• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Friday, February 6, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Bitcoin Melemah di Tengah Outlook Suku Bunga AS dan Potensi Altseason

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
June 21, 2024
in Ekonomi, Nasional, Opini, Tekno
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Harga Bitcoin mengalami penurunan sebesar 3,62% dalam sepekan terakhir, mencapai level USD$64.588 atau sekitar Rp1,62 miliar (kurs Rp16.445), berdasarkan data CoinMarketCap per 21 Juni 2024 pukul 12.00 WIB.

Fahmi Almuttaqin, Analis Kripto dari Reku, menjelaskan bahwa penurunan harga Bitcoin dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk perubahan outlook suku bunga AS yang mendukung penguatan dolar AS. “Sikap konsisten The Fed dalam menjaga target inflasi 2% dapat menghasilkan suku bunga yang tinggi dalam beberapa bulan ke depan, membuat dolar AS menjadi pilihan menarik bagi investor untuk menyimpan nilai aset,” ujar Fahmi.

RelatedPosts

Warga Desak Penutupan Party Station Hotel Kartika One, Polisi Tegaskan Penyelesaian Lewat Jalur Mediasi dan Hukum

Sarasehan Nasional Kupas Arah Baru Penegakan Hukum Menyambut Berlaku KUHP & KUHAP Nasional

Prof.Dr.Dwi Andreas Santosa : Swasembada Pangan Harus Terasa Di Hargai dan Kesejahteraan Rakyat

Pertemuan FOMC pada 12 Juni lalu telah mempengaruhi arus keluar ETF Bitcoin Spot selama 4 hari berturut-turut, setelah sebelumnya mencatatkan arus masuk yang kuat selama 19 hari. Total arus keluar mencapai USD$878,9 juta dalam tujuh hari perdagangan terakhir, menurut data Coinglass.

Namun demikian, Fahmi menambahkan bahwa peningkatan likuiditas di AS dapat menunjukkan potensi aliran dana yang signifikan ke pasar kripto jika suku bunga mulai menurun. “Jika tren likuiditas M2 yang naik berlanjut, terutama saat pasar kripto mengalami konsolidasi atau kondisi bearish akibat suku bunga tinggi, ini dapat menciptakan gelombang besar dana masuk ke pasar kripto saat kebijakan dovish mulai diterapkan,” jelas Fahmi.

Di sisi lain, meskipun Bitcoin mengalami pelemahan, beberapa aset kripto lainnya atau yang dikenal sebagai Altcoin justru mengalami kenaikan. XRP misalnya, menghijau sebesar 2% mencapai level USD$0.480 dalam 24 jam terakhir. Begitu pula dengan koin meme Brett (Based) yang naik 4% dan Lido DAO (LDO) yang mengalami kenaikan 3,36%.

Menurut indikator CryptoQuant, fase awal altseason sedang terjadi di mana altcoin biasanya menunjukkan performa harga yang lebih baik dibandingkan Bitcoin. “Ini menjadi waktu yang menarik bagi investor yang tertarik untuk menginvestasikan dana mereka pada altcoin. Namun, penting bagi investor untuk mempertimbangkan faktor inovasi teknologi, nilai merk, popularitas, dan kekuatan komunitas dari setiap aset kripto sebelum melakukan investasi,” tegas Fahmi.

Fahmi juga menyarankan agar investor memilih platform investasi yang terdaftar di Bappebti dan memprioritaskan keamanan pengguna. “Platform seperti Reku, yang mengikuti regulasi ketat dan memiliki proses penilaian yang teliti terhadap setiap koin yang dilisting, akan memberikan keamanan dan kenyamanan lebih bagi investor dalam berinvestasi,” pungkasnya.

Dengan dinamika pasar yang terus berubah, para investor di pasar kripto diharapkan untuk tetap waspada terhadap perubahan kondisi pasar dan memilih strategi investasi yang tepat sesuai dengan risiko dan tujuan mereka. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Warga Desak Penutupan Party Station Hotel Kartika One, Polisi Tegaskan Penyelesaian Lewat Jalur Mediasi dan Hukum

Warga Desak Penutupan Party Station Hotel Kartika One, Polisi Tegaskan Penyelesaian Lewat Jalur Mediasi dan Hukum

February 3, 2026
Sarasehan Nasional Kupas Arah Baru Penegakan Hukum Menyambut Berlaku KUHP & KUHAP Nasional

Sarasehan Nasional Kupas Arah Baru Penegakan Hukum Menyambut Berlaku KUHP & KUHAP Nasional

February 1, 2026
Prof.Dr.Dwi Andreas Santosa : Swasembada  Pangan Harus Terasa Di Hargai dan Kesejahteraan Rakyat

Prof.Dr.Dwi Andreas Santosa : Swasembada Pangan Harus Terasa Di Hargai dan Kesejahteraan Rakyat

January 26, 2026
BRI Perkuat Ekosistem Layanan Keuangan melalui Sinergi dengan BEI dan Pacific Place

BRI Perkuat Ekosistem Layanan Keuangan melalui Sinergi dengan BEI dan Pacific Place

January 25, 2026
BRI Cabang Sudirman 1 Jalin Kerja Sama dengan PT Visa Service Center

BRI Cabang Sudirman 1 Jalin Kerja Sama dengan PT Visa Service Center

January 23, 2026
BRI KC Rasuna Said Optimalkan Akuisisi Produk melalui CO-Branding BRI X INDOBARCA Jakarta

BRI KC Rasuna Said Optimalkan Akuisisi Produk melalui CO-Branding BRI X INDOBARCA Jakarta

January 21, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Kelas Anak Usia Dini Jadi Laboratorium Kreativitas: Gagasan Prof. Farida Mayar di Hari Pengukuhannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In