• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Monday, March 2, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

Bitcoin Menembus US$100.000: Pasar Kripto Indonesia Bergairah, Transaksi Meningkat 352%

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
December 9, 2024
in Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Pasar aset digital sedang berada dalam momentum emas. Bitcoin (BTC) mencatatkan kenaikan harga yang spektakuler, melampaui US$100.000 atau sekitar Rp1,58 miliar. Lonjakan ini bukan hanya mengguncang pasar global, tetapi juga memberikan dampak signifikan pada perdagangan kripto di Indonesia. Data dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menunjukkan bahwa volume transaksi aset kripto di Indonesia mencapai Rp475,13 triliun sepanjang Januari hingga Oktober 2024, meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Chief Marketing Officer (CMO) Tokocrypto, Wan Iqbal, menyebut bahwa kenaikan harga Bitcoin menjadi pemicu utama peningkatan aktivitas pasar. “Momentum bullish ini tidak hanya mendorong volume transaksi, tetapi juga menarik lebih banyak investor baru ke industri kripto,” ungkapnya. Di Tokocrypto, volume transaksi pada Oktober hingga November 2024 hampir tiga kali lipat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, mencapai nilai mendekati US$2 juta.

RelatedPosts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

Bitcoin yang telah naik 131% sejak awal tahun menjadi magnet bagi para investor. Banyak dari mereka yang awalnya hanya berinvestasi di Bitcoin kini mulai melirik aset kripto lainnya, termasuk altcoin dan meme coin. “Lonjakan harga Bitcoin sering menjadi pintu masuk investor untuk mengeksplorasi aset digital lainnya,” tambah Iqbal.

Kenaikan harga Bitcoin yang melampaui US$100.000 dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Salah satunya adalah proses halving, yang mengurangi imbalan bagi penambang dan menciptakan kelangkaan pasokan. Selain itu, arus masuk dana institusional yang besar, termasuk lebih dari US$31 miliar dalam ETF Bitcoin di Amerika Serikat, turut memperkuat posisinya sebagai aset investasi jangka panjang.

Di sisi regulasi, kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat 2024 dan penunjukan Paul Atkins, tokoh pro-crypto, sebagai ketua baru Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) memberikan angin segar bagi pasar kripto. “Keputusan ini mengurangi ketidakpastian regulasi dan mendorong lebih banyak investor untuk masuk ke pasar,” jelas Iqbal.

Efek domino dari kenaikan harga Bitcoin ini dirasakan di pasar Indonesia. Banyak investor ritel terdorong oleh fenomena Fear of Missing Out (FOMO), di mana mereka khawatir kehilangan peluang untuk meraup keuntungan besar. Namun, Iqbal mengingatkan bahwa lonjakan harga juga harus diimbangi dengan edukasi.

“Edukasi adalah kunci. Kami ingin memastikan bahwa investor memahami risiko yang melekat pada aset digital,” tegasnya. Tokocrypto terus mendorong inisiatif edukasi untuk membantu investor membuat keputusan yang bijak di tengah pasar yang semakin dinamis.

Dengan sentimen pasar yang optimis, masa depan kripto di Indonesia terlihat menjanjikan. Lonjakan transaksi ini tidak hanya mencerminkan minat yang semakin besar terhadap aset digital, tetapi juga menunjukkan potensi pertumbuhan ekosistem kripto yang lebih kuat dan berkelanjutan di masa depan. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026
Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

Saat Jaringan Menjadi Nyawa: Catatan dari Sebuah Sidang di Timur

February 22, 2026
Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

Diam yang Berdaulat: Stoikisme, Tuhan, dan Kembali ke Diri

February 8, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In