• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Friday, April 17, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Apa itu Propaganda Ala Rusia?

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
February 3, 2019
in Nasional
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakiarta-makronesia.id — Dalam kampanyenya, calon presiden petahana menyebut ada tim sukses yang menyiapkan propaganda Rusia. Propaganda Rusia dalam konteks pemilu sebelumnya sudah pernah dibicarakan dalam kaitannya dengan Pilpres Amerika Serikat (AS). Seperti apa praktiknya?

Propaganda adalah penjelasan yang dikembangkan, entah penjelasan itu betul atau salah, demi meyakinkan orang agar menganut sikap tertentu. Propaganda yang dijalankan Rusia di Pilpres AS dilancarkan lewat media-media sosial.

RelatedPosts

“Momentum Ziarah Syawali Tegaskan Rumah Rakyat dan Persatuan Jadi Kunci Masa Depan Indonesia”

Deklarasi Relawan Nusantara Dukung Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin SE. MM Maju Sebagai Presiden 2029–2034

BMI Kecam Keras Atas Fitnah Terhadap AHY

Dilansir BBC, ada dua laporan penelitian yang disusun untuk Senat AS yang membahas hal ini. Pertama, laporan Proyek Propaganda Komputasi Universitas Oxford dan perusahaan analisis jejaring sosial Graphika. Kedua, laporan yang dikerjakan lembaga penelitian New Knowledge.

Kedua penelitian dirilis pada Desember 2018. Kedua penelitian sama-sama menyebut agen-agen Rusia menggunakan semua platform media sosial untuk memenangkan Donald Trump di Pilpres AS 2016. Sebagaimana diketahui, dalam pilpres itu, Trump dari Partai Republik melawan Hillary Clinton dari Partai Demokrat.

Di laporan pertama dijelaskan bahwa Rusia mengadaptasi teknik pemasaran digital. ‘Propaganda Rusia’ ini disebut dipelopori oleh Agensi Riset Internet (IRA), perusahaan Rusia yang dinilai memiliki hubungan dengan pemerintah Rusia.

YouTube, Tumblr, Instagram, PayPal, Facebook, dan Twitter dimanfaatkan untuk menyebarkan propaganda demi memenangkan Trump. Puluhan juta warga AS terekspos propaganda itu. Bukan hoax yang disebut digunakan oleh Rusia, namun disinformasi alias penyampaian informasi yang salah dengan sengaja untuk membingungkan orang.

“Mereka menggunakan semua keluarga situs media sosial. Kami pikir tujuannya adalah membuat kampanye terlihat tidak melanggar aturan,” kata Dr Philip N Howard, direktur Institut Internet Oxford.

Isu yang dibawa dalam propaganda itu bertema imigran, ras, dan penggunaan senjata untuk menarik perhatian kaum konservatif. Disebutkan juga, propaganda itu menyebarkan informasi yang salah tentang proses pemilihan kepada masyarakat kulit hitam yang berhaluan kiri.

Adapun laporan penelitian kedua menyoroti upaya Rusia untuk menargetkan masyarakat kulit hitam. IRA menitikberatkan khalayak kulit hitam sebagai sasaran propaganda. IRA juga merekrut aktivis sebagai aset dan mendorong demonstrasi-demonstrasi di AS.

Informasi-informasi olahan IRA disebut membuat bingung pemilih kulit hitam tentang cara memberikan suara di Pemilu. “Yang jelas semua pesan itu dibuat untuk menguntungkan Partai Republik, dan khususnya Donald Trump,” kata laporan itu.(Detik.com/ALiamudira/BA)

Tags: InstagramIRAOxfordPaypalPropagandaRusiaTwitter
ShareTweetPin

Related Posts

“Momentum Ziarah Syawali Tegaskan Rumah Rakyat dan Persatuan Jadi Kunci Masa Depan Indonesia”

“Momentum Ziarah Syawali Tegaskan Rumah Rakyat dan Persatuan Jadi Kunci Masa Depan Indonesia”

April 1, 2026
Deklarasi Relawan Nusantara Dukung Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin SE. MM Maju Sebagai Presiden 2029–2034

Deklarasi Relawan Nusantara Dukung Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin SE. MM Maju Sebagai Presiden 2029–2034

March 29, 2026
BMI Kecam Keras Atas Fitnah Terhadap AHY

BMI Kecam Keras Atas Fitnah Terhadap AHY

March 29, 2026
Bukan Kolak atau Gorengan, Takjil Ini Mendadak Ramai Dibagikan di Masjid Saat Ramadan

Bukan Kolak atau Gorengan, Takjil Ini Mendadak Ramai Dibagikan di Masjid Saat Ramadan

March 16, 2026
Ramadan 2026: Ajaib Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Panti, Tegaskan Komitmen Sosial Perusahaan

Ramadan 2026: Ajaib Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Panti, Tegaskan Komitmen Sosial Perusahaan

March 12, 2026
Hari Perempuan Internasional 2026: Hitachi Vantara Soroti Pentingnya Membuka Jalan Kepemimpinan bagi Perempuan di Industri Teknologi

Hari Perempuan Internasional 2026: Hitachi Vantara Soroti Pentingnya Membuka Jalan Kepemimpinan bagi Perempuan di Industri Teknologi

March 16, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Agar Mobil Nggak Ngambek Saat Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In