• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, February 28, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Bitcoin Melemah di Tengah Outlook Suku Bunga AS dan Potensi Altseason

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
June 21, 2024
in Ekonomi, Nasional, Opini, Tekno
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Harga Bitcoin mengalami penurunan sebesar 3,62% dalam sepekan terakhir, mencapai level USD$64.588 atau sekitar Rp1,62 miliar (kurs Rp16.445), berdasarkan data CoinMarketCap per 21 Juni 2024 pukul 12.00 WIB.

Fahmi Almuttaqin, Analis Kripto dari Reku, menjelaskan bahwa penurunan harga Bitcoin dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk perubahan outlook suku bunga AS yang mendukung penguatan dolar AS. “Sikap konsisten The Fed dalam menjaga target inflasi 2% dapat menghasilkan suku bunga yang tinggi dalam beberapa bulan ke depan, membuat dolar AS menjadi pilihan menarik bagi investor untuk menyimpan nilai aset,” ujar Fahmi.

RelatedPosts

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Pertemuan FOMC pada 12 Juni lalu telah mempengaruhi arus keluar ETF Bitcoin Spot selama 4 hari berturut-turut, setelah sebelumnya mencatatkan arus masuk yang kuat selama 19 hari. Total arus keluar mencapai USD$878,9 juta dalam tujuh hari perdagangan terakhir, menurut data Coinglass.

Namun demikian, Fahmi menambahkan bahwa peningkatan likuiditas di AS dapat menunjukkan potensi aliran dana yang signifikan ke pasar kripto jika suku bunga mulai menurun. “Jika tren likuiditas M2 yang naik berlanjut, terutama saat pasar kripto mengalami konsolidasi atau kondisi bearish akibat suku bunga tinggi, ini dapat menciptakan gelombang besar dana masuk ke pasar kripto saat kebijakan dovish mulai diterapkan,” jelas Fahmi.

Di sisi lain, meskipun Bitcoin mengalami pelemahan, beberapa aset kripto lainnya atau yang dikenal sebagai Altcoin justru mengalami kenaikan. XRP misalnya, menghijau sebesar 2% mencapai level USD$0.480 dalam 24 jam terakhir. Begitu pula dengan koin meme Brett (Based) yang naik 4% dan Lido DAO (LDO) yang mengalami kenaikan 3,36%.

Menurut indikator CryptoQuant, fase awal altseason sedang terjadi di mana altcoin biasanya menunjukkan performa harga yang lebih baik dibandingkan Bitcoin. “Ini menjadi waktu yang menarik bagi investor yang tertarik untuk menginvestasikan dana mereka pada altcoin. Namun, penting bagi investor untuk mempertimbangkan faktor inovasi teknologi, nilai merk, popularitas, dan kekuatan komunitas dari setiap aset kripto sebelum melakukan investasi,” tegas Fahmi.

Fahmi juga menyarankan agar investor memilih platform investasi yang terdaftar di Bappebti dan memprioritaskan keamanan pengguna. “Platform seperti Reku, yang mengikuti regulasi ketat dan memiliki proses penilaian yang teliti terhadap setiap koin yang dilisting, akan memberikan keamanan dan kenyamanan lebih bagi investor dalam berinvestasi,” pungkasnya.

Dengan dinamika pasar yang terus berubah, para investor di pasar kripto diharapkan untuk tetap waspada terhadap perubahan kondisi pasar dan memilih strategi investasi yang tepat sesuai dengan risiko dan tujuan mereka. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

“Di Tengah Kesakralan Ramadhan, OYO Tebar Diskon 75 Persen: Ibadah atau Perang Tarif?”

February 27, 2026
Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

Ramadan 2026: Saat Modest Fashion Tak Lagi Sekadar Tren, tapi Kebutuhan Gaya Hidup

February 26, 2026
Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

Kurt Cobain Ramai Lagi: Antara Teori Konspirasi, Meme, dan Generasi Anti Baper

February 25, 2026
Image by freepik

Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Biar Mobil Nggak “Ngambek” Saat Lebaran

February 25, 2026
Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

Kesenjangan Paparan AI Kian Melebar, 86persen Organisasi Terancam Risiko Rantai Pasok dan Kredensial Cloud “Hantu”

February 24, 2026
ShopeePay dan SeaBank Apresiasi 36 Agen Perubahan Lewat SPARK Awarding Night

ShopeePay dan SeaBank Apresiasi 36 Agen Perubahan Lewat SPARK Awarding Night

February 22, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In