar Agustinus.

Konflik antara tradisi keluarga Batak, panggilan iman, dan pilihan hidup generasi muda digambarkan melalui konflik batin anak bungsu yang terhimpit antara keyakinan, cinta, dan harapan keluarga. Tekanan yang silih berganti, mulai dari dalam dirinya maupun dari lingkungan terdekat. Di tengah cinta yang tulus dan nilai keluarga yang dijunjung tinggi, perlahan menyadari bahwa setiap pilihan selalu memiliki konsekuensi.

Drama Keluarga yang Relatable dan Reflektif

Dalam film ini, Bernard harus menghadapi tekanan besar dari sang ibu yang menginginkan ia menjadi Pegawai Negeri Sipil dan menikahi perempuan dengan pilihan keluarga. Di sisi lain, ia memiliki cinta dan impian yang berbeda di perantauan.

Aldy Maidini, yang memerankan Bernard, mengaku karakter ini menjadi salah satu tantangan terbesarnya sepanjang karier.

“Ini pertama kali aku memerankan karakter yang benar-benar terhimpit. Biasanya karakterku dekat dengan diriku sendiri, yang seru dan suka bercanda. tapi Bernard ada di fase yang sulit—dia harus memilih antara keinginannya sendiri dan harapan orang tuanya. Itu yang bikin peran ini jadi yang paling susah buat aku.” l

Ia juga menambahkan bahwa proses pendalaman karakter dilakukan melalui diskusi intens bersama sutradara dan lawan main Anneth Delliecia untuk memahami konflik batin Bernard yang tidak selalu meledak secara verbal, tetapi lebih banyak dipendam.

Dengan latar budaya yang kuat, fiim ini menyoroti tekanan sosial, makna pengorbanan orang tua, serta keberanian menentukan masa depan sendiri sebagai refleksi tentang identitas dan kehidupan.

Bagi Anneth Delliecia, film ini menjadi pengalaman layar lebar pertamanya. Ia memerankan Anindita, sosok perempuan yang berada di tengah pusaran konflik Bernard.

Anneth mengaku proses syuting menjadi pengalaman berharga, terutama film ini juga mengambil lokasi di Sumatera Utara.

“Ini film layar lebar pertama aku, dan rasanya spesial banget. Syuting di Toba itu

pengalaman yang nggak terlupakan. Selain ceritanya kuat, suasananya juga terasa sangat emosional dan dekat.”

la juga mengungkapkan bahwa bekerja kembali bersama Agustinus Sitorus menjadi

pengalaman yang menyenangkan dan membantunya lebih percaya diri dalam mengeksplorasi karakter.

Tags: DramaFilmm Antara Cinta Mama dan Surga
ShareTweetPin

Related Posts

Film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? Persembahan Rumah Produksi Five Elements Pictures dan Disutradarai Kuntz Agus, Tayang di Bioskop Nasional Mulai 9 April 2026

Film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? Persembahan Rumah Produksi Five Elements Pictures dan Disutradarai Kuntz Agus, Tayang di Bioskop Nasional Mulai 9 April 2026

April 2, 2026
Dari TikTok ke Layar Lebar, “Kupilih Jalur Langit” Angkat Cerita Pernikahan Inspiratif

Dari TikTok ke Layar Lebar, “Kupilih Jalur Langit” Angkat Cerita Pernikahan Inspiratif

March 31, 2026
Film Para Perasuk akan melanjutkan Perjalanan di berbagai festival film internasional sebelum tayang ‘ Indonesia 23 April 2026

Film Para Perasuk akan melanjutkan Perjalanan di berbagai festival film internasional sebelum tayang ‘ Indonesia 23 April 2026

March 30, 2026
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Siap Syuting Pertama Kali di Layar Lebar: Pesugihan Bertemu Eksorsisme Katolik dalam Pertarungan Iman Terbesar

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Siap Syuting Pertama Kali di Layar Lebar: Pesugihan Bertemu Eksorsisme Katolik dalam Pertarungan Iman Terbesar

March 27, 2026
Sukses Hasil Kerja Keras atau Pesugihan? Film “Aku Harus Mati” Ajak Penonton Refleksi diri tentang Ambisi dan Validasi.

Sukses Hasil Kerja Keras atau Pesugihan? Film “Aku Harus Mati” Ajak Penonton Refleksi diri tentang Ambisi dan Validasi.

March 26, 2026
Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Agar Mobil Nggak Ngambek Saat Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In