• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, June 13, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

Lakukan Tour Sumatera, Krakatau Steel Siap Rebut Kembali Pasar Dalam Negeri

Editor by Editor
November 4, 2020
in Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

“Bangunlah Jiwanya: Kebangkitan yang Kita Nyanyikan tapi Lupa Menjalani”

“Garuda di Dadaku” Balik Lagi, Tapi Kini Rasanya Lebih Ngena ke Anak Muda yang Lagi Cari Mimpi

JAKARTA, MAKRONESIA.ID – Berdasarkan inisiatif transformasi bisnis dan restrukturisasi keuangan, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk pada triwulan 1 tahun 2020 berhasil meraih kinerja positif. Namun demikian, sejak April 2020 kondisi perekonomian nasional mengalami tekanan akibat pandemi Covid-19 sehingga industri baja mengalami penurunan permintaan hingga 50 persen.Akibat kondisi lesunya perekonomian yang diperkirakan akan terus berlanjut sampai akhir 2020, Krakatau Steel (KS) Group melakukan Roadshow Tour de Sumatera (Lampung-Medan) untuk memperkenalkan, menyosialisasikan dan mengedukasikan produk-produk KS Group dan hilirisasi ke market Sumatera yang bertujuan untuk meningkatkan kembali market share KS Group khususnya wilayah barat (Sumatera).”Krakatau Steel hadir menyapa pengguna dan masyarakat Sumatera dalam mendukung penyediaan baja berkualitas tinggi dan aman,” ujar Direktur Utama PT. Krakatau National Resources Akbar Djohan, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (4/11/2020).Akbar mengatakan, menurunnya permintaan pasar mengakibatkan rendahnya utilisasi industri. Hal ini berdampak kepada tergerusnya modal kerja dari pelaku industri karena harus menanggung beban selama tiga bulan terakhir untuk mempertahankan pabrik tetap beroperasi.”Keterbatasan modal kerja menyebabkan sulitnya pelaku industri dalam membeli bahan baku dan membiayai operasional pabrik. Jika kondisi ini terus berlarut-larut dan kita tidak melakukan langkah-langkah antisipasi, besar kemungkinan industri hilir dan industri pengguna baja akan menutup pabriknya secara permanen,” ucapnya.Keadaan ini sangat beresiko bagi perekonomian nasional, karena untuk menghidupkan kembali sektor industri memerlukan waktu dan biaya yang besar dan effort yang tidak sedikit. Menurutnya, industri baja merupakan ‘Mother of Industry’ yang memiliki multiplier effect yang sangat besar khususnya dalam hal penyediaan lapangan pekerjaan, pengurangan ketergantungan terhadap impor, dan peningkatan daya saing industri nasional.”Krakatau Steel sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan dukungan pemerintah berinisiatif untuk menggerakkan kembali industri hilir dan industri pengguna baja agar tetap beroperasi dengan membentuk Team Roadshow Tour. Untuk memperkenalkan, menyosialisasikan dan mengedukasikan produk-produk KS Group dan hilirisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kembali market share KS Group,” ungkapnya.Industri hilir yang terdampak di antaranya industri konstruksi, baja lapis (BjLS), baja lapis alumunium seng (BjLAS) dan baja lapis timah, sedangkan industri pengguna baja seperti minyak dan gas, otomotif, elektronik, pertanian, fabrikator, industri makanan minuman dan perkakas. Dengan inisiatif tersebut diharapkan rantai pasok industri hulu, antara, sampai hilir dapat segera normal kembali, yang pada akhirnya akan mendukung pemulihan ekonomi nasional (PEN).”Dalam rangka persiapan untuk merealisasikan rencana tersebut, Krakatau Steel telah menyiapkan langkah-langkah aksi yang diharapkan dapat langsung menggerakkan industri hilir dan industri pengguna baja. Mekanisme pemberian dana talangan masih dibicarakan di tingkat pemerintah, kami berharap mendapatkan mekanisme yang terbaik untuk dapat segera mendukung pemulihan ekonomi nasional,” tuturnya.
Tags: Karakatau Steel
ShareTweetPin

Related Posts

June 13, 2026

“Bangunlah Jiwanya: Kebangkitan yang Kita Nyanyikan tapi Lupa Menjalani”

May 20, 2026
“Garuda di Dadaku” Balik Lagi, Tapi Kini Rasanya Lebih Ngena ke Anak Muda yang Lagi Cari Mimpi

“Garuda di Dadaku” Balik Lagi, Tapi Kini Rasanya Lebih Ngena ke Anak Muda yang Lagi Cari Mimpi

May 18, 2026
Wajah Tanpa Nama di Ruang Sidang

Wajah Tanpa Nama di Ruang Sidang

May 12, 2026
Film “Semua Akan Baik-Baik Saja” Tayang 13 Mei 2026 — Drama Keluarga Terbaru Baim Wong Dibintangi Reza Rahadian & Christine Hakim

Film “Semua Akan Baik-Baik Saja” Tayang 13 Mei 2026 — Drama Keluarga Terbaru Baim Wong Dibintangi Reza Rahadian & Christine Hakim

May 11, 2026
Seminar Perunggasan AGRIMAT 2026: Peternak Rakyat Tuntut Hilirisasi, Pakar Ingatkan Risiko Kebijakan

Seminar Perunggasan AGRIMAT 2026: Peternak Rakyat Tuntut Hilirisasi, Pakar Ingatkan Risiko Kebijakan

May 16, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In