• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Monday, June 15, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

Bitcoin Menembus US$100.000: Pasar Kripto Indonesia Bergairah, Transaksi Meningkat 352%

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
December 9, 2024
in Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Pasar aset digital sedang berada dalam momentum emas. Bitcoin (BTC) mencatatkan kenaikan harga yang spektakuler, melampaui US$100.000 atau sekitar Rp1,58 miliar. Lonjakan ini bukan hanya mengguncang pasar global, tetapi juga memberikan dampak signifikan pada perdagangan kripto di Indonesia. Data dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menunjukkan bahwa volume transaksi aset kripto di Indonesia mencapai Rp475,13 triliun sepanjang Januari hingga Oktober 2024, meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Chief Marketing Officer (CMO) Tokocrypto, Wan Iqbal, menyebut bahwa kenaikan harga Bitcoin menjadi pemicu utama peningkatan aktivitas pasar. “Momentum bullish ini tidak hanya mendorong volume transaksi, tetapi juga menarik lebih banyak investor baru ke industri kripto,” ungkapnya. Di Tokocrypto, volume transaksi pada Oktober hingga November 2024 hampir tiga kali lipat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, mencapai nilai mendekati US$2 juta.

RelatedPosts

Budi Alimuddin : Media dan Public Relations Eksperts!

PENAWARAN IKLAN

“Bangunlah Jiwanya: Kebangkitan yang Kita Nyanyikan tapi Lupa Menjalani”

Bitcoin yang telah naik 131% sejak awal tahun menjadi magnet bagi para investor. Banyak dari mereka yang awalnya hanya berinvestasi di Bitcoin kini mulai melirik aset kripto lainnya, termasuk altcoin dan meme coin. “Lonjakan harga Bitcoin sering menjadi pintu masuk investor untuk mengeksplorasi aset digital lainnya,” tambah Iqbal.

Kenaikan harga Bitcoin yang melampaui US$100.000 dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Salah satunya adalah proses halving, yang mengurangi imbalan bagi penambang dan menciptakan kelangkaan pasokan. Selain itu, arus masuk dana institusional yang besar, termasuk lebih dari US$31 miliar dalam ETF Bitcoin di Amerika Serikat, turut memperkuat posisinya sebagai aset investasi jangka panjang.

Di sisi regulasi, kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat 2024 dan penunjukan Paul Atkins, tokoh pro-crypto, sebagai ketua baru Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) memberikan angin segar bagi pasar kripto. “Keputusan ini mengurangi ketidakpastian regulasi dan mendorong lebih banyak investor untuk masuk ke pasar,” jelas Iqbal.

Efek domino dari kenaikan harga Bitcoin ini dirasakan di pasar Indonesia. Banyak investor ritel terdorong oleh fenomena Fear of Missing Out (FOMO), di mana mereka khawatir kehilangan peluang untuk meraup keuntungan besar. Namun, Iqbal mengingatkan bahwa lonjakan harga juga harus diimbangi dengan edukasi.

“Edukasi adalah kunci. Kami ingin memastikan bahwa investor memahami risiko yang melekat pada aset digital,” tegasnya. Tokocrypto terus mendorong inisiatif edukasi untuk membantu investor membuat keputusan yang bijak di tengah pasar yang semakin dinamis.

Dengan sentimen pasar yang optimis, masa depan kripto di Indonesia terlihat menjanjikan. Lonjakan transaksi ini tidak hanya mencerminkan minat yang semakin besar terhadap aset digital, tetapi juga menunjukkan potensi pertumbuhan ekosistem kripto yang lebih kuat dan berkelanjutan di masa depan. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Budi Alimuddin : Media dan Public Relations Eksperts!

June 13, 2026
PENAWARAN IKLAN

PENAWARAN IKLAN

June 13, 2026

“Bangunlah Jiwanya: Kebangkitan yang Kita Nyanyikan tapi Lupa Menjalani”

May 20, 2026
“Garuda di Dadaku” Balik Lagi, Tapi Kini Rasanya Lebih Ngena ke Anak Muda yang Lagi Cari Mimpi

“Garuda di Dadaku” Balik Lagi, Tapi Kini Rasanya Lebih Ngena ke Anak Muda yang Lagi Cari Mimpi

May 18, 2026
Wajah Tanpa Nama di Ruang Sidang

Wajah Tanpa Nama di Ruang Sidang

May 12, 2026
Film “Semua Akan Baik-Baik Saja” Tayang 13 Mei 2026 — Drama Keluarga Terbaru Baim Wong Dibintangi Reza Rahadian & Christine Hakim

Film “Semua Akan Baik-Baik Saja” Tayang 13 Mei 2026 — Drama Keluarga Terbaru Baim Wong Dibintangi Reza Rahadian & Christine Hakim

May 11, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In