• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, October 31, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Berita

Sidang Ted Sioeng: Bank Mayapada Diduga Lakukan Pelanggaran Prinsip Perbankan

reporter by reporter
February 24, 2025
in Berita
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id – Sidang lanjutan kasus Ted Sioeng kembali digelar pada Senin (24/2) dengan agenda duplik. Dalam persidangan, kuasa hukum terdakwa, Julianto Aziz, menegaskan bahwa formulir permohonan kredit tertanggal 5 Agustus 2014 tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Menurutnya, tidak ada satu pun saksi yang melihat langsung Ted Sioeng menandatangani atau menyerahkan formulir tersebut kepada pihak Bank Mayapada.

Julianto Aziz juga menyampaikan bahwa terdakwa tidak pernah membuat, menandatangani, atau menyerahkan formulir permohonan kredit tersebut, maupun menyuruh pihak lain untuk menyerahkannya. Ia menegaskan bahwa prosedur dan tahapan kredit yang diklaim oleh Bank Mayapada merupakan rekayasa yang dilakukan untuk menjerat kliennya. Selain itu, Bank Mayapada juga disebut telah merekayasa Akta Surat Hutang Nomor 15 tertanggal 15 September 2014, seolah-olah merupakan kelanjutan dari formulir permohonan kredit yang dipermasalahkan.

RelatedPosts

Dari komika ke Drama Benidictus Siregar Jadi Pria Kehilangan Arah di Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

Bapak Paling Jujur Hadirkan Pertanyaan: Seberapa Siap Hadapi Harga Kejujuran Yang Tidak Bisa Ditawar?

Gugat Narasi Sejarah 1 Oktober, BEM FISIP UBK Gelar Diskusi Panel Soeharto, PKI, dan Gestok

Lebih lanjut, kuasa hukum menampik tuduhan bahwa Ted Sioeng melarikan diri ke luar negeri.

“Keberangkatan klien kami merupakan bagian dari kegiatan bisnisnya yang sudah terjadwal sebelumnya.”

Ia juga menyoroti bahwa tindakan penarikan paspor terdakwa telah menyebabkan hambatan dalam pembelaan diri dalam proses hukum pidana maupun kepailitan yang sedang berjalan.

Selain itu, kuasa hukum menegaskan bahwa penambahan jaminan tidak pernah terjadi sesuai prosedur yang seharusnya. Saksi-saksi dalam persidangan menjelaskan bahwa proses penambahan jaminan dilakukan dalam tekanan serta tidak sesuai dengan kronologi waktu kejadian yang sebenarnya. Proses ini dinilai penuh dengan penyimpangan, terutama karena Bank Mayapada tidak menjalankan prinsip pencegahan risiko dengan benar.

“Jika sejak awal permohonan kredit diverifikasi dengan baik, maka penambahan jaminan semestinya tidak diperlukan. Hal ini menunjukkan adanya rekayasa dari pihak bank,” ujarnya.

Ia berharap agar putusan majelis hakim menyatakan terdakwa bebas dari segala tuduhan, dengan alasan bahwa perbuatan yang dituduhkan tidak memenuhi kategori perbuatan pidana.

“Setiap masalah harus diselesaikan melalui hukum yang tepat, baik itu hukum perdata maupun pidana, dan tidak boleh ada tumpang tindih antara keduanya.”

Kuasa hukum juga menyampaikan bahwa terdapat indikasi rekayasa kasus terhadap Ted Sioeng. Dalam pernyataan akhirnya, ia mengajukan permohonan kepada Majelis Hakim agar menjatuhkan putusan yang membebaskan kliennya dari segala dakwaan.

“Dengan segala kerendahan hati, kami mohon kepada Majelis Hakim yang mulia untuk menjatuhkan putusan yang adil dan membebaskan klien kami dari semua dakwaan serta memulihkan hak-haknya dalam kemampuan, kedudukan, harkat, dan martabatnya,” tutup Julianto Aziz dalam persidangan.

ShareTweetPin

Related Posts

Dari komika ke Drama Benidictus Siregar Jadi Pria Kehilangan Arah di Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

Dari komika ke Drama Benidictus Siregar Jadi Pria Kehilangan Arah di Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

October 13, 2026
Bapak Paling Jujur Hadirkan Pertanyaan: Seberapa Siap Hadapi Harga Kejujuran Yang Tidak Bisa Ditawar?

Bapak Paling Jujur Hadirkan Pertanyaan: Seberapa Siap Hadapi Harga Kejujuran Yang Tidak Bisa Ditawar?

October 6, 2026
Gugat Narasi Sejarah 1 Oktober, BEM FISIP UBK Gelar Diskusi Panel Soeharto, PKI, dan Gestok

Gugat Narasi Sejarah 1 Oktober, BEM FISIP UBK Gelar Diskusi Panel Soeharto, PKI, dan Gestok

October 2, 2026
Arwah Bunga Teror Kamar 609, Warga Rusun Malah Bikin Kacau, Nonton Duluan 26 September

Arwah Bunga Teror Kamar 609, Warga Rusun Malah Bikin Kacau, Nonton Duluan 26 September

September 26, 2026
Sinopsis Lengkap Aplikasi Iblis: Aplikasi Arwah Berujung Petaka, Tayang 15 Oktober 2026

Sinopsis Lengkap Aplikasi Iblis: Aplikasi Arwah Berujung Petaka, Tayang 15 Oktober 2026

September 18, 2026
Film “Istimewa” Gelar Gala Premiere: Ajak Penonton Lihat Manusia Lebih Utuh, Bukan dari Kondisinya

Film “Istimewa” Gelar Gala Premiere: Ajak Penonton Lihat Manusia Lebih Utuh, Bukan dari Kondisinya

September 8, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In